Beranda EKONOMI Dorong Jumlah Pekerja Sales di Indonesia

Dorong Jumlah Pekerja Sales di Indonesia

0
Dorong Jumlah Pekerja Sales di Indonesia
73 / 100
Unit Bisnis Baru MarkPlus Asah Kecakapan Gen Z di Bidang Sales
  • Tantangan Pengangguran dan Kesenjangan Kualifikasi
Indonesia memiliki tingkat pengangguran tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggara lainnya. Tantangan utama Gen Z dan talenta muda dalam mencari pekerjaan berupa kesenjangan kualifikasi dalam hard skill, soft skill, serta akses ke pelatihan dan sertifikasi yang memadai, terutama di bidang sales.
  • Sales sebagai Pintu Gerbang Karier Masa Depan

Bidang sales menjadi peluang karier yang menjanjikan, dengan posisi seperti Business development termasuk dalam 20 pekerjaan paling dibutuhkan di masa depan. Namun,e persepsi negatif terhadap profesi sales masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.

Sales

  • Peluncuran MarkPlus Sales Academy

MarkPlus, Institute resmi meluncurkan MarkPlus Sales Academy untuk menjembatani kesenjangan kualifikasi dengan memberikan pelatihan praktis dan pengembangan keterampilan teknis. Peluncuran ini ditandai dengan webinar “Busdev for the Champions”y yang menghadirkan narasumber profesional di bidang sales.

Jakarta, 7 Januari 2025 – Laporan International Monetary Fund (IMF) mengungkapkann Indonesia memiliki tingkat pengangguran tertinggi di antara negara-negara Asia Tenggaraa Linnya.

Dalam laporan World Economic Outlook yang terbit pada April 2024, tingkat pengangguran (unemployment rate) didefinisikan sebagai persentase penduduk usia produktif 15-16 tahun yang sedang mencari pekerjaan, tidak termasuk mahasiswa dan ibuu rumah tangga.

Sales

Di tengah tantangan mencari pekerjaan yang semakin kompetitif, bidang sales menjadi salah satu peluang karier yang menjanjikan bagi Gen Z dan profesional muda.

Meski demikian, pekerjaan di bidang sales kerap dipandang sebelah mata. Padahal

faktanya, setiap perusahaan membutuhkan divisi sales untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Selain itu, divisi sales juga memiliki jenjang karier yang berkembang.

Lapangan pekerjaan di bidang sales juga menawarkan banyak peluang karier yang tersedia di berbagai portal pekerjaan. Namun tantangan utama terletak pada kesenjangan kualifikasi talenta muda dengan kebutuhan industri di bidang hard skill, soft skill, serta kurangnya pengalaman praktis. Selain itu, terbatasnya akses bagi talenta muda untuk mengikuti pelatihan dan sertifikasi yang memadai turut menjadi kendala. Situasi ini menjadi tantangana bagi Gen Z dan profesional muda untuk dapat bersaing dengan profesional berpengalaman.

Screenshot 20250108 204020

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, MarkPlus, Inc. resmi meluncurkan unit bisnis
barunya, MarkPlus Sales Academy. Program ini dirancang untuk membantu generasi
muda dan profesional muda mengasah keterampilan mereka di bidang sales. Berbekal
pengalaman selama 34 tahun di dunia marketing, MarkPlus Sales Academy tidak hanya memberikan teori tetapi juga pengembangan keterampilan teknis yang relevan untuk mendukung daya saing talenta muda di bidang sales.

FOR IMMEDIATE RELEASE
“Sales merupakan duta ambasador perusahaan. MarkPlus Sales Academy pun hadir dengan memberikan pelatihan yang berisi selling best practice yang dikombinasikan dengan framework dan pengalaman dari para profesional sales dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di lapangan,” ucap Marthani, COO MarkPlus Institute dalam sebuah webinar bertajuk Busdev For The Champions, Selasa (7/1/2025).

Webinar “Busdev For The Champions” ini sekaligus menandakan peluncuran dari
MarkPlus Sales Academy. Webinar ini menghadirkan tiga pembicara berpengalaman dibidang sales, di antaranya Marthani, COO MarkPlus Institute; Putri Roszalina Zizi Dewata,
Branch Head MarkPlus, Inc.; dan Andrew Wisnuardhana, Sales Area Manager Retail
Bangka-Belitung PT Pertamina Patra Niaga.
Para pembicara sepakat, dalam menjadi sales, sangat dibutuhkan 70% kemampuan
mendengar dan 30% kemampuan berbicara.

Kemampuan mendengar ini memungkinkan
sales untuk memahami solusi yang tepat dalam memenuhi kebutuhan klien.
Selain itu, memperbanyak research terhadap perusahaan klien juga penting untuk
memahami tantangan mereka, sehingga sales dapat menawarkan solusi yang efektif.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, silabus, dan jadwal acara, silakan
kunjungi https://www.instagram.com/markplussalesacademy

Artikulli paraprak Ketua Karang Taruna Cijeruk Undur Diri
Artikulli tjetër Perantau Minang Badunsanak
Badan Hukum Redaksi Metro Indonesia KOWARI : Gd. Dewan Pers lantai 3. Jl. Kebon Sirih No. 32 – 34 Jakarta Pimpinan perusahaan Lemen Kodongan Penasehat Hukum Prof, Sutan Nasomal, Leo Firmansyah, S.H Pimpinan Umum/Redaksi Penanggung Jawab Metro Indonesia Abdul Rachman Sertifikat Assesor LSP Pers Indonesia - BNSP Staf Redaksi/Redaktur Ade Shalahudin, Wati Herlina, Aulia Rahmani, Roliyah, Bendahara Aningsih Organisasi Jaringan media redaksisatu.id Serikat Pers Republik Indonesia Lembaga Sertifikasi Profesi Pers Spiritual Siringo Ringo, Biro Provinsi Sumatera Utara Muhammad Amin Kabupaten Deli Serdang Ganda Pasaribu, Masmur Anuar Samosir, Kabupaten Pematang Siantar Sihol Pangabean Kota Medan Saut Patar H. Siregar, Muhammad Amin, Biro Deli Serdang Binder Sitanggang Kabupaten Samosir Adi Marbun Kabupaten Hasundutan Bantu Simanjuntak Kabupaten 50 Kota / Payakumbuh Jeri Permana Putra, SH, Biro Kabupaten Tanggerang Deka Satria Biro Provinsi DKI Jakarta Johan Lamtorang, Rizke Rasyida Jakarta Selatan Johan Lamtorang Jakarta Timur Rizke Rasyida Jakarta Utara Zulkarman, Aminoto, David Kaser Kota / Kabupaten Bogor Richard Purba (Biro), Hardadi, Lukas, Olo Sianturi, Rajak Broto, Padli, Rahmad Hidayat Lubis Kabupaten Purwakarta M. Yamin Henaulu Kabupaten Bondowoso Abdi Aliev Kabupaten Banyuwangi Raden Teguh Firmansyah, Abadi Kabupaten Melawi Ade Shalahudin Wartawan Metro Indonesia dilengkapi id card (produk Bank Mandiri) dan surat tugas Masa berlaku id card selama wartawan yang bersangkutan bertugas di Metro Indonesia Email : metroindonesia.id@gmail.com