Sebanyak 425 Warga Desa Gumirih Menerima Langsung BPNT
Banyuwangi Metro, Banyuwangi – Sebanyak 425 warga Desa Gumirih Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di Aula Balai Desa Gumirih pada Senin (18/4).
Kepala Desa Gumirih, Mura’i mengatakan, pembagian BPNT kepada 425 warga penerima manfaat bantuan sosial BPNT disaksikan langsung oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama dan pengurus Bumdes.
“Sebelum bantuan dibagikan kepada keluarga penerima manfaat kegiatan di isi dengan istigosah. 425 warga yang menerima BPNT adalah warga Dusun Krajan, Dusun Kumbo, Dusun Gayam Utara dan Dusun Gayam Selatan”, jelas Kades Mura’i kepada awak media.
BACA JUGA: Front Nasional Pancasila Nyatakan Sikap.
Disinggung soal warga yang menerima BPNT hanya berupa beras sebanyak 20 kilo gram. Imam Suhaili menjelaskan bahwa hal tersebut sesuai permintaan warga penerima manfaat BPNT.
“Semua itu sudah disepakati dalam Musdes yang dihadiri perwakilan dari masing-masing dusun. Bahkan beberapa bulan lalu saat pembagian yang sebelumnya, kami dari Pemerintah Desa sempat mendapat telefon dari Pihak Dinsos”, ucap Imam.
Karena penasaran, awak media pun menanyai beberapa warga penerima manfaat BPNT untuk memastikan keterangan dari Imam Suhaili.
BACA JUGA: Uji Kompetensi Keahlian SMK Nurul Hidayah
Sumarni dan dua orang warga penerima manfaat BPNT yaitu, Iswati dan Isnaiyah ketika dikonfirmasi turut membenarkan apa yang disampaikan oleh Imam Suhaili kepada awak media.
“Semua itu memang benar atas permintaan kami sendiri sebagai penerima bantuan. Karena bagi kami hanya beras yang paling utama, untuk sayur-sayuran bisa cari di ladang”, kata Sumarni turut dibenarkan oleh Iswati dan Isnaiyah.
BACA JUGA: Kodim 0503/JB Distribusikan 1250 Box Nasi
Penulis : Abadi





Disampaikan Ogie, saat ini PERBAKIN Melawi sudah memiliki 4 club binaan yang sudah pernah mengikuti kejuaraan menembak yang diselenggarakan beberapa Kabupaten yang ada di Kalimantan Barat.

Dalam rapat tersebut, Eet juga menyampaikan akan menurunkan 2 kontingennya dalam lomba sampan dragon boat yang digelar oleh Pengcab PODSI Kabupaten Melawi.
“Melalui kegiatan ini, kami tingkatkan silaturahmi kepada masyarakat. Memberikan imbauan Kamtibmas secara langsung ke masyarakat”, jelasnya.
AKP Haryono juga menyampaikan kegiatan perang petasan ini diganti dengan kegiatan perlombaan perahu hias dan kegiatan lainnya yang lebih bermanfaat dan aman bagi seluruh masyarakat.


Hingga berita ini diturunkan, personel Satbinmas Polres Melawi yang melaksanakan kegiatan yaitu, Bripka Ngadino, Bripka Juliansyah dan Brigpol Susilowati.
“Untuk kedepan mari kita bersinergi untuk membangun Banyuwangi agar lebih maju”, ucapnya.
“PWRI Banyuwangi bersama tim siap bersinergi dengan semua kalangan pers yang di Banyuwangi untuk Banyuwangi yang lebih baik”, kata Ketua PWRI Banyuwangi, Zay Muzayin.
