Sabtu, Maret 25, 2023

Status Tersangka ” NS ” Terkesan Dipaksakan Kajari Deli Serdang Wajib Jelaskan Berapa Kerugian Negara ke Publik

75 / 100
  • NS melalui kuasa hukum Merdeka siap lakukan upaya hukum praperadilan.
Deli Serdang, metroindonesia.id – Kejaksaan Negeri Deli Serdang keluarkan surat pemanggilan dengan status tersangka melalui surat nomor:R-31/L.2.14.4/Fd.1/I/2023 dinilai Janggal oleh kuasa hukum Merdeka.

Hal tersebut disampaikan berdasarkan surat permohonan ke II penangguhan pemeriksaan sebagai tersangka atas pemilik PT. Al Ichwan Garment Factory berinisial NS.

Tuduhan atas ditetapkannya status NS sebagai tersangka diterangkan dalam surat pemanggilan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terhadap penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Status

Berdasarkan kode etik jurnalistik pasal 3, “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah”

Dari hasil uji informasi dan portofolio yang diterima redaksi metroindonesia.id menyampaikan.

Status

1. BPHTB  merupakan salah satu jenis pajak pusat yang dikenakan kepada setiap orang pribadi atau badan yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan atau bangunan.

Didalam perkara ini, sdr. Phoenix selaku pembeli telah membayarkan BPHTB senilai Rp 512.000.000.00 pada tanggal 1 Desember 2020.

2. PBB merupakan kewajiban dari pemilik tanah dan bangunan.

Didalam perkara ini  selaku penjual telah melunaskan pembayaran pajak terutang pada PT. Al Ichwan Garment Factory telah membayar PBB terakhir pada 10 Juli 2022 senilai Rp 20.464.640.

 

3. PPh. (Pajak penghasilan) Secara umum, ada dua pajak penjualan tanah yang akan muncul dari sebuah transaksi jual beli tanah, yakni PPh (Pajak Penghasilan) untuk penjual dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pembeli.

Dalam perkara ini status NS selaku penjual telah membayarkan PPh pada 27 Nopember 2020 melalui PT Bank DBS Indonesia senilai Rp 257.500.000.

Dari portofolio yang ada, redaksi tidak menemukan perubahan atas luas tanah dan bangunan pada pembayaran BPHTB maupun PBB

Untuk menjadi pemberitaan yang berimbang sebagaimana diatur dalam kode etik jurnalistik, diharapkan kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang bisa menjelaskan ke publik berapa kerugian negara yang ditersangkakan kepada status NS sebagai perbuatan tindak pidana.

Dan bagaimana cara NS melakukan tindak pidana korupsi, sementara yang bersangkutan bukan pejabat negara, dengan adanya informasi permintaan dana sebesar Rp 630 juta kepada NS, masih dalam penelusuran keterkaitan dengan instansi Dispenda Deli Serdang. [] Red

 

Bupati Nias Utara bersama Kominfo Kabupaten Nias Utara menghadiriPENERAPAN SMART CITY NUSANTARA.

0
Nias Utara, metroindnesia,id-Bertempat Di Kantor PT. Telkom Indonesia Tbk. Jakarta Bupati Nias Utara bersama...
Bencana Alam

Bencana Alam Dan Kerusakan Alam Di Kabupaten Melawi

0
Kerusakan alam dan bencana alam di Kabupaten Melawi merupakan masalah serius yang harus segera diatasi....
Lilik

Jumat Curhat, Lilik Keluhkan Harga Sembako Naik

0
MELAWI-KALBAR, Metroindonesia.id - Lilik, warga Dusun Melaban Cukuh, Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan, Kabupaten Melawi...
Curhat

Jumat Curhat Polsek Sayan Ajak Kolaborasi Pengurus Masjid

0
MELAWI-KALBAR, Metroindonesia.id - Untuk menjaga situasi Kambtibmas selama bulan ramadhan, Polsek Sayan menggelar Jumat Curhat...
Polsek Menukung

Polsek Menukung Berikan Penyuluhan Kamtibmas Dan Karhutla

0
MELAWI-KALBAR, Metroindonesia.id - Polsek Menukung melakukan memberikan penyuluhan tentang Kamtibmas dan bahaya Karhutla di Desa...
Polsek Sokan

Polsek Sokan Bahas Pengamanan Shalat Tarawih Dan Pasar Juadah

0
MELAWI-KALBAR, Metroindonesia.id - Gelaran Jumat Curhat dalam program Nuan Bekesah kembali digelar Polsek Sokan. Kali...

Related Articles

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

- Advertisement -

Latest Articles