Kapolres Melawi Mengimbau Warga Untuk Mencegah Karhutla
MELAWI-KALBAR – Kapolres Melawi, AKBP Muhammad Syafi’i mengimbau kepada seluruh warga masyarakat, Perusahaan, badan usaha dan dinas atau instansi Kabupaten Melawi agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta tidak melakukan aktifias pembakaran yang dapat menyebabkan polusi udara.
Imbauan tersebut ia sampaikan mengingat perubahan fenomena cuaca yang disebabkan oleh peningkatan suhu permukaan air laut di Samudera Tengah dan Timur atau lebih dikenal dengan el nino.
“Fenomena alami ini (red. El Nino) menyebabkan perubahan cuaca atau iklim secara global di berbagai wilayah di dunia, salah satunya di Indonesia,” kata AKBP M. Syafi’i, Rabu (16/08) siang.

Lanjutnya, dengan adanya fenomena alam tersebut ia mengingatkan kembali kepada warga masyarakat, baik perorangan, perusahan atau badan usaha, dinas atau instansi terkait yang tidak mengindahkan imbauan ini akan ditindak dengan tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Mari kita bijak menyikapi fenomena iklim atau cuaca saat ini. Membuka lahan dengan cara dibakar akan menambah polusi udara dan bisa berdampak pada kesehatan kita terutama ISPA. Kami akan tindak tegas bagi siapapun yang melanggar,” tegasnya.
Syafi’i juga menyampaikan kepada warga masyarakat Kabupaten Melawi yang hendak membuka lahan agar berkoordinasi dengan Pemerintah Desa, Bahinkamtibmas Desa atau instansi terkait di wilayahnya.
“Hal ini perlu saya sampaikan untuk pencegahan dini agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Melawi. Mari kita secara bijak sikapi perubahan fenomena alam saat ini,” ujarnya.
Kendati belum ada kejadian besar terkait kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Melaiw. Namun hotspot atau titik api di Melawi sudah terdeteksi melalui satelit. Sehingga memerlukan sinergitas bersama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Sekali lagi saya imbau kepada warga masyarakat, perusahaan, badan usaha, dinas atau instansi untuk mengindahkan imbauan ini, mari kita bersinergi melakukan pencegahan Karhutla di Melawi untuk kebaikan kita bersama,” tutupnya.



Acara ini diselenggarakan oleh Himpunan Alumni IPB bekerja sama dengan Agrinita IPB dan didukung oleh berbagai mitra strategis seperti Azalea Mompreneur, BANK BSI, Choky Sitohang ChoSSI dan Himpunan Alumni IPB.
Acara yang dihadiri oleh peserta berjumlah 150 orang dari berbagai kalangan ini bertujuan untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan yang dibutuhkan oleh para pengusaha UMKM perempuan dalam mengembangkan bisnis mereka. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas produk dan layanan UMKM serta memperluas jaringan bisnis mereka.
Kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Himpunan Alumni IPB dan Agrinita IPB dalam mendukung program pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM.

Hari ini saya konsolidasi dengan warga dan sosialisasikan pembuatan KTA kecelakaan dan kematian, kata Boby saat ditemui wartawan ini usai acara.
Ia katakan, bahwa Kartu kecelakaan dan kematian yang berasuransi ini diharapkan dapat berguna membantu warga masyarakat kedepannya untuk dipergunakan berobat.
Boby berkomitmen maju menjadi caleg untuk memajukan dapil saya yaitu, Depok – Bekasi dan kedepannya dapat berpartisipasi.





