• Mabes Polri, Kantor Menteri ATR BPN dan Kompolnas di Geruduk Kelompok Tani Berkat Bersama

Jakarta | metroindonesia.id – Puluhan anggota Kelompok Tani Berkat Bersama asal desa Tepian Langsat, kecamatan Bengalon, kabupaten Kutai Timur unjuk rasa ke kantor Mabes Polri dan kantor Kementerian ATR BPN,Senin (24/7/2023).

Kedatangan kelompok Tani ini adalah menuntut agar Mafia tanah yang ada di Kutai Timur untuk ditangkap karena meresahkan petani yang ada di Desa itu.

Kelompok Tani
Kuasa Hukumnya Safril Panjang, SH, MH

Pengunjuk rasa yang dipimpin Kuasa Hukumnya Safril Panjang, SH, MH meminta agar Mabes Polri turun ke lapangan melihat kondisi Kelompok tani ini yang lahan garapannya di serobot oleh PT. Kaltim Prima Coal (KPC).

Kami pengunjuk rasa datang jauh-jauh dari Sangatta untuk meminta perlindungan hukum karena lahan kami di caplok oleh Perusahaan Tambang Batu bara terbesar di Indonesia, ujar Safril Partang didampingi H.Azis,Andi, H. Jufri, dan Ketua Kelompok Tani Berkat Bersama Samsu Alam.

Lebih lanjut Safril meminta agar tidak ada lagi kegiatan penambangan oleh PT. KPC di lokasi yang dikuasai warga kelompok tani sebelum ada ganti ruginya.

Kuasa Hukumnya Safril Panjang, SH, MH
Peserta unjuk rasa

Perwakilan pengunjuk rasa akhirnya diterima oleh Mabes Polri yang berjanji akan menurunkan timnya ke Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur dalam waktu secepatnya, ujar Safril usia keluar dari Mabes Polri kepada awak media.

Usia dari Mabes Polri, Pengunjuk rasa menyambanyi Kantor Kementerian ATR BPN menuntut hal yang sama agar Ada transparansi ijin Sertipikat HGU milik PT.KPC. Akhirnya pengunjuk rasa diterima oleh Perwakilan Kementerian ATR BPN.

Baca Besok : Polda Sumbar Tidak Sanggup Warga Payakumbuh mengadu ke Mabes Polri

Dalam aksinya pengunjuk rasa datang menuntut pihak KPC dengan membawa Spanduk bertuliskan ” Kami datang dari Sangatta Kalimatan Timur Memohon kepada bapak agar kiranya kami diberikan perlindungan hukum.

Kami kelompok Tani berkat bersama mempunyai lahan lebih 1000ha. Didesa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon, Kalimantan Timur. Lahan kami ditambang oleh Perusahaan besar di Indonesia yang ada di Kalimantan Timur tanpa dibebaskan atau ganti rugi diatas lahan kami ada tumbuhan kelapa sawit, pisang pepaya dll, kami punya surat dokumen lengkap.

Kami meminta,memohon kepada perusahaan untuk memperlihatkan bukti pembebasan lahan,namun yang terjadi kami dilaporkan ke pihak yang berwajib, bahkan tanaman, papan bicara kami diambil dan dirusak. Kejadian seperti ini bukan kali ini saja, sudah sering kali lahan yang kami garap sudah puluhan tahun sejak tahun 90an dan tidak pernah di garap oleh kelompok tani lainnya.

Kelompok tani
di serobot oleh PT. Kaltim Prima Coal (KPC)

Dimana lagi kami harus memohon perlindungan hukum ” Bunyi Tulisan dalam spanduk” Para pengunjuk rasa.

Kami mohon berantas mafia tanah yang ada di perusahaan. Dimana lagi kami harus meminta memohon perlindungan hukum, sambil berteriak melalui pengeras suara ” Tangkap, tangkap,tangkap mafia, mafia tanah sekarang juga, Brantas, brantas Mafia tanah sekarang juga.

Usai orasi diKantor ATR BPN, Pengunjuk rasa mendatangi Kompolnas untuk melaporkan Oknum Polisi Polres Sangatta yang diduga membekingi aktivitas perusahaan PT. KPC. Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pukul 10.00 wita berakhir pukul 15.00 wib, berjalan tertib dengan dikawal oleh aparat Kepolisian Polres Polda Metro Jaya tanpa ada tindakan anarkis.

Tentang Admin

Badan Hukum Redaksi Metro Indonesia

PT. Metro Indonesia Online

Badan usaha :
KOWARI (Koperasi Wartawan Republik Indonesia) Gd. Dewan Pers lantai 3.
Jl. Kebon Sirih No. 32 – 34 Jakarta

Pimpinan perusahaan

Abdul Rachman

Penasehat Hukum

Leo Firmansyah, S.H
Pimpinan Umum/Redaksi Penanggung Jawab Metro Indonesia

Abdul Rachman
Sertifikat Assesor LSP Pers Indonesia - BNSP

Staf Redaksi/Redaktur
Ade Shalahudin, Wati Herlina, Aulia Rahmani, Roliyah,

Bendahara
Aningsih

Organisasi
Jaringan media redaksisatu.id
Serikat Pers Republik Indonesia
Lembaga Sertifikasi Profesi Pers

Spiritual
Siringo Ringo,

Biro Provinsi Sumatera Utara
Muhammad Amin
Kabupaten Tabagsel :
Ali Yusron Dongoran (Kaperwil)

Kabupaten Deli Serdang
Ganda Pasaribu, Masmur Anuar Samosir,

Kabupaten Pematang Siantar
Sihol Pangabean

Kota Medan
Saut Patar H. Siregar, Muhammad Amin,

Biro Deli Serdang
Binder Sitanggang

Kabupaten Samosir
Adi Marbun, Jimmy Ultima H. Pardede

Kabupaten Hasundutan
Bantu Simanjuntak

Kabupaten 50 Kota / Payakumbuh
Jeri Permana Putra, SH, Abdul Rahim.

Kab Pringsewu :
Arbi Joni

Biro Kabupaten Tanggerang
Deka Satria

Biro Provinsi DKI Jakarta
Johan Lamtorang, Rizke Rasyida

Jakarta Selatan
Johan Lamtorang

Jakarta Timur
Rizke Rasyida

Jakarta Utara
Zulkarman, Aminoto, David Kaser

Propinsi Jawa Barat :

Biro kota Depok :
Indah Mala Puspitarini Aulia

Rahmat Hidayat

Kota / Kabupaten Bogor
RICHARD PURBA (diberhentikan), Hardadi, Lukas, Olo Sianturi, Rajak Broto, Padli, Rahmad Hidayat Lubis, Marojak Sianturi

Kabupaten Purwasuka :
M. Mahendra, M. Yamin Henaulu

Kabupaten Bondowoso
Abdi Aliev

Kabupaten Banyuwangi
Raden Teguh Firmansyah, Abadi

Kabupaten Melawi
Ade Shalahudin

Wartawan Metro Indonesia dilengkapi id card (produk Bank Mandiri) dan surat tugas

Masa berlaku id card selama wartawan yang bersangkutan bertugas di

Metro Indonesia

Email : metroindonesia.id@gmail.com

Kiriman serupa