Desa Nanga Kayan Kembali Salurkan BLT DD Tahun Anggaran 2022

METRO, KALBAR – Kepala Desa Nanga Kayan, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Hamdan kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun anggaran 2022 kepada 124 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa, Jumat (5/8) pagi.

Pembagian BLT DD juga dihadiri Ketua dan Anggota BPD Desa Nanga Kayan, Babinsa, Bhabinkamtibmas  keluarga penerima manfaat BLT DD.

Hamdan mengatakan bahwa pembagian BLT DD kembali dilakukan sesuai tahapan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA: Kodim 0608 Cianjur Bangun Tembok Penahan Tanah

IMG 20220805 WA0029
Foto: Ketua BPD Desa Nanga Kayan, Najarudin turut menyerahkan BLT DD

“BLT DD ini dibagikan dari Juli sampai September 2022, sebelumnya telah disalurkan dari Januari hingga Juni 2022 masing-masing KPM mendapatkan Rp.300.000 perbulan sehingga totalnya Rp900.000 untuk tiga bulan” jelasnya.

Hamdan juga meminta kepada KPM BLT DD agar memanfaatkan uang tersebut sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Ditambahkan Hamdan, selain kegiatan pembagian BLT DD kepada KPM, kegiatan juga dibarengi dengan pembagian masker dan handsanitiser kepada warga desa untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: Pengurus KONI Melawi Periode 2022-2026 Resmi Dilantik

IMG 20220805 WA00251
Foto: KPM BLT DD desa Nanga Kayan

“Selain pembagian BLT DD, pemerintah Desa juga membagikan masker dan handsanitiser kepada warga dalam penanggulangan Covid-19. Saya minta kepada agar terap menjaga pola hidup sehat” ujar Hamdan.

Ditempat yang sama, Ketua RT 02 Dusun Kayan Meninjau, Zainal menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Nanga Kayan yang telah menyalurkan BLT DD.

“BLT sangat bermanfaat bagi masyarakat saya untuk memenuhi ekonomi, terutama bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu” ujar Zainal.

BACA JUGA: Berencana Gratiskan Biaya Sertifikasi

Screenshot 20220807 120057 e1659849072945
Foto: Zainal, Ketua RT 02 Dusun Kayan Meninjau

Zainal juga berharap kepada Pemerintah desa Nang Kayan untuk kedepannya agar lebih baik dan maju.

“Saya sangat berharap ke depan Pemerintah Desa Nanga Kayan lebih baik lagi dan maju” harap Zainal.

 

 

Penulis: Ade Shalahudin

Kak Seto Goes To Campus Cari Penerus

 

  • Kak Seto Goes To Campus Cari Penerus, Momentum Regenerasi…!

Jakarta, metroindonesia.id – Sahabat Anak Indonesia menggandeng Koalisi Anak Madani Indonesia (KAMI) memulai inisiasi regenerasi bagi kaum muda di kalangan kampus agar pada saatnya dapat menggantikan peran Kak Seto sebagai pencinta dan pelindung anak Indonesia.

“Indonesia 5 tahun mendatang sampai berusia 100tahun harus punya relawan muda atau penggiat anak dari disiplin ilmu psikologi atau komunikasi agar dalam penanganan kasus tidak salah kaprah,” tegas Kak Hoky sebagai Sekjen Koalisi Anak Madani dan juga pengagas SAI-Sahabat Anak Indonesia, Kamis (4/8) di Kampus UPI YAI FPsi Salemba.

Kak Seto

Segendang sepenarian, Dr. I Nyoman Suma selaku Dekan FPsi UPI YAI bersama Wadekan 1 Dr.Kuncono Teguh Nyunanto dan Kak Sondang.

Mereka begitu antusias bersama Kak Tio KaBEM FPsi UPI YAI nyanyi bersama Macet Lagi Kak Seto.

Tampak hadir hampir 200an peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa semester 5, 6, 8 dan juga pasca, mereka menikmati dua sesi kehadiran Kak Seto di lingkungan Kampus.

 

Sesi awal bertajuk dari Gubeng ke Gambir sampai sesi berikutnya dihujani banyak pertanyaan dari yang gabut, santai dan serius.

Kak Seto

“Cari penerus di bidang perlindungan anak adalah aksi regenerasi yang saya bersama SAI dan sahabat Koalisi Anak Madani Indonesia akan galakkan bersama 5 Top Kampus di DKI sampai puluhan lainnya di 71 tahun usia saya menginspirasi,” ucap Kak Seto dari Guru Kecil sudah jadi Guru Besar dari Universitas Gunadarma.

Kak Seto selalu mengingatkan butuh 1 kampung ataupun sebanyak-banyaknya sebagai penjaga anak Indonesia.

“Saya berterima kasih dengan kegiatan Goes To Campus silahkan sahabat fakultas Psikologi UPI YAI magang atau praktek lapangan di LPAI yang saya pimpin dan masih banyak lagi organisasi perlindungan anak lainnya. Bukankah lebih tepat dan efektif apabila yang memberikan trauma healing atau assesment itu anak psikologi, bukan?….,” paparnya lugas sembari bernyanyi dengan nada dasar yang sangat familiar.

Kak Seto

Semua antusias sampai-sampai Riri, Najmi, atau Aurelia masih lanjut diskusi dengan Kak Seto walau acara sudah usai.

Menginspirasi dan beri pembekalan seperti ini menjadi event yang menarik dan dinanti-nanti.

Sampai jumpa di kampus berikutnya….!**[] Red

GERHANA PRO Beri Apresiasi Kepulangan 52 WNI korban TPPO

  • GERHANA PRO Beri Apresiasi Kepada Polri, BP2MI dan Kemenlu Dalam Proses Pemulangan WNI Dari Kamboja
Jakarta, Baru-baru ini heboh karena sempat viral tentang puluhan warga negara Indonesia yang disekap di negara Kamboja, Gerhana Pro sambut kedatangan WNI.

Keberadaan WNI yang berada di Kamboja, atas adanya informasi dan iming-iming kerja melalui iklan di media sosial, sehingga para WNI yang tergiur ingin bekerja di Kamboja dengan gaji besar sesampainya disana merasa terjebak.

Gerhana

Hal tersebut disikapi oleh Jonson P Simalango, SH, Ketua Umum Lembaga Gerakan Hati Anak Profesional (GERHANA PRO) saat ditemui awak media di Bandara Soekarno Hatta pada 05/08/22 saat penyambutan beberapa WNI yang pulang ke tanah air.

“Pemerintah Sudah Bekerja Maksimal Dalam Membantu Pemulangan WNI Di Kamboja”

Gerhana

“kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah khususnya, Polri, BP2MI dan Kemenlu yang sudah berupaya maksimal mulai dari evakuasi hingga proses pemulangan saudara-saudara kita yang disekap di Negara Kamboja” ucap Jonson

Tambahnya “ketiga instansi tersebut sejak 18/07 benar-benar bekerja senyap tanpa viral, karena tugas mereka, bukan pencitraan, saya menyesalkan adanya pihak yang terlalu membuat berita heboh sehingga berpotensi membahayakan para WNI yang di Kamboja”

“saya harap kedepannya kalau ada pihak yang ingin membantu para saudara kita di Kamboja, jangan ada yang jualan pencitraanlah kalau mau bantu WNI di Kamboja, dan tidak perlu intervensi pihak Kemenlu, karena pemerintah bekerja prosedural” ucap Ketum GERHANA PRO

Bahwa Jonson P Simalango juga mengucapkan terimakasi kepada teman-teman lembaga Sahabat Puan Indonesia (SOPANESIA) dan LSM GARDA P3ER dalam membantu pelaporan dan ikut memantau pemulangan saudara kita WNI yang di Kamboja.

Jonson menunjukkan bukti laporan pengaduan ke Polri nomor:011/LI/DPN-GP/VII/2022 tanggal 15/07/22, dan surat ke BP2MI nomor:012/LI/DPN-GP/VII/2022 tanggal 15/07/22, juga surat ke Kemenlu nomor: 013/LI/DPN-GP/VII/2022 tanggal 15/07/22 dalam laporan tersebut ada 52 WNI korban TPPO dan Perbudakan.

Pada kesempatan yang sama saat ditemui awak media di Bandara Soekarno Hata Sekjen SOPANESIA Butet Tiur mengatakan “ini PR kami kedepan, karena masih ada ratusan WNI yang disekap di Kamboja mengadu ke kami minta dipulangkan”

“kami sudah berencana membuat pengajuan RDP di Senayan agar Pemerintah lebih serius lagi dalam menyelamatkan WNI yang di Kamboja karena mereka juga pemilik Negara ini, penanganannya juga harus ada pencegahan agar hal serupa tidak terulang lagi” tegas Tiur [] Fudan.

Polsek Cilincing Ringkus 1 Warga Nigeria

Jakarta, – Pihak Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara mengamankan warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria yang kost dirumah kontrakan di Kelurahan Semper Barat Kecamatan Cilincing, pada hari Kamis, (4/7/2022).

Kanit Intelkam Polsek Cilincing Iptu Beni Simbolon SH, bersama tim yang mendapat informasi dari masyarakat melakukan penelusuran terkait surat WNA asal Nigeria yang berinisial OSW dengan Korp UNHCR, mengatakan kepada metro Indonesia.Id di lokasi (4/7), bahwa hasil dari pemeriksaan dokumen surat tersebut sudah tidak berlaku dan tidak terdaftar di UNHCR.

Iptu Beni Simbolon menjelaskan, bahwa OSW diamankan dari tempat kost Jalan Blimbing Terusan No.10 Kelurahan Semper Barat Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, bersama seorang wanita berinisial RN WNI asal Indramayu yang diakui sebagai istrinya.

polsek cilincing

 

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan yang akurat dan kami pihak polri bekerja sama dengan pihak imigrasi dan juga pihak koordinator UNHCR, yang sudah jelas WNA asal Nigeria tersebut menunjukkan surat UNHCR dan tertulis berlaku sampai 17 Januari 2023 (dipastikan palsu oleh UNHCR),” Katanya Beni.(zul)

Pondok Pesantren Mathlaul Huda

Bogor, Jawa Barat – Pondok Pesantren Mathlaul Huda pimpinan H.H.Ayi Anwarudin memberikan pedalaman materi bekebangsaan dan bernegara.

Peran serta pondok pesantren dalam dunia pendidikan keagamaan, serta mencerdaskan anak bangsa yang berbudi pekerti luhur dengan syariat agama menjadi tujuan utama berdirinya pondok pesantren.

Lokasi yang beralamat di Sawah Bera RT 02 RW 04 Kelurahaan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor bernuansa alam pedesaan yang sejuk memberikan ketenangan jiwa dalam melaksanakan aktivitas.

Pondok Pesantren

Kepada metroindonesia.id, ,H.H.Ayi Anwarudin menyampaikan “berdirinya pesantren tidak luput dari peran serta Kyai H.Agus Salim dan Kh.Mansyur melahirkan Santriawan/santriawati yang berakhlak Soleh dan Soleha Ahlakul karimah” jelasnya.

Lebih lanjut H.H.Ayi Anwarudin juga menyampaikan harapan “agar kelak Santriawan/santriawati menjadi tokoh atau pejabat di masyarakat yang berperan dalam pembangunan, dan menjauhkan perbuatan keji dan mungkar” ujarnya.

Dari pantauan awak media, tampak sopan santun dan keramahan Santriawan/santriawati ketika menyambut tamu, dengan tampilan yang muslimah.[] Lukas Diana.

SMK Bhakti Nusa Sambut Staf Khusus Kepresidenan

Bogor, Jawa Barat – SMK Bhakti Nusa menerima kunjungan kerja Kepala Kantor Staf Khusus Kepresidenan R.I.Jendral Purnawirawan TNI – AD Dr.H.Moeldoko.S.IP di Sukamantri Tamansari Kabupaten Bogor.Jawa Barat.

Dalam kunjungan kerja, Moeldoko bersama sama pengurus yayasan Bhakti Nusa melakukan upacara penyerahan ijasah kepada peserta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bhakti Nusa.

SMK Bhakti Nusa

Kepala Kepala Kantor Staf Khusus Kepresidenan di dampingi ketua yayasan Bhakti Nusa Agung Udiyanto membagikan ijasah secara simbolis kepada 5 (lima) orang peserta didik yang telah selesai menjalankan pendidikan dari 81 orang peserta.

Dalam pidatonya, Moeldoko menyampaikan “Pentingnya pendidikan bagi masyarakat Indonesia untuk terus berkarya, bekerja mewujudkan cita cita, dan tidak perlu berkecil hati, ijasah kesetaraan sama nilainya dengan ijasah pendidikan formal lainnya, dan dapat dipergunakan untuk ke jenjang universitas bagi yang ingin melanjutkan” terangnya.

SMK Bhakti Nusa

Tampak hadir beberapa utusan dari kantor kecamatan Tamansari, dinas pendidikan kabupaten Bogor dan para petani untuk menerima arahan dan paparan dari Mantan Panglima Angkatan Bersenjata RI, Moeldoko.

Kepada metroindonesia.id, ketua yayasan Agung Udiyanto penyelenggara SMK Bhakti Nusa menyampaikan “Kami pengurus yayasan dan tenaga pendidik  Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Bhakti Nusa bangga telah mendapat kepercayaan dari Staf khusus kepresidenan sebagai penyelenggara pendidikan khususnya bagi warga kabupaten Bogor,” ujarnya.

SMK Bhakti Nusa

Dari pantauan media di SMK Bhakti Nusa, tampak antusias warga untuk berjabat tangan dengan staf khusus kepresidenan, dengan harapan ada perhatian dan pembangunan dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana penunjang lainnya.[] Lukas Diana.

Domisili CV Haskar Persada di Ragukan

Bogor, Jawa Barat – Peningkatan jalan Cihideung kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor yang dikerjakan oleh CV Haskar Persada tampak sudah mengalami retak retak di ragukan domisili perusahaan.

Dari penelusuran domisili CV Haskar Persada beralamat di  Jl. Raya Nambo No. 18 Kel. Nambo Kec. Klapanunggal kabupaten Kab. Bogor tampak bangunan rumah tinggal dan tidak tampak aktifitas layaknya kantor perusahaan kontraktor.

Hasil pengerjaan jalan menjadi perhatian publik dengan anggaran Rp.1,972.950.800.00-,. belum memberikan jaminan mutu bagi masyarakat yang membiayai kegiatan melalui pembayaran pajak.

Domisili

Mengingat, pelaksanaan pekerjaan yang belum berakhir namun sudah mengalami kerusakan sebelum dipergunakan oleh masyarakat, menjadi tanda tanya di antaranya:

1. Tim media tidak menemui adanya petugas dari konsultan pengawas PT Bina Index Consultan di lokasi pengerjaan.

2. Tim media tidak menemui tenaga ahli dari CV Haskar Persada yang sudah bersertifikasi.

3. Tim media dan publik tidak mendapat informasi mutu beton yang di gunakan, apakah K250 atau K 350, sesuai spek dalam perjanjian kontrak.

4. Tim media tidak menemui staf pegawai CV. Haskar Persada di lokasi pengerjaan, melainkan hanya mandor dan tukang.

5. Dugaan sementara dari warga, betonisasi diduga sudah mengalami Basi ( melebihi 3 jam perjalanan dari Batching plant ke area pekerjaan)

Domisili

Proyek dengan nomor SPMK  620/A.046.08.0239/ Ting -JLN.PPJJ.2/SPMK/DPUPR/09 Juni 2022. dengan masa pelaksanaan 150 hari kelender.

Dari domisili perusahaan yang diragukan kebenarannya warga berharap Asisten dua bidang ekonomi dan pembangunan bersama Kepala Dinas PUPR dan pembangunan turun ke lokasi pekerjaan, mengingat banyak kejanggalan yang diduga tidak dilakukan verifikasi dokumen pada penyertaan seleksi lelang.[] Red

 

Penanganan PMK: Polres Melawi Laksanakan Vaksinasi Di 4 Desa

METRO, KALBAR – Guna percepatan penanganan dan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Satgas PMK Kabupaten Melawi dan Satgas Ops Aman Nusa II Penanganan PMK Polres Melawi melakukan vaksinasi hewan ternak sapi milik warga di 4 desa yang berada di wilayah Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Selasa (2/8).

Kapolres Melawi AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, S.I.K. melalui Kompol Aang Permana, S.IP., SH., M.A.P., selaku Karendal Ops Aman Nusa II mengatakan vaksinasi dilaksanakan dalam upaya mencegah penyebaran PMK di Kabupaten Melawi.

“Hari ini vaksinasi PMK dilaksanakan di 4 Desa yaitu di Desa Baru, Desa Sidomulyo, Desa Tanjung Sari dan Desa Tanjung Tengang,” ujar Kompol Aang.

BACA JUGA: Peringati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah, Polsek Sayan Gelar Bakti Sosial Religi

IMG 20220803 163853
Foto: Kepala Desa Baru: Eet Roskayudi Aroy sampaikan apreasiasi dan ucapan terima kasih kepada Satgas Aman Nusa II dalam penanganan PMK

4 tim vaksinasi serentak melakukan penyuntikan dimulai pukul 09.00 WIB. terhadap sapi yang telah divaksin diberi tag penanda telah divaksin oleh Satgas PMK.

“Vaksin yang digunakan merk Aftovor dengan target sebanyak 200 hewan ternak milik warga” jelasnya.

Kompol Aang menambahkan, sebelum dilakukan penyuntikan PMK, tim satgas PMK, Bhabinkamtibmas dan pihak desa sudah mensosialisasikan serta mendata hewan ternak milik warga.

BACA JUGA: Polres Sintang Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan 2 Minimarket

IMG 20220802 WA0015
Foto : Petugas penanganan PMK saat memberikan vaksin kepada seekor sapi

“Kepada masyarakat yang memiliki hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi apabila menemukan ada gejala klinis PMK seperti suhu badan tinggi, mulut dan lidah melepuh, berliur berlebihan, kurang nafsu makan, kaki-kaki melepuh serta susah berdiri agar segera melaporkan kepada pihak desa maupun Bhabinkamtibmas guna penanganan lebih lanjut oleh satgas PMK,” tuntas Kompol Aang.

Terpisah, Kepala Desa Baru Eet Roskayudi Aroy menyampaikan apresiasi terhadap langkah Polres Melawi dan Dinas Pertanian dalam mengatasi pencegahan penyebaran PMK di desa Baru.

“Saya mewakili masyarakat Desa mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Melawi dan Dinas Pertanian dalam upaya pencegahan PMK khususnya di desa Baru” ucap Kades Eet sapaan akrabnya.

BACA JUGA: Kapolres Ketapang Pimpin Langsung Apel Gabungan

IMG 20220802 WA0018
Foto: Pemberian vaksin kepada hewan ternak

Kades Eet juga mengimbau kepada warganya yang memiliki ternak sapi ataupun babi agar memperhatikan kebersihan kandang ternaknya.

“Dengan merebaknya PMK, saya imbau kepada warga yang memiliki ternak agar memperhatikan kebersihan kandang ternaknya. Jika menemukan gejala PMK pada hewan ternaknya agar menghubungi dinas terkait agar dapat segera ditangani” tutupnya.

 

 

Redaksi

Penetapan Tersangka Dana BTT 2017

Adakah yang salah Penetapan tenaga honor terkena UU Tipikor…….???

Oleh : A. Rachman

Jakarta, metro Indonesia.id – Penetapan dua orang tersangka pada penggunaan dana Bantuan Tidak Terduga 2017 oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, beberapa responden meminta redaksi metro Indonesia untuk memberikan pandangan dari sudut pandang sosial control.

Penetapan

Dikutip dari :

*Miris! Sekertaris Disdagin Kabupaten Bogor Diduga Makan Uang Bantuan Bencana, Totalnya 1,7 Miliar https://bogoronline.com/2022/07/miris-sekertaris-disdagin-kabupaten-bogor-diduga-makan-uang-bantuan-bencana-totalnya-17-miliar/

Pada alenia pertama :

Cibinong – Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menyatakan penetapan Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Sumardi dan pegawai honor pada pemerintahan Kabupaten Bogor sebagai tersangka penggelapan uang bantuan kebencanaan sebesar Rp1,7 Miliar.

Penetapan
Lokasi : Kantor BPK perwakilan Jawa Barat

Tanggapan :

Apakah kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor sudah mengacu kepada Peraturan Menteri keuangan RI Nomor: 105/PMK.05/2013 tentang Mekanisme Pelaksanan Anggaran Penanggulangan Bencana pada saat penetapan dua orang tersangka ..???

Dan mengapa tidak dilakukan penahanan seperti yang di lakukan KPK kepada Bupati Bogor Ade Yasin..!!

Lebih lanjut dalam hati bertanya sejauh apa kompetensi penyidik yang ada di Kejaksaan, serta sejauh mana mental mereka tidak tergoda oleh uang.

Dimana di dalam birokrasi BPBD ada peran Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Penanda Tangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) dalam hal ini PA/KPA atau siapa saja yang dianggap berkompeten.

Lebih lanjut, peraturan menteri juga menjelaskan KPA Dalam pelaksanaan Anggaran Penanggulangan Bencana, memiliki tugas dan wewenang, menyusun DIPA; menetapkan PPK dan PPSPM.

Penetapan

Yang menjadi pertanyaan publik apa peran Sumardi pada penggunaan anggaran BTT ? Apakah benar dia selaku Kuasa Pengguna Anggaran…? Bagaimana dengan PA, apakah sudah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik kejaksaan.

Why Kajari Kab. Bogor tidak menjelaskan 1.7 milyar diperuntukkan untuk apa dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Who saja yang menerima, menyimpan atau menggunakan dana BTT 1.7 Milyar, apakah benar dugaan warga adanya penerima bantuan bencana fiktif…???

What dasar hukum BPKAD Kabupaten Bogor mengeluarkan SP2D senilai 14 miliar dimana informasi yang di terima redaksi Bupati Bogor belum menyatakan tanggap darurat dengan keputusan dan dipublikasikan secara umum.

Bagaimana tersangka SS, yang ditulis dalam pemberitaan sebagai tenaga honorer “jika seseorang tidak memiliki jabatan apapun yang bisa menentukan kebijakan atau anggaran maka pasal 2 dan pasal  3UU Tindak Pidana Korupsi tidak bisa dikenakan

Penetapan
Dok : Demo 20/12/2021

Jadi publik harus mengetahui, apakah ada korporasi, penyalahgunaan wewenang atau ada indikasi lain dibalik pemberitaan, mengingat untuk menetapkan tersangka, Kajari Kab. Bogor telah menghabiskan waktu selama 5 tahun. [] Red.

Sidang Perkara No,259/pdt.G/ 2021/PN.Dpk

Depok, Jawa Barat – PN Depok kembali gelar sidang perkara sengketa lahan garapan eks RRI yang sedang dibangun Kampus Universitas Islam Indonesia Internasional (UIII).

Diatas lahan seluas 121 hektar berlokasi di Kelurahan Cisalak, Cimanggis – Kecamatan Sukmajaya milik ahli waris Ibrahim bin Jungkir

Pada sidang 3 saksi yang sebelumnya mendengarkan 2 saksi yakni Safei dan Sohib dengan seorang saksi atas nama Asnah (56) isteri alm, Abdul Rosyid yang saat itu mantan juru tulis Desa Curug, Bojong – Bojong Malaka. Sidang kesaksian lanjutan berlangsung di ruang Teratai 2, Selasa (2/8/2022).

Sidang

Acara sidang dipimpin oleh ketua majelis hakim Divo Ardianto, SH, MH didampingi anggota hakim, Nugraha Medika, SH.MH dan Fauzi SH.MH dengan panitera Idam.

Majelis hakim mempertanyakan soal status lahan ahli waris Ibrahim bin Jungkir kepada Asnah (56) isteri alm, Abdul Rosyid.

Sepengetahuannya Asnah selaku isteri alm, Abdul Rosyid, menyampai bahwa dahulu suami saya saat itu mantan juru tulis Desa Curug, katanya saat di wawancarai wartawan, usai sidang.

Sidang

Menurut cerita suami saya ( alm, Abdul Rosyid) lahan ini benar perkampungan adat, bukan kebun karet, dulu memang kampung penduduk yang di sebut Bojong – Malaka

Masalah surat surat tanah saya tidak tahu siapa nama- nama pemiliknya, yang saya tahu hanya itu saja kedalamnya saja saya tidak membacanya begitupun surat tersebut hilangnya entah ke mana, saya pun tidak tahu, terang Asnah.

Yoyo Efendi Sekretaris LSM KRAMAT yang juga selaku kuasa lahan dari ahli waris Ibrahim bin Jungkir di menjelaskan, Korelasi saksi dari ibu asnah dengan kasus ini adalah, pertama, dalam pembuktian sidang pembuktian kita mengajukan surat bukti yang di katakan oleh pengacara tadi dalam persidangan kode E 17 berupa surat pernyataan tertulis di hadapan di notaris yang memiliki kekuatan hukum sebagai bukti otentik siapa yang membuat yaitu Abdul Rosyid dulunya juru tulis Desa Curug, ungkapnya.

Sidang

Untuk membuktikan benar atau tidak, tandas Yoyo, bahwa alm, Abdul Rosyid itu kita pernah meminta surat keterangan dari lurah Curug sekarang, karena

jangan sampai surat yang kita ajukan kepada hakim itu ternyata bukan juru tulis desa.

Sampai sidang pembuktian surat yang kita minta kepada kelurahan curug itu pernah tidak di berikan, sampai kita pernah lapor ke Bereskrim mengenai undang undang keterbukaan publik alm, Abdul Rosyid, karena hal ini harus ada bukti yang menunjukkan alm, Abdul Rosyid itu benar juru tulis karena tidak ada surat dari lurah siapa yang terdekat yang mengetahui, paling tidak stafnya desa minta sama lurah aja susahnya apalagi sama staf desa, imbuh Yoyo.

” Istri mantan juru tulis pernah melihat buku tua yang sudah lapuk buku yang lapuk itu ternyata leter C dan tertulis nama Ibrahim bin jungkit dan kawan-kawan

Leter C itu yang punya orang – orang Bojong – Malaka berarti itu fakta dong yang tidak bisa di bantah, tegasnya.

Hari ini kami sudah memberikan yang kami punya sudah sempurna dengan keterangan sidang pertama dengan dua saksi yaitu bpk, Syafei dan Sohib, sidang keterangan saksi sekarang menguatkan bahwa Abdul Rosyid itu benar juru tulis di mana dalam pernyataan itu tanah milik warga orang Bojong Malaka itu memang memiliki ada surat leter C nya,

Diakui Yoyo bahwa dulu pernah ada pengusiran itu saksi hidup adalah alm, Abdul Rosyid,

sehingga kami para advokat, kuasa dari ahli waris semua merasa dengan bukti surat dan keterangan ini adalah fakta otentik yang tidak mungkin majelis hakim keluar dari fakta.

” Keterangan saksi ini fakta persidangan bukan rekayasa, sehingga kami menyakini bahwa pengadilan negeri Depok akan bertindak objektif dalam perkara ini, dan kami di nyatakan sebagai pemilik tanah tersebut, pungkas, Yoyo.

Dalam keterangan singkat kuasa hukum ahli waris Ibrahim bin Jungkir Agus Wijaya, SH bersama Vikri Wijaya selaku Kuasa hukum ahli waris Ibrahim sidang perkara No,259/pdt.G/ 2021/PN.Dpk

dilanjutkan sidang ke tiga pada Kamis (18/8/2022) dengan saksi – saksi dari pihak tergugat RRI. (Yuni)

Berani Tampil Beda