Beranda KABAR DESA Tahun Anggaran 2023, Sebanyak 29 KPM Desa Tanjung Lay Terima BLT DD Tahap 1

Tahun Anggaran 2023, Sebanyak 29 KPM Desa Tanjung Lay Terima BLT DD Tahap 1

1
Tahun Anggaran 2023, Sebanyak 29 KPM Desa Tanjung Lay Terima BLT DD Tahap 1
Kepala Desa Tanjung Lay, Radimantono, S.Kom.I.
86 / 100
MELAWI-KALBAR, Metroindonesia.id – Sebanyak 29 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Tanjung Lay, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 1 Tahun Anggaran 2023 dari Pemerintah Desa Tanjung Lay.

Penyaluran BLT DD Tahap 1 (Januari-Maret) dilaksanakan oleh Kepala Desa Tanjung Lay, Radimantono di Kantor Desa Tanjung Lay, Rabu (12/4) pagi.

Radimantono mengatakan bahwa, tahun anggaran 2023 jumlah KPM BLT DD desa jauh berkurang dari tahun sebelumnya.

IMG 20230412 121119 scaled e1681302015359
Penyaluran BLT DD Tahap 1 Tahun Anggaran 2023 Desa Tanjung Lay.

“Kebijakan pemerintah pusat untuk BLT DD tahun ini desa hanya boleh menganggarkan minimal 10 persen dari alokasi Dana Desa. Tahun ini hanya 29 KPM saja,” ungkap Radi sapaan akrabnya.

Radi juga meminta kepada KPM agar memanfaatkan dana bantuan tersebut sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan yang lebih prioritas.

IMG 20230412 121032 scaled e1681302263525
Penyaluran BLT DD Tahap 1 Desa Tanjung Lay.

“Ini merupakan penyaluran BLT DD Tahap 1 dibayarkan dari bulan Januari-Maret. Perbulannya Rp 300.000, jadi 29 KPM masing-masing menerima Rp 900.000 untuk 3 bulan,” jelasnya.

Kinah (65) lansia yang menerima BLT DD mengatakan bahwa, uang tersebut akan ia gunakan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

IMG 20230412 121204 scaled e1681302369462
KPM BLT DD Desa Tanjung Lay.

“Duit tuk nak ku pakai ke meli boras (uang ini akan saya gunakan untuk membeli beras),” ujar lansia yang kini tinggal sendiri tersebut.

Kinah juga mengucapkan terima kasih kepada kepala desa yang telah memberikan bantuan kepada dirinya.

Pembagian BLT DD tahap 1 Desa Tanjung Lay turut disaksikan oleh Babinsa, BPD Desa dan Tenaga Pendamping Profesional Desa.

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.