Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melepas 266 anggota kontingen Kota Mojokerto yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Senin (26/10).
Komposisi Kontingen
Kontingen POPDA Kota Mojokerto berjumlah 252 orang, terdiri atas 209 atlet dan 43 pelatih. Selain itu, ada 23 orang yang tergabung untuk cabang olahraga eksibisi POPDA, meliputi 18 atlet, empat pelatih, dan satu ofisial. Adapun kontingen PEPARPEDA berjumlah 14 orang, dengan sembilan atlet dan lima pelatih.
Dalam ajang tersebut, Kota Mojokerto mengikuti 23 cabang olahraga POPDA, tiga cabang olahraga eksibisi POPDA, serta empat cabang olahraga PEPARPEDA.
Bagian dari Pembangunan Generasi Muda
Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa keikutsertaan dalam POPDA dan PEPARPEDA merupakan upaya membangun generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, berkarakter, dan berprestasi, bukan sekadar mengikuti kompetisi olahraga.
“Ini bagian dari ikhtiar kita membangun generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, berkarakter, dan berprestasi,” tutur Ning Ita.
Menurutnya, hal itu sejalan dengan cita pertama dalam Panca Cita Kota Mojokerto 2025–2029, yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Ning Ita juga menekankan pentingnya PEPARPEDA sebagai ruang bagi atlet pelajar disabilitas untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui kompetisi yang setara.
Ia berpesan agar para atlet menyadari bahwa mereka membawa nama Kota Mojokerto. “Para atlet yang diberangkatkan sejatinya membawa nama Kota Mojokerto di pundak kalian. Kalian semua adalah harapan bagi Kota Mojokerto untuk menjadi atlet-atlet berprestasi yang membanggakan nama harum kota tercinta,” ujarnya.
Dukungan Pembinaan Berkelanjutan
Ning Ita menyatakan POPDA dan PEPARPEDA menjadi kesempatan bagi atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan. Pemkot Mojokerto melalui Disporapar, katanya, terus mendukung pembinaan olahraga pelajar secara berkelanjutan, mulai dari penjaringan bakat, pelatihan, peningkatan kualitas pelatih, kompetisi berjenjang, hingga evaluasi prestasi.
Keikutsertaan di kompetisi tingkat provinsi juga disebut sebagai sarana mengukur hasil pembinaan dan mengidentifikasi potensi atlet untuk dikembangkan ke tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan itu, Ning Ita menyampaikan apresiasi kepada para atlet yang terpilih mewakili Kota Mojokerto, para pelatih, Disporapar, pengurus cabang olahraga, pihak sekolah, orang tua, serta semua pihak yang mendukung persiapan kontingen. Ia meminta seluruh atlet menjaga sportivitas, mematuhi aturan pertandingan, dan menjunjung tinggi nama baik daerah.
“Kesempatan mengenakan atribut dan membawa nama Kota Mojokerto adalah sebuah kehormatan sekaligus amanah. Jagalah nama Kota Mojokerto, tunjukkan kemampuan terbaik, kedisiplinan, dan sportivitas. Selamat bertanding, semoga kembali ke Kota Mojokerto sebagai sang juara,” pungkasnya.
Pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur M. Hadi Wawan Guntoro, Ketua Umum KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo, serta Ketua NPCI Kota Mojokerto Pity Kifarudin.