Sebanyak 100 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto resmi diserahkan kepada para pengayuh becak tradisional di Kota Cimahi. Penyerahan secara simbolis dilakukan Wali Kota Cimahi Ngatiyana di halaman Cimahi Techno Park, Selasa (20/10/2026).
Harapan baru bagi pengayuh becak
Armada baru yang ramah lingkungan itu disambut para penarik becak sebagai angin segar di tengah lesunya minat penumpang terhadap transportasi tradisional. Kebahagiaan itu salah satunya dirasakan Kasdi, penarik becak berusia 76 tahun yang di usia senjanya masih harus berjuang menghidupi cucunya.
“Alhamdulillah, dikasih gratis dari Pak Presiden. Semoga sekarang becak ada lagi peminatnya,” ujar Kasdi kepada Radar Indonesia Online.
Kasdi mengenang bagaimana moda transportasi kayuh ini dulu kerap ditertibkan karena dianggap memicu kemacetan. Dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat, ia optimistis beban operasionalnya berkurang dan pendapatan hariannya bisa meningkat.
Dilarang melintasi jalan protokol
Ngatiyana, yang sempat menjajal langsung becak modern tersebut, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo. Pemerintah Kota Cimahi, ujarnya, berkomitmen penuh mengawal pemanfaatan bantuan ini demi mendongkrak ekonomi warga.
Meski begitu, regulasi ketat tetap diberlakukan. Ngatiyana menegaskan becak listrik hanya boleh beroperasi di sudut-sudut kota dan dilarang keras melintasi jalan protokol demi menjaga kelancaran lalu lintas.
“Kami siap membantu para penarik becak untuk meningkatkan ekonominya. Kami akan tempatkan di sudut kota tapi tidak sampai masuk di jalan protokol,” tegas Ngatiyana.
Agar operasional berjalan aman, seluruh penerima bantuan telah menjalani pelatihan intensif selama satu pekan penuh. Pemerintah berharap masa transisi teknologi ini membuat para pengemudi terbiasa saat mulai mengaspal di jalur yang ditentukan.