Beranda DAERAH BMKG: Intensitas Hujan Di Melawi Masih Tinggi

BMKG: Intensitas Hujan Di Melawi Masih Tinggi

25
3
bmkg
ilustrasi
Metro, Melawi | Kepala Stasiun Badan Meteorologoi Klimatologi Geofisika (BMKG) Kelas III Nanga Pinoh-Melawi, Rully Affandi, S,Si., menyampaikan pers release prakiraan cuaca di wilayah Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Minggu, (7/11). Dalam pers releasenya menyampaikan bahwa intensitas curah hujan di kabupaten Melawi relatif  masih sangat tinggi.

Sehubungan dengan kejadian banjir yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Melawi yang terjadi hampir seminggu ini, menunjukkan bahwa intensitas hujan sangat tinggi terjadi di Wilayah Kabupaten Melawi dan hampir merata di seluruh Kecamatan. Terlihat bahwa jumlah hujan dari data satelit Himawari-8 berupa produk GSMAP (Global Satellite Mapping of Precipitation) menunjukkan nilai dari tanggal 27 Oktober hingga 6 November 2021 nilai yang sangat tinggi bisa dilihat sebagai berikut:

“Kejadian hujan dengan dampak terjadinya banjir di beberapa Wilayah di Kabupaten Melawi disebabkan oleh pembentukan awan-awan hujan serta dukungan yang kuat dari sirkulasi angin berupa belokan angin dan pertemuan angin serta banyaknya uap air sebagai bahan bakar pembentukan awan”. Kata Kepala Stasiun BMKG Melawi, Rully Affandi dalam Pers releasenya.

Menurutnya, prospek cuaca seminggu kedepan dari tanggal 7 November 2021 hingga 13 November 2021 untuk wilayah Kabupaten Melawi, potensi hujan masih cukup tinggi, dengan intensitas yang bervariasi dari ringan hingga sedang hampir merata diseluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Melawi. Potensi hujan diprakirakan sedikit mengalami penurunan dipertengahan bulan November 2021 sampai akhir bulan November 2021, dengan nilai prakiraan hujan berkisar 50 – 150 mm / dasarian atau masuk hujan kriteria menengah.

“Sebagai informasi tambahan dari Stasiun Meteorologi Maritim Pontinak, di hilir sungai Kapuas yaitu di wilayah Pontianak pasang maksimum terjadi pada tanggal 9 hingga 14 November serta 22 November hingga 27 November 2021 dengan ketinggian 1.6 m hingga 1.7 m (sumber data: PUSHIDROS – TNI AL) , ketika di hulu Potensi hujan masih ada dan di hilir mengalami pasang maksimum maka di prakirakkan efeknya membuat banjir tertahan cukup lama”. Ungkapnya.

Masyarakat dihimbau agar tetap waspada akan potensi cuaca ekstrem dan dampak yang bisa ditimbulakan seperti hujan disertai petir, angin kencang durasi singkat, tanah longsor dan genangan atau banjir di daerah dekat sungai dari tanggal 7 hingga 13 November 2021.

“Masyarakat juga dihimbau agar terus memperbaharui perkembangan informasi dari BMKG dengan memanfaatkan aplikasi info BMKG atau melalui sosial media stasiun meteorologi Nanga Pinoh Melawi yaitu instagram Info Cuaca Melawi, Facebook Stamet Nanga Pinoh Melawi, youtube Info Cuaca Melawi, WhatsApp 0811 5666 675 atau bisa langsung datang ke kantor BMKG terdekat untuk wilayah Kabupaten Melawi yaitu Stasiun Meteorologi Nanga Pinoh-Melawi”. Tutupnya.*[]redaksi.

Artikel sebelumyaKetum SPRI: Mentan Harus Dipidana 2 Tahun Penjara
Artikel berikutnyaPeresmian Rudin Personel Brimob Oleh Kapolri

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here