Peluang Manchester United mendatangkan Fabian Hurzeler sebagai manajer baru dilaporkan kian mengecil. Pelatih Brighton & Hove Albion itu disebut lebih memilih meneruskan pekerjaannya bersama The Seagulls, di tengah tekanan yang meningkat pada posisi Michael Carrick di Old Trafford.
Posisi Carrick di Bawah Sorotan
Tekanan terhadap Carrick menguat setelah Manchester United kalah 1-4 dari Como 1907 pada laga Liga Champions, Rabu malam. Hasil tersebut menambah sorotan terhadap performa tim dan masa depan sang pelatih.
Catatan musim ini juga menjadi sorotan. Dari 11 pertandingan di semua kompetisi, Manchester United baru mengumpulkan dua kemenangan dan belum menang dalam tujuh laga terakhir.
Hurzeler Nyaman di Brighton
Menurut laporan jurnalis talkSPORT, Alex Crook, Hurzeler tidak tertarik meninggalkan Brighton untuk mengambil alih kursi kepelatihan Manchester United. Informasi itu membuat peluang Setan Merah mendapatkan jasanya semakin terbatas.
Pelatih asal Jerman tersebut dikabarkan merasa nyaman dengan situasi di Brighton. Tim yang ditanganinya kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris, dan kondisi itu menjadi salah satu pertimbangannya untuk bertahan.
Sebelum menangani Brighton, Hurzeler melatih St Pauli. Ia disebut ingin melanjutkan proyek kepelatihannya di Amex Stadium dan tetap berfokus pada tanggung jawabnya bersama The Seagulls.
Dengan demikian, Manchester United perlu menimbang opsi lain bila benar-benar melakukan pergantian manajer. Situasi Carrick yang makin sulit menjadi latar munculnya sejumlah nama sebagai alternatif.
Tiga Nama Alternatif
Selain Hurzeler, Antonio Conte, Julian Nagelsmann, dan Eddie Howe masuk dalam daftar nama yang dikaitkan dengan kemungkinan pergantian pelatih Manchester United. Ketiganya memiliki pengalaman dan latar belakang kepelatihan yang berbeda.
Conte dikenal pernah menangani klub-klub besar di kompetisi tertinggi. Pelatih asal Italia itu memimpin Chelsea dan Tottenham Hotspur di Premier League. Namanya kembali diperhitungkan setelah dikabarkan tertarik menangani Manchester United, dan ia disebut telah meninggalkan Napoli pada akhir musim lalu.
Nagelsmann menawarkan pengalaman dengan pendekatan taktik yang dikenal inovatif. Ia pernah menangani Bayern Munchen dan RB Leipzig, dua klub yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya, serta pernah memimpin timnas Jerman. Latar belakang itu membuatnya dipandang sebagai salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan manajemen Manchester United.
Howe masuk daftar alternatif berkat kiprahnya membangun Newcastle United menjadi tim yang kompetitif. Sebelumnya ia juga mencatat keberhasilan bersama Bournemouth, dan pengalamannya di Premier League menjadi salah satu faktor pendukung pencalonannya. Meski begitu, Manchester United perlu mempertimbangkan kesediaan Howe untuk kembali menangani klub dalam waktu dekat serta memperhatikan status dan situasinya saat ini.
Rangkaian hasil negatif membuat posisi Carrick terus mendapat tekanan, sementara peluang Manchester United merekrut Hurzeler belum menunjukkan perkembangan yang menguntungkan klub. Jika pergantian pelatih benar-benar dilakukan, Conte, Nagelsmann, dan Howe menjadi nama alternatif yang telah masuk dalam radar.