https://www.facebook.com/share/p/CLZwMVEFn2WXyn8r/?mibextid=xfxF2i
Beranda blog Halaman 267

Fahri Hamzah, Waktu Akan Menjadi Penguji Masing-MasingSetia Kita

0
JAKARTA – Terima kasih untuk Fahri Hamzah yang telah memberi pesan pada generasinya. Saya tidak tahu pesan itu untuk semua yang segenerasin atau hanya untuk saya dan Budiman saja, karena foto yang ada dalam twit nya (7 Mei 2022 pkl 20.44 WIB ) hanya foto saya dan Budiman bukan foto orang banyak. Saya melihat pesan itu seperti mempertanyakan komitmen perjuangan, komitmen kerakyatan pada saya dan Budiman setelah 24 tahun Reformasi. Jika demikian, izinkan saya menjawab itu dengan sedikit berbagi cerita pada Fahri.

Saya ingat ketika saya dan kawan kawan tersisa yang masih di jalan tahun 1999, Fahri Hamzah sudah menjadi Staff Ahli di MPR. Berikutnya tahun 2004 Fahri dilantik menjadi Anggota DPR sementara saya dan kawan kawan masih di pukuli dan di tangkapi.

2008 Kantor Pengacara saya di Police Line. Saya di kejar hingga jadi “gelandangan” berkeliling dari kota kota lalu jadi pengumpul Trolly di berbagai pusat belanja negara orang. 2010 saya di pukuli hingga babak belur oleh belasan Polisi di pengadilan Jakarta Pusat. Fahri, kita beda pilihan, beda jalan dan yang saya pilih adalah jalan yang sulit, menyakitkan dan tidak menyenangkan, walau demikian toh saya tidak pernah usil mengkritik dan mempertanyakan pilihan politik masing masing orang, termasuk mengkritik Fahri saat itu sedang menikmati kursinya sebagai anggota DPR RI.

13 Maret 2007 DPR RI memutuskan agar penyidikan kasus Trisakti dan Semanggi tidak di teruskan. Saat itu bukankah *Fahri yang mengaku aktivis 98 itu juga sudah menjadi anggota DPR dan berada di komisi III, komisi terkait Hukum dan HAM. Saya kecewa tapi juga tak menghakimi Fahri walau sebagai pimpinan komisi III tentunya Fahri Hamzah bisa berusaha melawan penghentian penyidikan itu bukan?

Baca Juga: AIPBR Apresiasi Kinerja KPK Atas Penangkapan Kasus Korupsi Bupati Bogor Rp1,9 Milyar

101655279 003dc7c0 8620 4e08 92ab 8d3f7c7f5571
Foto: Istimewa, demo reformasi 1998

2014 saya baru terpilih menjadi anggota DPR sementara Fahri Hamzah kembali terpilih yang ke 3 kalinya. Saat menuju pemilihan pimpinan DPR, Fahri bersama sebagian anggota DPR merubah UU MD 3 agar partai Pendukung Capres yang kalah bisa menguasai seluruh Pimpinan DPR saat itu. Upaya itu berhasil dan membuat Fahri menjadi salah satu Pimpinan DPR. Sekali lagi saya kecewa, bagaimana mungkin Fahri yang mengaku aktivis 98 bisa menggunakan cara cara yang bagi saya tidak mencerminkan cara berdemokrasi yang sehat, dewasa dan sportif. Untuk kesekian kalinya saya mengelus dada melihat realitas politik di DPR.

Agustus 2015 Fahri Hamzah mengatakan bahwa “anggota DPR rada rada bloon” pernyataan itu bukan saja menghina para anggota DPR tapi juga menghina partai yang menyeleksi calon bahkan lebih jauh menghina Rakyat sebagai pemegang kedaulatan yang memilih nama nama itu di bilik suara. Kembali saya kecewa pada Fahri yang mencela proses Demokrasi yang sudah memberi dia kesempatan menjadi anggota DPR 3 periode. Aneh, bagaimana mungkin ada orang yang bisa mencaci maki prosesnya tapi hasil dari proses itu justru dia nikmati belasan tahun.

Selanjutnya saya tidak bicara tentang kerja formal DPR yaitu membuat UU, menyusun dan menetapkan Anggaran negara lalu mengawasi eksekutif terkait pelaksanaan UU dan Penggunaan Anggaran itu. Saya ingin menyampaikan pada Fahri Hamzah bahwa sumpah Jabatan DPR juga memperjuangkan aspirasi Rakyat dan aspirasi tersebut tidak diperjuangkan sekedar dalam kalimat UU maupun angka dalam APBN melainkan menggunakan kewenangan dan jejaring politik anggota DPR untuk melakukan pembelaan terhadap Rakyat yang dianiaya dan ditidak- adilkan.

Baca Juga: Kedaulatan Tak Lagi Ditangan Rakyat

1161401909
Foto: Istimewa

Dalam hal perjuangan kerakyatan itu, bolehkah saya bertanya di mana Fahri ketika saya dan Rakyat sejak 2015 memperjuangkan agar Berhektar hektar tanah Cendana di kabupaten Bogor bisa dibagikan menjadi milik Rakyat. Di mana Fahri Hamzah ketika saya dan sebagian Rakyat Bogor, Cianjur, Sumedang, Bandung, Majalengka dan Cirebon hingga Semarang memperjuangkan hak atas tanahnya yang di lintasi jalur SUTET ? Bolehkah saya bertanya pada Fahri dimana dia saat saya dan Dani Amrul Ichdan (Direksi Mind Id) bersama masyarakat Pongkor berjuang sesuai harapan Presiden Jokowi agar ribuan Rakyat bisa membentuk koperasi tambang dan menambang emas di Lahan Antam di Pongkor ?

Dimana Fahri ketika saya dan Masyarakat Konawe Utara memperjuangkan 400 HA lahan Antam agar bisa di kelola oleh Perusahaan Daerah kabupaten Konawe Utara? Dimana Fahri ketika saya memperjuangkan 170 an orang masyarakat Seram Bagian Barat yang telah lulus CPNS 10 tahun lalu tapi tidak pernah diangkat sebagai ASN ? Oh ya, Fahri, walau tidak memuaskan 100% dan dengan segala kekurangan nya tapi 5 masalah itu saat ini sudah dimenangkan Rakyat.

Kenapa Fahri Hamzah tidak ada bersama saya saat menjenguk ribuan Aktivis dan Mahasiswa untuk memastikan tidak ada kekerasan dalam pemeriksaan terhadap mereka yang di tahan di Polda Oktober 2020 karena menolak UU Cipta kerja?

Kemana Fahri Hamzah ketika saya dan beberapa Alumni Trisakti diantaranya *Maman Abdurachman, Hendro dan Iwan* berjuang meyakinkan banyak orang untuk membantu Rumah dan Modal kerja pada 4 keluarga korban Trisakti ? Kenapa justeru yang menyiapkan 4 rumah untuk keluarga Korban penembakan Trisakti bukan Fahri yang konon aktivis 98 tapi *Erick Thohir* yang mungkin tidak ada di jalan tahun 98. Kenapa yang membantu modal kerja senilai Rp 750 juta per keluarga bukan Fahri tapi *Agus Gumiwang* yang mungkin juga tidak berjuang bersama mahasiswa Trisakti yang ditembak mati 24 tahun lalu.

Baca Juga: Pelantikan DPC SPRI Tapanuli Utara Mendapat Dukungan Bupati 

antarafoto reformasi 1998 dan lengser soeharto 1 e1652424718611
Foto: Istimewa

Dimana Fahri saat ratusan pekerja taman dan kebersihan DPR gajinya tidak dibayar hingga sehari sebelum Idul Fitri. Bukankah *saat itu tahun 2017 Fahri salah satu pimpinan DPR.* Kenapa sebagai pimpinan DPR Fahri Hamzah membiarkan hal itu terjadi sehingga saya harus seharian berkeliling meminjam uang sana sini dan mengagunkan BPKB *agar gaji ratusan pekerja itu bisa di bayar DPR sehari jelang Hari Raya Idul Fitri.

Saya tidak melihat Fahri menemani saya saat beradu otot leher di kesekjenan DPR *agar Pamdal DPR tidak di potong Rp 500.000 perbulan untuk sertifikasi Pengamanan.* Apakah Fahri sebagai pimpinan DPR tidak tahu kalau upah Pamdal di potong Rp 500.000 itu sama saja mengubur mimpi sekolah anak anak Pamdal itu? Bukankah sebagai pimpinan DPR Fahri bisa mencegah pemotongan itu?

Dimana Fahri Hamzah ketika tahun 2014 saya harus ke Lembaga Pemasyarakatan Sulawesi Tengah lalu kembali ke Jakarta untuk meyakinkan Presiden Jokowi agar *membebaskan Eva Susanti Bande salah satu aktivis 98 yang tahun 2013 di vonis 4 tahun penjara* karena memperjuangkan petani sawit di sulteng? Dimana Fahri ketika saya dan aktivis 98 lainnya bolak balik berkali kali *meyakinkan Presiden Jokowi agar menggunakan kewenangannya untuk membebaskan Puluhan tahanan politik Papua?

Baca Juga: Menarik, Keterangan Saksi DP Dan Pemerintah Beda, Bukti Ketidakjelasan Tafsir UU Pers

Banyak dan teramat banyak cerita yang bisa saya sampaikan. Maaf jika itu semua harus saya uraikan, bukan bermaksud memegahkan dan menyombongkan diri tapi pesan kritik yang seolah mempertanyakan komitmen itu perlu saya jawab. Melalui jawaban ini saya mencoba mengingatkan Fahri Hamzah untuk tidak saling menghakimi dan mempertanyakan pilihan jalan dan pilihan perjuangan masing masing. Saya hanya ingin mengingatkan Fahri bahwa ada waktu dimana kita bicara tapi ada juga banyak waktu dimana bekerja tanpa suara. Karena seringkali satu perbuatan lebih berarti dari sejuta ucapan.

Akhir kata, saya mau mengingatkan Fahri Hamzah bahwa hari ini tepat 24 tahun lalu, 4 kawan kita dari Trisakti sedang meregang nyawa, tubuh mereka berlumur darah, menahan sakit lalu meninggal karena di tembak. Dan diatas gugur nya mereka maka berikutnya lahirlah kebebasan yang kita rasakan hari ini… lahirlah partai partai Politik, lahirlah serikat serikat buruh, lahirlah kebebasan media, lahirlah Presiden, Gubernur, Bupati dan anggota DPR/D yang dipilih langsung oleh Rakyat…. lahirlah Mahkamah Konsitusi, KPK, lahirlah pemisahan Polri dan TNI dan banyak lagi….

Baca Juga: Jokowi Didampingi Mensos Melakukan Kunker Ke Pasar Cisarua Bogor

salam Reformasi… Merdeka !!

 

 

Jakarta 12 Mei 2022

Oleh: Adian Napitupulu

(Sekjen PENA 98)

Peringatan Hardiknas SMP Kusuma Bangsa 13 Mei

1
Bogor Raya, metroindonesia.id – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2022 lalu diperingati SMP Kusuma Bangsa pada tanggal13 Mei 2022.

Hari Pendidikan Nasional biasanya diperingati setiap tanggal 2 Mei namun ada yang berbeda di tahun 2022 ini lantaran salah satu kegiatan vital peringatan tersebut digeser ke tanggal 13 Mei 2022.

Hardiknas

Mengapa tahun ini kegiatan penting Hari Pendidikan Nasional menjadi tanggal 13 Mei 2022 bukan tanggal 2 Mei 2022 seperti biasanya?

Kepala sekolahnya Urief Sarifudin.S.ag. pada kesepatanya menyampaikan “mengapa peringatan Hardiknas bergeser dari tanggal 2 Mei ke tanggal 13 Mei, Hal itu dikarenakan tanggal 2 Mei 2022 lalu bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri dan periode cuti bersama Lebaran”

Hardiknas

Lebih lanjut Urief juga menyampaikan “pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional tanggal 13 Mei 2022 dilakukan secara tatap muka, terbatas, minimalis, dan menerapkan protokol kesehatan pada wilayah PPKM Level 1 dan Level 2” jelasnya [] Lukas Diana.

Dirjen KKP Dan Komisi IV DPR RI Sosialisasikan Kebijakan Perikanan Budidaya 2022

0
METRO, KALBAR – Dirjen KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan ) bersama Komisi IV DPR RI melakukan sosialisasi Kebijakan Perikanan Budidaya tahun 2022 di Aula Kurnia Waterpark, Kecamatan Nanga, Kabupaten Melawi Kamis (12/5). 

Sosialisasi kebijakan perikanan budidaya yang diselenggarakan oleh Dirjen KKP bersama Komisi IV dibuka secara resmi oleh Anggota Komisi IV DPR RI, Yessy Melania yang diikuti oleh kelompok tani budidaya perikanan di Kabupaten Melawi.

Pada kesempatan tersebut, Yessy mengatakan, sosialisasi ini merupakan kebijakan dari Dirjen KKP bekerjasama dengan Komisi IV DPR RI untuk mengembangkan potensi budidaya perikanan.

Baca Juga: Ipda Suyono Resmi Menjabat Kapolsek Sokan

IMG 20220512 WA0008
Foto: Foto bersama Dirjen KKP, Anggota Komisi IV dan peserta

Rata-rata masyarakat kita masih bergulat di sektor perkebunan, kita masih harus meningkatkan produktifitas sektor perikanan juga di kabupaten Melawi” ujar legislator partai NasDem ini.

Disebut Yessy di wilayah Indonesia, banyak daerah yang tidak mempunyai laut. Menurutnya, sebagian besar wilayah memiliki potensi perairan air tawar.

“Dirjen KKP Jangan terfokus pada hasil laut saja. Potensi ikan air tawar di Kalbar juga cukup menjanjikan. Sosialisasi kebijakan ini sudah tepat untuk mendorong sektor perikanan air tawar, khususnya di Melawi” ucap Yessy.

Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, Bupati Dan Wakil Bupati Melawi Langsung Mendatangi Sejumlah OPD

IMG 20220512 WA0009
Foto: dirjen KKP, Yessy Melania dan peserta saat sesi foto bersama

Yessy juga mengajak seluruh komponen masyarakat, baik pemerintah daerah maupun swasta untuk memaksimalkan potensi air yang ada di Kabupaten Melawi.

“Mari kita maksimalkan, sarana dan prasarana, penggalian potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia, bahan baku atau bibit ikan. Kita perlu kerjasama untuk menggali semua potensi tersebut” pungkas Yessy.

Yessy juga menyinggung terkait Balai Benih Ikan (BBI) yang dimiliki oleh Pemkab Melawi agar diaktifkan kembali.

Baca Juga: Dispangbun Melawi Minta PKS Patuhi Harga TBS Sawit

IMG 20220512 093807
Foto: peserta sosialisasi kebijakan perikanan budidaya Dirjen KKP dan Komisi IV DPR RI

“Melawi sudah memiliki sarana pembibitan benih ikan. Itu bisa diaktifkan kembali agar dapat memenuhi kebutuhan bibit ikan. Tentunya kita harus duduk bersama untuk membicarakan hal itu” kata Yessy.

Yessy juga menjelaskan bahwa bantuan pemerintah melalui Dirjen KKP kepada kelompok tani sifatnya stimulus dan masyarakat itu sendiri yang mengembangkan usahanya.

“Jangan sampai hari ini menerima bantuan, besok kelompoknya sudah bubar, ini sering terjadi” pungkasnya.

Baca Juga: Banjir: Polsek Kota Baru Bantu Evakuasi Warga

IMG 20220512 093701
Foto: peserta sosialisasi Kebijakan perikanan budidaya Dirjen KKP dan Komisi IV DPR RI

“Bantuan itu sifatnya konsistensi jika pelaku usaha perikanan juga konsisten. Artinya pemerintah akan terus memberikan bantuan kepada kelompok yang berkembang secara berkelanjutan. Bantuan pemerintah melalui Dirjen KKP juga diberikan pada kelompok masyarakat bukan individu” tegasnya.

“Lengkapi legalitas kelompok dan daftarkan ke dinas. Nanti akan dilakukan verifikasi sebelum menerima bantuan. Kami ingin program bantuan pemerintah harus tepat sasaran kepada kelompok yang serius” tegasnya.

“Tidak semua bantuan yang diberikan KKP semuanya berhasil dikelola dengan baik, hal ini bisa jadi disebabkan, minimnya pembinaan atau mentalitas kelompok itu sendiri” imbuhnya.

Baca Juga: Lomba Dragon Boat Resmi Dibuka Bupati Melawi Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1443 H

Secara nasional, melalui program KKP di Kalimantan Barat telah didirikan kampung budidaya yang berada di Kabupaten Sambas, Kabupaten Pontianak/Mempawah dan Kabupaten Kapuas Hulu.

Ditempat yang sama, Kabid. Perikanan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Melawi, Ade Solihin, menyambut baik kegiatan tersebut.

“Mudahan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan apa yang diharapkan bisa diterapkan di lapangan” harapnya.

Ade Solihin juga menyampaikan, bahwa kegiatan budidaya ikan air tawar di Melawi mengalami peningkatan di tahun 2021.

“Tahun 2021 produksi ikan air tawar mencapai 6.847 ton. Sedangkan tingkat konsumsi mencapai 20-30 kg perkapita” jelasnya.

Ade juga mengungkapkan, pada Tahun 2022 ini kegiatan budidaya ikan air tawar di Melawi melalui dana APBD yang disebarkan kepada kelompok perikanan.

“Diharapkan kelompok dapat menyerap bantuan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan mengenai teknik perikanan budibaya melalui bimtek-bimtek yang difasilitasi oleh pemerintah” tutupnya.

 

Penulis: Ade Shalahudin

Halal Bihalal Bersama SMK Kusuma Bangsa

1
Bogor, metroindonesia.id – Setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim, tibalah saatnya kembali Fitri dan saling maaf memaafkan di moments halal bihalal.

SMK Kusuma Bangsa, salah satu sekolah swasta yang berada di Kota Batu Ciomas ,Jawa Barat, selalu mengadakan kegiatan halal bihalal bersama sama siswa/i, guru dan pegawai sekolah.

Suasana kekeluargaan dan rasa antara anak didik dengan orang tua pendidik (guru) ketika saling bermaaf maafkan setelah kembali Fitri.

Halal bihalal

Idris ,S.Kom.M.Pd kepala SMK Kusuma Bangsa dalam pidatonya menyampaikan “rasa bahagia atas Rahmat Allah SWT yang saya atas terbitnya surat keputusan 4 menteri atas pelaksanaan pembelajaran tatap muka serta kembalinya siswa/i  ke bangku sekolah” ujarnya (Kamis 12/5).

Lebih lanjut Idris juga menyampai rasa syukur setelah siswa/i, guru dan seluruh masyarakat Indonesia yang telah melalui  masa masa sulit  pandemi covid 19.

Pembelajaran tatap muka diharapkan kepada siswa/i bisa kembali aktif seperti sediakala dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, yang pasti dengan protokol kesehatan mendidik kita disiplin dengan kesehatan dan berperilaku dimasyarakat [] Lukas Diana.

HIPTASI Siap Bentuk dan Lembaga Sertifikasi Profesi

0
Jakarta, metroindonesia.id – Ketum Himpunan Profesi Tenaga Konstruksi Indonesia (HIPTASI). Bambang Priyatmoko menjelaskan pembinaaan serta pelatihan-pelatihan di bidang tehnik sipil.

Masa berlaku surat keterangan tenaga ahli (SKA) maupun surat keterangan tenaga terampil (SKT) yang dimiliki pekerja konstruksi dapat diperpanjang.

“Selama ini kami sudah melaksanakan program-program pelatihan dan pembinaan yang dipersyaratkan oleh LPJK. Kita sudah memenuhi persyaratan dan kemudian melakukan pembinaan pembinaan terampil sehingga kami sudah memiliki persyaratan,” ujar Bambang saat Rapimnas, Jakarta, Rabu(11-05-2022)

Hiptasi
Manlian Ronald A Simanjuntak

Ia menyatakan bisnis di bidang konstruksi teknik sipil memiliki peluang yang sangat besar terutama bangunan gedung. Workshop yang dilakukan HIPTASI telah memenuhi akreditasi dan sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Kementerian PUPR. Untuk memperpanjang masa berlaku SKA atau SKT pekerja konstruksi harus memiliki nilai telah ditentukan.

Sementara itu Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kementerian PUPR mendukung penuh Himpunan Profesi Tenaga Konstruksi Indonesia (HIPTASI).

Hitapsi
Bambang Priyatmoko Ketum Hiptasi

Manlian Ronald A Simanjuntak menyampaikan Lembaga Sertifikat Profesi (LSP) harus segera terbentuk.

Itu dikatakan oleh Marlian disela-sela Rapimnas Hiptasi di bilangan Matraman Jakarta Timur.

Menurut dia, dalam rapat ini ada dua agenda yang di bahas oleh HIPTASI diantaranya mengoptimalkan organisasi dan mempersiapkan administrasi profesi yang terakreditasi. Kedepannya, HIPTASI merupakan bagian dari pusat manajemen di bidang konstruksi dan tehnik sipil.

“Jadi kami sudah menyampaikan atas nama LPJK dan kami mendukung penuh bahwa organisasi HIPTASI dimantapkan nanti LSP dimantapkan.

Jadi dalam Munas mendatang sekiranya dapat diputuskan organisasi LSP kedepan,” kata Marlian, saat menghadiri Rapimnas Hiptasi.

Dan dimulai dari minggu depan kapan HIPTASI akan siap melayani dan mengeluarkan SKK sesuai dengan kebijakan yang ada,” kata Marlian,

Pengurus Bidang V Pengembangan Penyelenggaraan Jasa dan Usaha Sektor Konstruksi LPJK Kementerian PUPR ini mengharapkan asosiasi profesi harus mampu secara profesional melayani pembinaaan di bidang konstruksi dengan maksimal.

Kemudian, sertifikasi keterampilan kerja (SKK) segera dikeluarkan sesuai dengan kebijakan yang ada.

“Nah dipastikan di bidang teknik sipil khususnya bangunan gedung.

Kedua, HIPTASI sebagai asosiasi profesi terakreditasi akan mempersiapkan seluruh proses sertifikasi,” ungkapnya. (REI)

Keberangkatan Pemudik Di Pelabuhan Pamatata Ditandai Dengan Curah Hujan Tinggi

0
METRO, SULSEL – Keberangkatan pemudik di pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan disertai curah hujan tinggi disertai hembusan angin kencang dan gelombang laut yang tinggi yang pada, Minggu, (8/5) lalu.

KM Takabonerate berangsur-angsur bertolak meninggalkan daratan Kabupaten Kepulauan Selayar menuju Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke kota tujuan masing-masing.

Personil Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Selayar, Sudirman saat dikonfirmasi wartawan di sela-sela keberangkatan KMP. Takabonerate, menyatakan, kondisi cuaca gelombang laut dengan ketinggian satu sampai dua meter relatif aman.

Baca Juga: Banjir: Polsek Kota Baru Bantu Evakuasi Warga

IMG 20220511 WA0006
Foto: Keberangkatan kapal pemudik di pelabuhan Pamatata

“Cuca masih relatif aman dan stabil untuk pelayaran kapal roro serta kapal penumpang lainnya” kata Sudirman.

Pernyataan ini dilontarkan Sudirman, dengan berdasarkan penyampaian Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyangkut ketinggian gelombang laut yang diprediksikan berkisar antara satu sampai dua meter.

Baca Juga: Menghindari Penumpukan, PT. ASDP Lakukan Strategi Rekayasa Arus Utama Balik Lebaran 1443 H

IMG 20220511 WA0007
Foto: Situasi pelabuhan Pamatata kab. Selayar

Ungkapan senada disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Selayar, Drs. Suardi, yang mengatakan curah hujan deras yang disertai hembusan angin dan gelombang, relatif masih aman untuk pelayaran.

“Insha Allah, semua akan baik-baik saja dan tidak akan terjadi apa-apa terhadap pemudik” ucapnya.

Baca Juga: 41 Anak Warga Rutan Kelas IIB Mendapatkan Remisi

PT. ASDP
Foto: Penyeberangan Kapal Ferry di pelabuhan Pamatata

“Kita sama-sama berdoa, semoga keselamatan senantiasa menyertai perjalanan seluruh pemudik asal Selayar yang akan kembali ke daerah tujuan masing-masing” harap Suardi saat melepas keberangkatan pemudik gelombang ketiga via KMP. Takabonerate.

Baca Juga: Kapolri Tekankan Kesehatan Sopir dan Kelaikan Bus Saat Mudik

 

Penulis: Andi Fadly Daeng Biritta

Ipda Suyono Resmi Menjabat Kapolsek Sokan

0
METRO, KALBAR – Ipda Suyono, resmi menjabat Kapolsek Sokan pada acara Sertijab yang dipimpin Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto di Halaman Mapolres Melawi, Selasa (10/5) pagi.

Sebelumnya Ipda Suyono menjabat Kepala Bagian Operasional Satlantas Polres Melawi.

Sementara, Kapolsek Sokan yang sebelumnya dijabat oleh AKP Mulai Sembiring kini menempati jabatan barunya sebagai Kasubbagfaskon Baglog Polres Melawi.

Baca Juga: Pasca Libur Lebaran, Bupati Dan Wakil Bupati Melawi Langsung Mendatangi Sejumlah OPD

IMG 20220510 WA0047
Foto: Ipda Suyono dan AKP Mulai Sembiring tandatangani Sertijab

Upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K dihadiri oleh Wakapolres Melawi Kompol Asmadi, Para Kabag, Kasat, Kasie dan Kapolsek Jajaran serta Bintara Polres Melawi.

Mengawali sambutannya, AKBP Sigit mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan tugas, baik kegiatan rutin maupun dalam rangkaian Operasi Ketupat Kapuas 2022. Sigit juga mengucapkan selamat merayakan hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah kepada personel Polres Melawi yang merayakan.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan sangat baik dan penuh dengan loyalitas serta dedikasi terhadap Institusi Polri ini” ucap Sigit.

Baca Juga: Dispangbun Melawi Minta PKS Patuhi Harga TBS Sawit

IMG 20220510 WA0045
Foto: Pengambilan sumpah jabatan Sertijab Kapolsek Sokan

Sigit menyebutkan beberapa rangkaian kegiatan masyarakat berjalan dengan aman dan lancar. Dimulai dengan pawai takbir, sholat Idul Fitri, kegiatan lomba perahu hias dan dragon boat berjalan dengan aman dan kondusif.

“Ini berkat kerjasama yang baik seluruh stakeholder di Kabupaten Melawi. Selain itu, kesiapsiagaan, loyalitas dan dedikasi dari semua personel yang melaksanakan tugas pengamanan rangkaian kegiatan menyambut Idul Fitri” tutur Sigit.

Terkait Sertijab, Sigit menyampaikan, bahwa kegiatan ini hal yang biasa dalam institusi Polri sebagai bentuk regenerasi dan pembinaan karir.

Baca Juga: Banjir: Polsek Kota Baru Bantu Evakuasi Warga

IMG 20220510 WA0051
Foto: AKBP Sigit bersama PJU Polres Melawi halal bi halal dengan menyalami personel

“Saya ucapkan terima kasih kepada AKP Mulai Sembiring karena telah menjalankan tugas sebagai Kapolsek Sokan dengan sangat baik dan penuh rasa tanggungjawab” ucap Sigit.

“Kepada pejabat yang baru, Ipda Suyono agar segera menyesuaikan terhadap situasi dan kondisi di tempat bertugas yang baru. Jalin silaturahmi dan kerjasama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat yang ada di wilayah kerjanya” pesan Sigit.

Baca Juga: Polsek Menukung Ajak Warga Tingkatkan Disiplin Prokes Covid-19

Usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pergantian Kapolsek Sokan, AKBP Sigit beserta PJU Polres Melawi melanjutkan kegiatan dengan halal bi halal kepada seluruh personel Polres Melawi.

 

Sumber: Humas

Pasca Libur Lebaran, Bupati Dan Wakil Bupati Melawi Langsung Mendatangi Sejumlah OPD

0
METRO, KALBAR – Hari pertama pasca libur lebaran, Bupati dan Wakil Bupati Melawi, (H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dan Drs. Kluisen) didampingi Sekretaris Daerah, Drs. Paulus langsung mendatangi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Senin (9/5).

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan, kedatangannya pasca libur lebaran ke sejumlah OPD adalah untuk silaturahmi sekaligus mengecek kehadiran para ASN dan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) . Selain itu, memberikan motivasi dan semangat kepada para pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi hari ini Saya, bersama Pak Wakil Bupati, dan Pak Sekda, sengaja mendatangi sejumlah OPD dalam rangka bersilaturahmi, mengecek kehadiran, serta memberikan motivasi dan semangat kepada para ASN dan TKD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat” ungkapnya.

Baca Juga: Banjir: Polsek Kota Baru Bantu Evakuasi Warga

IMG 20220510 WA0019
Foto: Bupati Melawi saat mengunjungi Didikbud pasca libur lebaran

Bupati juga meminta kepada seluruh jajarannya untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Melawi.

“Sesuai arahan saya pada apel pagi, saya minta OPD untuk mengejar capaian target pembangunan kita. Mengingat kita sudah libur cukup panjang dan mengingatkan untuk kembali bekerja seperti biasa” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen menambahkan kedatangannya ke sejumlah OPD untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat sudah berlangsung optimal pada hari pertama masuk kerja setelah libur lebaran.

Baca Juga: Lomba Dragon Boat Resmi Dibuka Bupati Melawi Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1443 H

IMG 20220510 WA0008
Foto: Bupati Melawi saat saat berdiskusi dengan Kadis DPMD, H. Hasanuddin.

“Selain bersilaturahmi, kami juga memastikan pelayanan kepada masyarakat sudah berjalan optimal” ungkapnya.

Kluisen juga meminta kepada seluruh jajaran di Pemerintahan Kabupaten Melawi untuk bisa segera kembali melaksanakan tugasnya.

“Jangan menunda-nunda pekerjaan yang bisa membuat pelayanan kepada masyarakat terganggu” tegasnya.

Baca Juga: Polsek Menukung Ajak Warga Tingkatkan Disiplin Prokes Covid-19

IMG 20220510 084805 e1652150140600
Foto: Sekda Kab. Melawi, Drs. Paulus saat melakukan kunjungan pasca libur lebaran

Hasil kunjungan tersebut, tingkat kehadiran seluruh ASN dan TKD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi pada hari pertama kerja usai libur lebaran sudah tinggi.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut, para Asisten dan Staf Ahli Bupati dan BKPSDM Kabupaten Melawi.

 

Sumber: Humas

Dispangbun Melawi Minta PKS Patuhi Harga TBS Sawit

0
METRO, KALBAR – Dispangbun (Dinas Pangan dan Perkebunan) Kabupaten Melawi meminta PKS (Pabrik Kelapa Sawit) mematuhi aturan harga jual TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada 28 April 2022 lalu.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Dispangbun Kabupaten Melawi, Ir. Nahru saat ditemui diruang kerjanya, Senin (9/5).

Nahru mengutarakan, Dispangbun yang dipimpinnya ini akan melakukan sosialisasi kepada Pengelola PKS yang ada di Kabupaten Melawi. Ia meminta PKS  wajib mempedomani harga TBS yang telah ditetapkan oleh pemerintah Provinsi Kalbar beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Banjir: Polsek Kota Baru Bantu Evakuasi Warga

WhatsApp Image 2022 05 06 at 16.31.00
Foto: Tabel harga TBS pemerintah yang disesuaikan dengan usia panen. sumber: DISBUNAK Prov. Kalbar

“Kami akan melakukan sosialisasi kepada pemilik pabrik terkait harga TBS, supaya mempedomani harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah” kata Nahru.

Nahru juga berharap perusahaan PKS bisa kooperatif menyikapi harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dinas yang di pimpinnya ini berencana akan membentuk tim pengawasan terhadap PKS yang sudah beroperasi di Kabupaten Melawi.

“Secara kedinasan kami akan melakukan koordinasi serta mengawasi pelaksanaan dilapangan. Kita harap para pengelola PKS ini bisa kooperatif” ujar Kepala Dispangbun ini.

Baca Juga: Usai Presiden Resmi Larang Ekspor Migor, Asosiasi Petani Sawit Keluhkan Turunnya Harga TBS

image 750x 5f3c9e4462c2a
Foto: Istimewa, ilustrasi pabrik kelapa sawit

Nahru Juga menjelaskan, terkait sanksi yang diberikan jika pengelola PKS tidak melaksanakan standar harga TBS yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Sanksi yang diberikan berupa surat peringatan sesuai ketentuan yang berlaku. Kalua masih juga melakukan pelanggaran bupati mempunyai kewenangan untuk mencabut izinnya” tandasnya.

Ditegaskan Nahru, bahwa dengan adanya aturan harga TBS yang telah ditetapkan tidak ada pilihan lain bagi pengelola PKS.

Baca Juga: Lomba Dragon Boat Resmi Dibuka Bupati Melawi Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1443 H

66kelapasawit 1350x675 1
Foto: Istimewa, kebun kelapa sawit

“Kalo harga TBS rendah tentunya akan merugikan para pemilik kebun atau mitra PKS itu sendiri” pungkasnya.

 

Penulis: Ade Shalahudin/Dik

Banjir: Polsek Kota Baru Bantu Evakuasi Warga

0
METRO, KALBAR – Banjir melanda dua wilayah Kecamatan di Kabupaten Melawi yaitu, Kota Baru (Kecamatan Tanah Pinoh) dan Tanah Pinoh Barat, Senin (9/5). Banjir terjadi sekitar pukul 06.00 wib. 

Diperkirakan tinggi debit air mencapai 10 hingga 80 cm. Sejumlah rumah warga yang berada di pesisir sungai Cina dan Sungai Pinoh terendam banjir.

Melihat kondisi ini, Kapolsek Kota Baru Ipda Aditya Jaya Laksana Maulana, S. Tr. K beserta anggotanya dan Bhabinsa dari Koramil Kota Baru melaksanakan patroli untuk melakukan monitoring banjir di dua Kecamatan tersebut.

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K menyampaikan, akibat banjir tersebut banyak rumah warga yang terendam banjir. Sehingga warga harus mengevakuasi kendaraan seperti sepeda motor ketempat yang lebih tinggi.

Baca Juga: Lomba Dragon Boat Resmi Dibuka Bupati Melawi Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1443 H

WhatsApp Image 2022 05 09 at 14.51.45
Foto: Kapolsek dan Koramil Kec. Tanah Pinoh saat meninjau lokasi banjir

“Melalui Polsek Kota Baru kami turut membantu mengevakuasi kendaraan warga, hingga membantu mengevakuasi barang-barang milik warga ketempat yang aman” jelas Sigit.

“Kami juga menyediakan lahan parkir di Mapolsek Kota Baru untuk penitipan kendaraan warga terdampak banjir agar aman” imbuh Sigit.

Terpisah, Kapolsek Kota Baru, Ipda Aditya juga menjelaskan sekitar puluhan Desa yang berada di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Tanah Pinoh dan Tanah Pinoh Barat yang terendam banjir.

Baca Juga: Polsek Menukung Ajak Warga Tingkatkan Disiplin Prokes Covid-19

WhatsApp Image 2022 05 09 at 14.52.30
Foto: terlihat warga dibantu Kapolsek mengevakuasi kendaraanya

“Dikecamatan Tanah Pinoh ini ada 4 Desa yang terendam banjir, yaitu Desa Suka Maju, Desa Batu Begigi, Desa Loka Jaya dan Desa Tanjung Gunung. Sedangkan, di Kecamatan Tanah Pinoh Barat sedang dilakukan pendataan oleh personel yang bergerak kelokasi-lokasi banjir” ungkap Aditya.

“Seluruh anggota kami kerahkan untuk membantu mengevakuasi barang-barang berharga milik warga” terangnya.

Aditya juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengawasi kegiatan bermain anak-anaknya dalam kondisi banjir saat ini.

Baca Juga: Menghindari Penumpukan, PT. ASDP Lakukan Strategi Rekayasa Arus Utama Balik Lebaran 1443 H

WhatsApp Image 2022 05 09 at 14.51.48
Foto: warga membuat rakit penyeberangan

“Kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya dalam situasi banjir begini. bila perlu melarang anak-anaknya untuk bermain air atau mandi untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan” imbaunya.

Aditya juga mengingatkan kepada masyarakat agar memastikan instalasi listrik dan keamanan rumah.

Baca Juga: Usai Presiden Resmi Larang Ekspor Migor, Asosiasi Petani Sawit Keluhkan Turunnya Harga TBS

Sumber: Humas