Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk meninjau langsung pelaksanaan penanganan permukiman kawasan kumuh di Desa Tomok dan Tomok Parsaoran, Kecamatan Simanindo, Rabu (28/10/2026). Monitoring itu dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, di tengah mulai terlihatnya perubahan wajah permukiman di sejumlah titik kedua desa.
Jalan lingkungan yang sebelumnya belum tertata kini mulai dikerjakan, berdampingan dengan pembangunan infrastruktur pendukung yang diharapkan membuat kawasan permukiman lebih nyaman dan layak bagi masyarakat. Penataan kawasan kumuh di Kabupaten Samosir sendiri mencakup 25 perkampungan yang berada di Desa Tomok dan Tomok Parsaoran.
Program tersebut merupakan bagian dari sinergi Pemerintah Kabupaten Samosir dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih tertata, aman, dan layak huni.
Pekerjaan yang berjalan di lapangan
Di lokasi, Bupati dan Wakil Bupati melihat langsung sejumlah pekerjaan yang sedang berlangsung. Pemasangan paving block, pembangunan tembok penahan tanah (TPT), pembuatan plat duiker, pengecoran rabat beton, serta pekerjaan pendukung lainnya tampak dikerjakan di sejumlah titik kawasan permukiman.
Menurut Vandiko, penataan kawasan kumuh tidak semata-mata berbicara tentang pembangunan fisik. Perbaikan lingkungan permukiman juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama melalui tersedianya lingkungan yang lebih tertata dan akses infrastruktur yang lebih baik.
“Penataan kawasan ini bukan hanya soal memperbaiki jalan atau membangun infrastruktur, tetapi bagaimana masyarakat nantinya dapat tinggal di lingkungan yang lebih tertata, aman dan nyaman. Karena itu, kita ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan dapat diselesaikan tepat waktu,” ujar Vandiko.
Bedah rumah bagi warga berpenghasilan rendah
Selain penataan infrastruktur kawasan, Kementerian PKP juga melaksanakan program renovasi atau bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penataan kawasan, sehingga perbaikan tidak hanya menyentuh lingkungan permukiman tetapi juga kondisi rumah warga.
Vandiko berharap seluruh pihak, baik pelaksana kegiatan maupun masyarakat, menjaga sinergi selama proses pembangunan berlangsung. Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting agar pekerjaan berjalan lancar dan hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Kita berharap masyarakat mendukung dan ikut menjaga proses pembangunan ini. Kalau pembangunan lingkungan berjalan baik dan rumah-rumah warga juga semakin layak, tentu manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Kita ingin pembangunan ini benar-benar memberikan perubahan bagi kawasan dan warga yang tinggal di dalamnya,” katanya.
Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan dan upaya Pemerintah Kabupaten Samosir memastikan program penataan kawasan berjalan sesuai target. Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah serta dukungan masyarakat, kawasan permukiman di Tomok dan Tomok Parsaoran diharapkan perlahan berubah menjadi lingkungan yang lebih tertata, layak huni, dan mendukung aktivitas masyarakat.