Driver Lalamove

Driver Lalamove Mengancam Offbid Serentak

77 / 100
Metro, Jakarta – Dampak kenaikan BBM jenis pertalite dari harga semula Rp 7.650 per liter, kini naik menjadi Rp 10.000 per liter membuat ratusan driver lalamove resah.

Rencana akan offbid serentak pada hari Senin, 19 September 2022.

Kenaikan harga yang diikuti kebutuhan pokok lainnya mengancam kehidupan sejumlah Driver Lalamove semakin terpuruk,

Untuk kebutuhan dasar dalam satu keluarga driver yang hanya mengantungkan hidup dari jasa angkut sudah tidak lagi mencukupi.

Hal tersebut disampaikan AR salah seorang Driver Lalamove yang tidak ingin di sebutkan namanya menyempaikan “kebutuhan hidup saat ini untuk per bulan sudah mencapai 6 Juta, di tambah cicilan kendaraan 4.5 juta, biaya BBM sebulan 4.5 juta, belum lain lain bisa mencapai 17 juta sebulan, sementara pendapat rata rata per hari kami 300 ribu per hari, kadang tidak dapat” terangnya.

Driver Lalamove
Korban pungli aparat

Dari informasi yang didapat di media sosial, redaksi metroindonesia.id mendapat informasi akan di adakan offbid serentak di seluruh Jabodetabek.

Dimana para driver menuntut perbaikan tarif , penghapusan beban pajak, dan kebijakan management Lalamove untuk tidak semena mena mesuspend driver tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

Dan diharapkan pemerintah terutama kementerian perhubungan untuk memberi perhatian khusus kepada ratusan, mungkin ribuan dari seluruh driver yang menggantugkan hidupnya di atas ASPAL,[] Red.