Rumor perselisihan antara Matteo Berrettini dan sesama petenis Italia Lorenzo Musetti semakin kuat setelah Berrettini tampil canggung dalam wawancara lapangan di Vienna Open, Selasa (waktu AEDT). Ketegangan keduanya dikaitkan dengan pengkhianatan yang melibatkan petenis peringkat 26 dunia itu dan mantan kekasih Berrettini.
Berrettini menjadi sorotan usai menang straight set atas Tomas Martin Etcheverry di putaran pertama. Dalam wawancara di lapangan, ia ditanya soal gelar yang baru saja direbut rekannya sesama petenis Italia di Lyon.
Jawaban Canggung di Lapangan
Rumor ketegangan di antara rekan setim Piala Davis ini mencuat setelah Berrettini mengakhiri hubungannya dengan pacarnya, Vanessa Bellini, pada pertengahan tahun ini. Musetti berpisah dengan pasangannya, Veronica Confalonieri, yang memiliki dua anak dengannya, pada pekan yang sama.
Tidak ada satu pun dari keduanya yang berkomentar langsung soal putusnya hubungan masing-masing, dan keduanya juga tidak mengakui rumor kemungkinan perselingkuhan. Namun Berrettini berhenti mengikuti Musetti di Instagram, padahal keduanya sebelumnya dikenal sebagai sahabat dekat.
Dalam wawancara Selasa pagi (AEDT), Berrettini tidak dapat menyembunyikan ketidaknyamanannya ketika ditanya apakah gelar Musetti di Lyon memberinya inspirasi. Ia berhenti sejenak sebelum bertanya, “ah, apakah ini siaran langsung?”
Setelah mengetahui wawancara itu memang disiarkan langsung, Berrettini kembali terdiam untuk mempertimbangkan jawabannya. “Oh oke, tidak apa-apa,” katanya dengan senyum canggung sebelum tertawa.
Ia kemudian menyatakan, “Saya tahu dia telah bekerja sangat keras untuk kembali. Saya kira dia pantas mendapatkannya.”
Berrettini segera mengakhiri wawancara setelah komentar tersebut. Ia menjauh dari pewawancara, kembali ke bangku pemain, lalu meninggalkan arena. Sejumlah penggemar menilai keraguan awal Berrettini justru menguatkan rumor yang beredar.
Tak Masuk Tim Piala Davis Italia
Tak lama setelah wawancara itu, dipastikan Berrettini tidak masuk dalam tim Piala Davis Italia yang akan menghadapi Korea Selatan bulan depan. Musetti termasuk pemain pilihan untuk tim asuhan kapten Filippo Volandri, bersama Flavio Cobolli, Luciano Darderi, Simone Bolelli, dan Andrea Vavassori.
Alasan absennya Berrettini dari tim yang belakangan mendominasi tenis putra itu tidak dijelaskan. Namun peringkat dunianya saat ini, 48, lebih rendah dibandingkan semua pemain tunggal lain yang masuk daftar. Sebagai finalis Wimbledon dan mantan petenis peringkat 6 dunia, Berrettini kesulitan kembali ke performa terbaiknya setelah sejumlah cedera serius mengganggu kariernya.
Petenis peringkat 1 dunia asal Italia, Jannik Sinner, juga tidak masuk tim karena cedera lutut kanan. Berrettini sendiri akan memusatkan perhatian pada laga putaran kedua Vienna Open, dengan lawannya belum ditentukan.