MELAWI, metroindonesia.id – Warga Kabupaten Melawi dihebohkan dengan beredarnya postingan di akun Facebook milik Anzani Rahayu yang meluapkan kekesalannya kepada salah satu calon Wakil Bupati Melawi. Diduga, akun Facebook atas nama Anzani Rahayu ini adalah selingkuhan salah satu Calon Wakil Bupati Melawi dengan inisial IU.

Dalam akun Facebook pribadinya Anzani Rahayu menuliskan, bahwa ia ingin bersaksi kalau dirinya adalah perempuan yang sudah dihancurkan oleh laki-laki yang tidak bertanggungjawab.

“Selama (2) dua tahun lebih saya menjalani hubungan asmara dengan laki-laki ini, banyak cerita suka dan duka yang saya jalani dengan dia, jumpa di pontianak, kadang di Sintang bahkan pernah sesekali diajak ke Melawi, kadang dia ke Jakarta bahkan saya pernah saya ajak hingga ke kampung halaman saya. Tapi semuanya hancur, setelah kejadian saya hamil anak dia, justru saya dipaksa untuk tidak melahirkan buah hati yang sudah kita buat bersama-sama dengan penuh cinta dan kasih sayang dengan alasan dia adalah seorang pejabat dan dia belum siap untuk berumah tangga kembali karena takut karir politiknya akan hancur dan dengan hati yang bahagia dia memberikan janji manis kepada saya kalau dia akan terus setia bersama-sama saya hingga dia sudah siap untuk berumah tangga dengan saya, dengan janji manisnya saya dibuat dan dibutakan untuk mengikuti keinginan dia untuk tidak melahirkan buah hati ini.” tulis Anzani Rahayu dalam akun Facebook miliknya 22 jam yang lalu, Rabu (13/11/2024).

“Sebenarnya hati ini bener-benar sangat hancur, karena apa yang diomongkan selama ini ingin memiliki anak dari rahim saya justru dia sendiri yang memaksa saya untuk tidak melahirkannya. Jujur saya sangat nyaman dan sayang sama dia, tapi apa yang saya Terima sampai saat ini, dia tidak pernah lagi berkunjung dirumah yang sudah dia beli untuk saya,” lanjut dia dalam akun Facebook miliknya.

“Ini cerita saya yang begitu sangat menyedihkan jika kamu seorang perempuan kamu pasti akan melakukan hal yang sama untuk mendapatkan keadilan dari pengorbanan yang sudah saya perjuangkan untuk dia, tapi apa yang saya dapatkan dari dia, dia justru meninggalkan saya seperti barang yang sudah tidak dibutuhkan lagi. Saya mohon dengan anda, kembalilah kembalilah, saya bener-benar rindu dan selalu menunggumu dirumah impian kita yang sudah kamu belikan untuk kita tinggal bersama.” sambungnya.

Dalam tulisan yang dibuat dalam akun Facebooknya, Anzani Rahayu juga mengetahui bahwa lelaki yang ia maksud tengah mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati Melawi.

“Saya tahu kalau anda saat ini mencalonkan diri menjadi wakil bupati melawi, lelaki seperti anda sangat tidak pantas dan tidak akan pernah pantas menjadi pemimpin daerah, karena anda saja tidak mampu bertanggungjawab atas apa yang sudah anda perbuatan kepada perempuan seperti saya, bagaimana anda bisa memimpin rakyatnya. Jadi sadarlah bapak yang terhormat, yang sok suci, sok alim, sok baik, sok sopan, padahal anda adalah spesies yang jahat yang berpura-pura baik dimata rakyatnya,” tulisnya dengan nada kesal dan marah.

“Jadi sadarlah wahai laki-laki yang tidak bertanggungjawab, sudah berapa banyak air mata ini mengalir untuk anda, sudah berapa kali saya bermimpi bertemu anak kita menangis bahkan diamku membuat anak kita terus berbisik meminta pertolongan untuk hadir di hidup kita,” ungkapnya dalam tulisan dinding Facebook.

“Anda tidak merasakan betapa menderita hidup saya sampai saat ini, saya do’akan jika anda tidak kesini hidup anda tidak pernah1 nyaman.
Saya tunggu kedatangan anda.” tulisnya lagi

Akun Facebook bernama Anzani Rahayu tersebut membuat tanda tanya besar dikalangan para netizen terkait kebenaran informasi yang telah beredar tersebut.

Untuk mengetahui kebenaran dari unggahan tersebut, awak media mencoba menghubungi pemilik akun Facebook Anzani Rahayu melalui messenger untuk mendapatkan kebenaran informasi tersebut. Hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban dari pemilik akun Facebook Anzani Rahayu.

Unggahan akun Facebook tersebut juga banyak menuai komentar dari para netizen yang mempertanyakan kebenarannya. Ada juga netizen yang berkomentar bahwa akun tersebut akun fake.

Beberapa komentar netizen yang menanggapi curhatan di dinding facebook milik Anzani Rahayu

“Akun fake nh,” komentar pemilik akun Dessy Qinaya.

“Itu Raka Yasa ya’ jangan percaya Ok,” tulis pemilik akun Facebook BJ NSc.

“Aduh koq bisa begini calon pemimpin lho,” komentar Ricky Sanjaya.

Terkait Viral nya Akun Facebook Anzani Rahayu tersebut, awak media ini mencoba melakukan komfirmasi kepada sumber yang dijadikan curhatan hati Anzani Rahayu tersebut. Namun hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan klarifikasi atau sanggahan dari yang bersangkutan. (*/Red).

Tentang Admin

Badan Hukum Redaksi Metro Indonesia

PT. Metro Indonesia Online

Badan usaha :
KOWARI (Koperasi Wartawan Republik Indonesia) Gd. Dewan Pers lantai 3.
Jl. Kebon Sirih No. 32 – 34 Jakarta

Pimpinan perusahaan

Abdul Rachman

Penasehat Hukum

Leo Firmansyah, S.H
Pimpinan Umum/Redaksi Penanggung Jawab Metro Indonesia

Abdul Rachman
Sertifikat Assesor LSP Pers Indonesia - BNSP

Staf Redaksi/Redaktur
Ade Shalahudin, Wati Herlina, Aulia Rahmani, Roliyah,

Bendahara
Aningsih

Organisasi
Jaringan media redaksisatu.id
Serikat Pers Republik Indonesia
Lembaga Sertifikasi Profesi Pers

Spiritual
Siringo Ringo,

Biro Provinsi Sumatera Utara
Muhammad Amin
Kabupaten Tabagsel :
Ali Yusron Dongoran (Kaperwil)

Kabupaten Deli Serdang
Ganda Pasaribu, Masmur Anuar Samosir,

Kabupaten Pematang Siantar
Sihol Pangabean

Kota Medan
Saut Patar H. Siregar, Muhammad Amin,

Biro Deli Serdang
Binder Sitanggang

Kabupaten Samosir
Adi Marbun, Jimmy Ultima H. Pardede

Kabupaten Hasundutan
Bantu Simanjuntak

Kabupaten 50 Kota / Payakumbuh
Jeri Permana Putra, SH, Abdul Rahim.

Kab Pringsewu :
Arbi Joni

Biro Kabupaten Tanggerang
Deka Satria

Biro Provinsi DKI Jakarta
Johan Lamtorang, Rizke Rasyida

Jakarta Selatan
Johan Lamtorang

Jakarta Timur
Rizke Rasyida

Jakarta Utara
Zulkarman, Aminoto, David Kaser

Propinsi Jawa Barat :

Biro kota Depok :
Indah Mala Puspitarini Aulia

Rahmat Hidayat

Kota / Kabupaten Bogor
RICHARD PURBA (diberhentikan), Hardadi, Lukas, Olo Sianturi, Rajak Broto, Padli, Rahmad Hidayat Lubis, Marojak Sianturi

Kabupaten Purwasuka :
M. Mahendra, M. Yamin Henaulu

Kabupaten Bondowoso
Abdi Aliev

Kabupaten Banyuwangi
Raden Teguh Firmansyah, Abadi

Kabupaten Melawi
Ade Shalahudin

Wartawan Metro Indonesia dilengkapi id card (produk Bank Mandiri) dan surat tugas

Masa berlaku id card selama wartawan yang bersangkutan bertugas di

Metro Indonesia

Email : metroindonesia.id@gmail.com

Kiriman serupa