Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (31/10/2026) sore. Getaran dilaporkan terasa nyata di dalam rumah, dengan sensasi menyerupai truk yang melintas.
Berdasarkan analisa terkini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 13.39.20 WITA dengan kedalaman 50 kilometer. Episentrumnya berada pada koordinat 9,45 derajat Lintang Selatan dan 118,11 derajat Bujur Timur, tepatnya di laut sekitar 97 kilometer sebelah barat Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.
Dipicu subduksi lempeng
Kepala Stasiun Geofisika Mataram Sumawan menjelaskan, dilihat dari letak episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia. Analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan ke atas dengan kombinasi horizontal atau mundur kanan-lateral miring.
Berdasarkan laporan masyarakat dan shake map, gempa dirasakan di Kabupaten Sumbawa dengan skala intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran dapat dirasakan jelas di dalam rumah, mirip guncangan akibat kendaraan berat yang lewat.
BMKG mencatat hingga pukul 13.55 WITA hasil pemantauan belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Meski demikian, BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik dan menyampaikan informasi terkini kepada pemangku kepentingan serta masyarakat.
Warga diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya. Masyarakat juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan gempa untuk mengantisipasi risiko yang tidak diinginkan.