Pondok Pesantren Mathlaul Huda

Bogor, Jawa Barat – Pondok Pesantren Mathlaul Huda pimpinan H.H.Ayi Anwarudin memberikan pedalaman materi bekebangsaan dan bernegara.

Peran serta pondok pesantren dalam dunia pendidikan keagamaan, serta mencerdaskan anak bangsa yang berbudi pekerti luhur dengan syariat agama menjadi tujuan utama berdirinya pondok pesantren.

Lokasi yang beralamat di Sawah Bera RT 02 RW 04 Kelurahaan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor bernuansa alam pedesaan yang sejuk memberikan ketenangan jiwa dalam melaksanakan aktivitas.

Pondok Pesantren

Kepada metroindonesia.id, ,H.H.Ayi Anwarudin menyampaikan “berdirinya pesantren tidak luput dari peran serta Kyai H.Agus Salim dan Kh.Mansyur melahirkan Santriawan/santriawati yang berakhlak Soleh dan Soleha Ahlakul karimah” jelasnya.

Lebih lanjut H.H.Ayi Anwarudin juga menyampaikan harapan “agar kelak Santriawan/santriawati menjadi tokoh atau pejabat di masyarakat yang berperan dalam pembangunan, dan menjauhkan perbuatan keji dan mungkar” ujarnya.

Dari pantauan awak media, tampak sopan santun dan keramahan Santriawan/santriawati ketika menyambut tamu, dengan tampilan yang muslimah.[] Lukas Diana.

SMK Bhakti Nusa Sambut Staf Khusus Kepresidenan

Bogor, Jawa Barat – SMK Bhakti Nusa menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Staf Khusus Kepresidenan R.I.Jendral Purnawirawan TNI – AD Dr.H.Moeldoko.S.IP di Sukamantri Tamansari Kabupaten Bogor.Jawa Barat.

Dalam kunjungan kerja, Moeldoko bersama sama pengurus yayasan Bhakti Nusa melakukan upacara penyerahan ijasah kepada peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bhakti Nusa.

SMK Bhakti Nusa

Kepala Kepala Kantor Staf Khusus Kepresidenan di dampingi ketua yayasan Bhakti Nusa Agung Udiyanto membagikan ijasah secara simbolis kepada 5 (lima) orang peserta didik yang telah selesai menjalankan pendidikan dari 81 orang peserta.

Dalam pidatonya, Moeldoko menyampaikan “Pentingnya pendidikan bagi masyarakat Indonesia untuk terus berkarya, bekerja mewujudkan cita cita, dan tidak perlu berkecil hati, ijasah kesetaraan sama nilainya dengan ijasah pendidikan formal lainnya, dan dapat dipergunakan untuk ke jenjang universitas bagi yang ingin melanjutkan” terangnya.

SMK Bhakti Nusa

Tampak hadir beberapa utusan dari kantor kecamatan Tamansari, dinas pendidikan kabupaten Bogor dan para petani untuk menerima arahan dan paparan dari Mantan Panglima Angkatan Bersenjata RI, Moeldoko.

Kepada metroindonesia.id, ketua yayasan Agung Udiyanto penyelenggara SMK Bhakti Nusa menyampaikan “Kami pengurus yayasan dan tenaga pendidik  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Bhakti Nusa bangga telah mendapat kepercayaan dari Staf khusus kepresidenan sebagai penyelenggara pendidikan khususnya bagi warga kabupaten Bogor,” ujarnya.

SMK Bhakti Nusa

Dari pantauan media di SMK Bhakti Nusa, tampak antusias warga untuk berjabat tangan dengan staf khusus kepresidenan, dengan harapan ada perhatian dan pembangunan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana penunjang lainnya.[] Lukas Diana.

Domisili CV Haskar Persada di Ragukan

Bogor, Jawa Barat – Peningkatan jalan Cihideung kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh CV Haskar Persada tampak sudah mengalami retak retak di ragukan domisili perusahaan.

Dari penelusuran domisili CV Haskar Persada beralamat di  Jl. Raya Nambo No. 18 Kel. Nambo Kec. Klapanunggal kabupaten Kab. Bogor tampak bangunan rumah tinggal dan tidak tampak aktifitas layaknya kantor perusahaan kontraktor.

Hasil pengerjaan jalan menjadi perhatian publik dengan anggaran Rp.1,972.950.800.00-,. belum memberikan jaminan mutu bagi masyarakat yang membiayai kegiatan melalui pembayaran pajak.

Domisili

Mengingat, pelaksanaan pekerjaan yang belum berakhir namun sudah mengalami kerusakan sebelum dipergunakan oleh masyarakat, menjadi tanda tanya di antaranya:

1. Tim media tidak menemui adanya petugas dari konsultan pengawas PT Bina Index Consultan di lokasi pengerjaan.

2. Tim media tidak menemui tenaga ahli dari CV Haskar Persada yang sudah bersertifikasi.

3. Tim media dan publik tidak mendapat informasi mutu beton yang di gunakan, apakah K250 atau K 350, sesuai spek dalam perjanjian kontrak.

4. Tim media tidak menemui staf pegawai CV. Haskar Persada di lokasi pengerjaan, melainkan hanya mandor dan tukang.

5. Dugaan sementara dari warga, betonisasi diduga sudah mengalami Basi ( melebihi 3 jam perjalanan dari Batching plant ke area pekerjaan)

Domisili

Proyek dengan nomor SPMK  620/A.046.08.0239/ Ting -JLN.PPJJ.2/SPMK/DPUPR/09 Juni 2022. dengan masa pelaksanaan 150 hari kelender.

Dari domisili perusahaan yang diragukan kebenarannya warga berharap Asisten dua bidang ekonomi dan pembangunan bersama Kepala Dinas PUPR dan pembangunan turun ke lokasi pekerjaan, mengingat banyak kejanggalan yang diduga tidak dilakukan verifikasi dokumen pada penyertaan seleksi lelang.[] Red

 

Penanganan PMK: Polres Melawi Laksanakan Vaksinasi Di 4 Desa

METRO, KALBAR – Guna percepatan penanganan dan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Satgas PMK Kabupaten Melawi dan Satgas Ops Aman Nusa II Penanganan PMK Polres Melawi melakukan vaksinasi hewan ternak sapi milik warga di 4 desa yang berada di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Selasa (2/8).

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K. melalui Kompol Aang Permana, S.IP., SH., M.A.P., selaku Karendal Ops Aman Nusa II mengatakan vaksinasi dilaksanakan dalam upaya mencegah penyebaran PMK di Kabupaten Melawi.

“Hari ini vaksinasi PMK dilaksanakan di 4 Desa yaitu di Desa Baru, Desa Sidomulyo, Desa Tanjung Sari dan Desa Tanjung Tengang,” ujar Kompol Aang.

BACA JUGA: Peringati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah, Polsek Sayan Gelar Bakti Sosial Religi

IMG 20220803 163853
Foto: Kepala Desa Baru: Eet Roskayudi Aroy sampaikan apreasiasi dan ucapan terima kasih kepada Satgas Aman Nusa II dalam penanganan PMK

4 tim vaksinasi serentak melakukan penyuntikan dimulai pukul 09.00 WIB. terhadap sapi yang telah divaksin diberi tag penanda telah divaksin oleh Satgas PMK.

“Vaksin yang digunakan merk Aftovor dengan target sebanyak 200 hewan ternak milik warga” jelasnya.

Kompol Aang menambahkan, sebelum dilakukan penyuntikan PMK, tim satgas PMK, Bhabinkamtibmas dan pihak desa sudah mensosialisasikan serta mendata hewan ternak milik warga.

BACA JUGA: Polres Sintang Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan 2 Minimarket

IMG 20220802 WA0015
Foto : Petugas penanganan PMK saat memberikan vaksin kepada seekor sapi

“Kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi apabila menemukan ada gejala klinis PMK seperti suhu badan tinggi, mulut dan lidah melepuh, berliur berlebihan, kurang nafsu makan, kaki-kaki melepuh serta susah berdiri agar segera melaporkan kepada pihak desa maupun Bhabinkamtibmas guna penanganan lebih lanjut oleh satgas PMK,” tuntas Kompol Aang.

Terpisah, Kepala Desa Baru Eet Roskayudi Aroy menyampaikan apresiasi terhadap langkah Polres Melawi dan Dinas Pertanian dalam mengatasi pencegahan penyebaran PMK di desa Baru.

“Saya mewakili masyarakat Desa mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Melawi dan Dinas Pertanian dalam upaya pencegahan PMK khususnya di desa Baru” ucap Kades Eet sapaan akrabnya.

BACA JUGA: Kapolres Ketapang Pimpin Langsung Apel Gabungan

IMG 20220802 WA0018
Foto: Pemberian vaksin kepada hewan ternak

Kades Eet juga mengimbau kepada warganya yang memiliki ternak sapi ataupun babi agar memperhatikan kebersihan kandang ternaknya.

“Dengan merebaknya PMK, saya imbau kepada warga yang memiliki ternak agar memperhatikan kebersihan kandang ternaknya. Jika menemukan gejala PMK pada hewan ternaknya agar menghubungi dinas terkait agar dapat segera ditangani” tutupnya.

 

 

Redaksi

Penetapan Tersangka Dana BTT 2017

Adakah yang salah Penetapan tenaga honor terkena UU Tipikor…….???

Oleh : A. Rachman

Jakarta, metro Indonesia.id – Penetapan dua orang tersangka pada penggunaan dana Bantuan Tidak Terduga 2017 oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, beberapa responden meminta redaksi metro Indonesia untuk memberikan pandangan dari sudut pandang sosial control.

Penetapan

Dikutip dari :

*Miris! Sekertaris Disdagin Kabupaten Bogor Diduga Makan Uang Bantuan Bencana, Totalnya 1,7 Miliar https://bogoronline.com/2022/07/miris-sekertaris-disdagin-kabupaten-bogor-diduga-makan-uang-bantuan-bencana-totalnya-17-miliar/

Pada alenia pertama :

Cibinong – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menyatakan penetapan Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Sumardi dan pegawai honor pada pemerintahan Kabupaten Bogor sebagai tersangka penggelapan uang bantuan kebencanaan sebesar Rp1,7 Miliar.

Penetapan
Lokasi : Kantor BPK perwakilan Jawa Barat

Tanggapan :

Apakah kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor sudah mengacu kepada Peraturan Menteri keuangan RI Nomor: 105/PMK.05/2013 tentang Mekanisme Pelaksanan Anggaran Penanggulangan Bencana pada saat penetapan dua orang tersangka ..???

Dan mengapa tidak dilakukan penahanan seperti yang di lakukan KPK kepada Bupati Bogor Ade Yasin..!!

Lebih lanjut dalam hati bertanya sejauh apa kompetensi penyidik yang ada di Kejaksaan, serta sejauh mana mental mereka tidak tergoda oleh uang.

Dimana di dalam birokrasi BPBD ada peran Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) dalam hal ini PA/KPA atau siapa saja yang dianggap berkompeten.

Lebih lanjut, peraturan menteri juga menjelaskan KPA Dalam pelaksanaan Anggaran Penanggulangan Bencana, memiliki tugas dan wewenang, menyusun DIPA; menetapkan PPK dan PPSPM.

Penetapan

Yang menjadi pertanyaan publik apa peran Sumardi pada penggunaan anggaran BTT ? Apakah benar dia selaku Kuasa Pengguna Anggaran…? Bagaimana dengan PA, apakah sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik kejaksaan.

Why Kajari Kab. Bogor tidak menjelaskan 1.7 milyar diperuntukkan untuk apa dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Who saja yang menerima, menyimpan atau menggunakan dana BTT 1.7 Milyar, apakah benar dugaan warga adanya penerima bantuan bencana fiktif…???

What dasar hukum BPKAD Kabupaten Bogor mengeluarkan SP2D senilai 14 miliar dimana informasi yang di terima redaksi Bupati Bogor belum menyatakan tanggap darurat dengan keputusan dan dipublikasikan secara umum.

Bagaimana tersangka SS, yang ditulis dalam pemberitaan sebagai tenaga honorer “jika seseorang tidak memiliki jabatan apapun yang bisa menentukan kebijakan atau anggaran maka pasal 2 dan pasal  3UU Tindak Pidana Korupsi tidak bisa dikenakan

Penetapan
Dok : Demo 20/12/2021

Jadi publik harus mengetahui, apakah ada korporasi, penyalahgunaan wewenang atau ada indikasi lain dibalik pemberitaan, mengingat untuk menetapkan tersangka, Kajari Kab. Bogor telah menghabiskan waktu selama 5 tahun. [] Red.

Sidang Perkara No,259/pdt.G/ 2021/PN.Dpk

Depok, Jawa Barat – PN Depok kembali gelar sidang perkara sengketa lahan garapan eks RRI yang sedang dibangun Kampus Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII).

Diatas lahan seluas 121 hektar berlokasi di Kelurahan Cisalak, Cimanggis – Kecamatan Sukmajaya milik ahli waris Ibrahim bin Jungkir

Pada sidang 3 saksi yang sebelumnya mendengarkan 2 saksi yakni Safei dan Sohib dengan seorang saksi atas nama Asnah (56) isteri alm, Abdul Rosyid yang saat itu mantan juru tulis Desa Curug, Bojong – Bojong Malaka. Sidang kesaksian lanjutan berlangsung di ruang Teratai 2, Selasa (2/8/2022).

Sidang

Acara sidang dipimpin oleh ketua majelis hakim Divo Ardianto, SH, MH didampingi anggota hakim, Nugraha Medika, SH.MH dan Fauzi SH.MH dengan panitera Idam.

Majelis hakim mempertanyakan soal status lahan ahli waris Ibrahim bin Jungkir kepada Asnah (56) isteri alm, Abdul Rosyid.

Sepengetahuannya Asnah selaku isteri alm, Abdul Rosyid, menyampai bahwa dahulu suami saya saat itu mantan juru tulis Desa Curug, katanya saat di wawancarai wartawan, usai sidang.

Sidang

Menurut cerita suami saya ( alm, Abdul Rosyid) lahan ini benar perkampungan adat, bukan kebun karet, dulu memang kampung penduduk yang di sebut Bojong – Malaka

Masalah surat surat tanah saya tidak tahu siapa nama- nama pemiliknya, yang saya tahu hanya itu saja kedalamnya saja saya tidak membacanya begitupun surat tersebut hilangnya entah ke mana, saya pun tidak tahu, terang Asnah.

Yoyo Efendi Sekretaris LSM KRAMAT yang juga selaku kuasa lahan dari ahli waris Ibrahim bin Jungkir di menjelaskan, Korelasi saksi dari ibu asnah dengan kasus ini adalah, pertama, dalam pembuktian sidang pembuktian kita mengajukan surat bukti yang di katakan oleh pengacara tadi dalam persidangan kode E 17 berupa surat pernyataan tertulis di hadapan di notaris yang memiliki kekuatan hukum sebagai bukti otentik siapa yang membuat yaitu Abdul Rosyid dulunya juru tulis Desa Curug, ungkapnya.

Sidang

Untuk membuktikan benar atau tidak, tandas Yoyo, bahwa alm, Abdul Rosyid itu kita pernah meminta surat keterangan dari lurah Curug sekarang, karena

jangan sampai surat yang kita ajukan kepada hakim itu ternyata bukan juru tulis desa.

Sampai sidang pembuktian surat yang kita minta kepada kelurahan curug itu pernah tidak di berikan, sampai kita pernah lapor ke Bereskrim mengenai undang undang keterbukaan publik alm, Abdul Rosyid, karena hal ini harus ada bukti yang menunjukkan alm, Abdul Rosyid itu benar juru tulis karena tidak ada surat dari lurah siapa yang terdekat yang mengetahui, paling tidak stafnya desa minta sama lurah aja susahnya apalagi sama staf desa, imbuh Yoyo.

” Istri mantan juru tulis pernah melihat buku tua yang sudah lapuk buku yang lapuk itu ternyata leter C dan tertulis nama Ibrahim bin jungkit dan kawan-kawan

Leter C itu yang punya orang – orang Bojong – Malaka berarti itu fakta dong yang tidak bisa di bantah, tegasnya.

Hari ini kami sudah memberikan yang kami punya sudah sempurna dengan keterangan sidang pertama dengan dua saksi yaitu bpk, Syafei dan Sohib, sidang keterangan saksi sekarang menguatkan bahwa Abdul Rosyid itu benar juru tulis di mana dalam pernyataan itu tanah milik warga orang Bojong Malaka itu memang memiliki ada surat leter C nya,

Diakui Yoyo bahwa dulu pernah ada pengusiran itu saksi hidup adalah alm, Abdul Rosyid,

sehingga kami para advokat, kuasa dari ahli waris semua merasa dengan bukti surat dan keterangan ini adalah fakta otentik yang tidak mungkin majelis hakim keluar dari fakta.

” Keterangan saksi ini fakta persidangan bukan rekayasa, sehingga kami menyakini bahwa pengadilan negeri Depok akan bertindak objektif dalam perkara ini, dan kami di nyatakan sebagai pemilik tanah tersebut, pungkas, Yoyo.

Dalam keterangan singkat kuasa hukum ahli waris Ibrahim bin Jungkir Agus Wijaya, SH bersama Vikri Wijaya selaku Kuasa hukum ahli waris Ibrahim sidang perkara No,259/pdt.G/ 2021/PN.Dpk

dilanjutkan sidang ke tiga pada Kamis (18/8/2022) dengan saksi – saksi dari pihak tergugat RRI. (Yuni)

Peringati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah, Polsek Sayan Gelar Bakti Sosial Religi

METRO, KALBAR – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah tahun 2022, Polsek Sayan Jajaran Polres Melawi, Polda Kalbar menggelar kegiatan bakti sosial religi dengan membersihkan sejumlah tempat ibadah di Kecamatan Sayan, Minggu (31/7).

Adapun sejumlah tempat ibadah yang menjadi kegiatan bakti sosial menyambut Tahun Baru Islam diantaranya yaitu, Masjid Darussalam dan Surau Babul Jannah yang terletak di Desa Sayan Jaya Kecamatan Sayan.

Kegiatan bakti sosial dipimpin langsung oleh Kapolsek Sayan, Ipda Noviyar Yunus dengan mengerahkan personelnya.

BACA JUGA: Polres Sintang Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan 2 Minimarket

IMG 20220802 WA0009
Foto: Personel Polsek Sayan saat memberikan salah satu Masjid

Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K melalui Kapolsek Sayan Ipda Noviyar Yunus mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial dilakukan dengan membersihkan rumah ibadah (masjid & surau) dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah.

“Kegiatan ini kami kemas dalam bentuk bakti sosial religi, yaitu membersihkan sejumlah tempat ibadah di Kecamatan Sayan ini” jelas Ipda Noviyar Yunus.

Lanjutnya, Kegiatan semacam ini dimaksudkan memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam upaya menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama di Kecamatan Sayan.

BACA JUGA: Kapolres Ketapang Pimpin Langsung Apel Gabungan

IMG 20220802 WA0006
Foto Humas Polres Melawi

“Kami juga melaksanakan kegiatan yang sama kepada sejumlah Gereja di Sayan setiap hari-hari besarnya. Hal ini dilakukan sebagai salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat” imbuhnya.

Ipda Noviyar Yunus juga menyampaikan, dalam kegiatan bakti sosial religi tersebut dibantu oleh masyarakat setempat.

BACA JUGA: Cegah Penyebaran PMK, Personil Ops Aman Nusa 2 Polda Kalbar Semprotkan Disinfektan

IMG 20220802 WA0010
Foto: Humas Polres Melawi

“Harapan kami kegiatan semacam ini kerjasama serta semangat gotong royong masyarakat tetap terjaga, sehingga setiap wilayah di Kecamatan Sayan aman dan kondusif” tutup Ipda Noviyar.

 

Sumber: Humas Polres Melawi

Tengku Muhamad Yusup Syahputra Ketua DPRD Depok

  • Ir, H, Tengku Muhamad Yusup Syahputra Ketua DPRD Depok Beri Sambutan pada 1 Muharam 1444 Hijriah
Metroindonesia .co.id Depok, – Ir, H, Tengku Muhamad Yusup Syahputra Ketua DPRD Peringati 1 Muharam 1444 H. yang di laksanakan secara khidmat pada Sabtu 30 hingga Minggu 31 Juli 2022 bertempat di Hotel New Ayuda II, Bogor.

” Kami atas nama segenap panitia penyelenggara dengan segala kerendahan hati, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi terselenggara acara Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1444 hijriah”.

Tengku Muhamad

Ucapan terimakaih tersebut di lontarkan dari Pardong Supardi beserta sahabat aktivis yang tergabung di LSM STN Depok, Juga dari Seponsor PT. Tirta Assasta (PDAM Kota Depok, Albari Tour & Travel Umroh, Fahdil Group, Terraelf, Surabi Teras, para Jama’ah dan para tamu undangan khusunya teruntuk Ketua DPRD Kota Depok Bapak Ir. H. Tengku Muhammad Yusufsyah Putra yang mendukung dan support, baik materi maupun yang lain-lainya.

Subahanallah Walhamdulillah, dari lubuk hati yang paling dalam kami dari segenap keluarga besar MT. Khodijatur Ridho Cisalak Pasar Kota Depok juga mengucapkan beribu ribu terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Depok yang jauh jauh dari Kota Depok bermacet macet berkenan hadir di acara 1 Muharam 1444 H. Di Puncak Bogor, imbuh majelis tersebut

Tengku Muhamad

Dia menyebut bahwa Tengku Muhamad Yusup Syahputra telah memberikan motivasi, suport dan penyemangat kepada para jamaah baik yang berbentuk moril maupun materil, hanya Allah SWT yang dapat membalas segala kemurahan dan kebaikan hati Bapak Ketua DPRD Kota Depok. Aamiin Aamiin ya Robbal Alamin

Panitia penyelenggara juga sampaikan maaf bila ada salah berucap dan perilaku serta pelayanan kami yang kurang berkenan dihati, hanya Allah SWT yang dapat membalas segala kemurahan dan kebaikan hati terhadap seluruh pihak, Aamiin Aamiin ya Robbal Allamin.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kasno/Atas nama segenap panitia penyelenggara.[] Yun

Petani Sangkuriang Minta BPBD Keluarkan Dana Pasca Bencana 2020

Bogor, Jawa Barat – Kelompok petani Sangkuriang yang berada di desa Argapura masuk Kecamatan Cigudeg, sedangkan Desa Setu, Sipak, Jasinga dan Kalongsawah masuk Kecamatan Jasinga.

Mengeluh karena seringnya mengalami gagal panen sejak musibah bencana awal tahun 2020 lalu sebelum adanya pandemi covid 19, akibat meluapnya aliran sungai Cidurian.

Petani

Harta benda, lahan sawah habis terbawa banjir bandang yang kini masih terasa dampak ekonomi yang semakin susah dirasakan bagi para petani gagal panen.

Yudi Murnawan ketua kelompok tani Sangkuriang kepada media menyampaikan “akibat kekurangan pasokan air dari sungai Cidurian, karena saluran air yang mengalir ke Bendungan Sendung tertutup bebatuan dan pasir”

Petani

Yudi juga tidak dapat menerangkan ketika menanyakan apakah sudah pernah menerima bantuan dari BPBD Kab. Bogor untuk menormalisasikan aliran sungai Cidurian karena belum mendapatkan informasi itu.

Data data yang dimiliki Metro Indonesia, BPBD telah menerima pencairan dana Rp 2.884.950.000, pada 2/1/2020, Rp 9.810.044.988 pada 15/1/2020 dan Rp 14.748.215.680 pada 30/1/2020 melalui Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang di keluarkan selama bulan Januari 2020 oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

  1. Petani

Dimana BPBD Kab. Bogor mempunyai tanggung jawab Pra Bencana, Tanggap Bencana dan Pasca Bencana, hal yang menjadi keluhan petani akibat berkurangnya pasokan air ke lahan pertanian menjadi PR bagi awak media untuk melakukan sosial control penggunaan anggaran BPBD 2020 yang mencapai Rp 29.479.330.168 belum memperoleh manfaat bagi para petani.[] Red

Kodim 0608 Cianjur Bangun Tembok Penahan Tanah

Cianjur, Jawa Barat – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 Kodim 0608 Cianjur bersama warga di Desa Cibadak, Kecamatan cibeber, Kabupaten Cianjur, bahu membahu untuk menyelesaikan pembuatan Tembok Penahan Tanah (TPT), Sabtu (30/07/2022).

Personil Satgas TMMD ke-114 Kodim 0608/Cianjur bersama warga antusias mengerjakan TPT di sejumlah titik. Hingga saat ini, pengerjaan TPT salah satu sasaran fisik TMMD ke 114 sudah mencapai 90 persen dan hampir selesai.

“Proses pengerjaan TPT saat ini tinggal menyelesaikan di bagian ujung saja, dalam waktu dekat pasti akan rampung dan hasilnya akan di nikmati oleh warga sekitar,” kata Pasiter Kodim 0608/Cianjur, Kapten Inf Siregar.

Kodim 0608

Pihaknya menjelaskan, dalam program TMMD ke 114, sedikitnya 6 titik pembuatan TPT di Desa Cibadak. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa selesai, tinggal pengerjaan fisik lainnya,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Program TMMD ke 114 Kodim 0608/Cianjur di Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, melaksanakan sasaran fisik dan non fisik. Untuk fisik, melakukan pengecoran jalan 2.932,5 M, pembuatan gorong-gorong sebanyak 7 unit, pembuatan 6 titik TPT, rehab 5 rutilahu, rehab Mesjid, rehab madrasah, pembuatan MCK dan pembuatan pos ronda.

Kodim 0608

Sementara, untuk sasaran non fisik akan melaksanakan tentang wawasan kebangsaan, penyuluhan stunting, posyandu dan posbindu, penyuluhan pertanian, penyuluhan Tibmas, penyuluhan hukum, UMKM, perkebunan dan kesehatan. (Pendim0608)

Berani Tampil Beda