Northwestern akan bertandang ke Eugene menghadapi Oregon pada Halloween dengan modal peringkat T-20 dalam AP Poll dan rekor 6-1 setelah mengalahkan Rutgers 42-14. Oregon memasuki laga dengan rekor 4-3 dan baru kalah 21-10 dari Illinois, tetapi Ducks dibuka sebagai favorit tuan rumah. Analisis RakyatPos Network menilai Northwestern perlu menekankan tiga hal agar harapan College Football Playoff tetap hidup: agresivitas serangan, perbaikan pertahanan run, dan tekanan terhadap quarterback Oregon.
Oregon Berganti Play-Caller dan Dilanda Cedera
Oregon dilanda cedera. Quarterback Dante Moore absen sepanjang musim setelah mengalami gegar otak dalam laga kontra USC. Korps receiver juga terkena dampak, meski hanya Jeremiah McClellan yang absen pada pekan ini. Setelah kekalahan dari Illinois, Ducks melepas Drew Mehringer dari tugas koordinator ofensif dan mempromosikan asisten pelatih quarterback Jay Johnson sebagai pemanggil permainan sementara.
Menurut analisis, Johnson berpengalaman sebagai play-caller, terutama pada 2021 di Michigan State ketika serangan yang dipimpin Kenneth Walker III mencetak rata-rata 31,8 poin per pertandingan. Pergantian play-caller di tengah musim menambah kompleksitas serangan Oregon, tetapi juga membuat pertahanan Northwestern kurang yakin dengan pola yang akan dihadapi.
Status favorit Oregon disebut bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi tim asuhan pelatih kepala David Braun. Meski begitu, analisis menilai Oregon tetap punya alasan untuk percaya diri menghadapi Northwestern.
Serangan Northwestern Harus Lebih Agresif
Dalam kemenangan atas Michigan State, serangan Northwestern dinilai kurang agresif dan kreatif hampir sepanjang pertandingan. Koordinator ofensif Chip Kelly memang dikenal dengan formasi dan desain permainan yang eksentrik, tetapi menurut analisis, permainan inovatif itu jarang muncul saat laga ketat melawan Spartan. Melawan Rutgers, Kelly baru beralih ke pendekatan agresif ketika Northwestern sudah unggul nyaman.
Pertahanan Oregon disebut masih elit meski serangannya tidak sedang terkuat. Ducks hanya memberi 3,65 yard per carry dan 197,6 yard passing per pertandingan, serta rata-rata 2,14 sack per game dengan 27 kali membuat quarterback terburu-buru.
Menghadapi Oregon, pembacaan zona dasar dan konsep passing dinilai tidak akan cukup membongkar pertahanan Ducks. Analisis menyarankan Northwestern berani dengan panggilan permainannya dan membuat Oregon mempertanyakan apa yang akan dihadapi. Salah satu caranya adalah menempatkan dua receiver di backfield sekitar 10 yard dari garis scrimmage, menjalankan double reverse jet sweep, atau tetap sederhana dengan permainan cepat. Jika beberapa permainan tak biasa berhasil, skema sederhana seperti run inside akan lebih mudah dijalankan.
Perbaiki Pertahanan Run dan Tekel
Setelah laga melawan Indiana, Northwestern menahan tiga lawan berikutnya di bawah 90 yard rushing. Angka 3,3 yard per carry saat melawan Michigan State menjadi yang tertinggi dalam rentang itu. Namun, melawan Rutgers, Northwestern memberi 244 yard rushing dengan 6,26 yard per carry. Analisis menilai angka itu berisiko terulang melawan Oregon, yang mencatat 180 yard rushing dengan 5,83 yard per carry saat melawan Illinois.
Northwestern perlu lebih baik melepas blok dan mengisi jalur lari. Tekel di ruang terbuka menjadi masalah bagi Wildcats musim ini. Jika kegagalan tekel berlanjut, analisis memperkirakan Oregon bisa menghasilkan ledakan besar. Northwestern juga kehilangan sejumlah starter penting di lini pertahanan dan lini kedua, termasuk senior redshirt Robert Fitzgerald. Jika para pemain itu bisa kembali dan permainan Oregon diperlambat, Ducks dinilai tidak akan bisa berbuat banyak.
Teka Raiola atau Thomas
Dengan absennya Moore, quarterback junior Dylan Raiola dinilai tidak tampil bagus. Statistik Raiola disebut menyesatkan karena ia tidak terlihat nyaman mengoperasikan serangan. Melawan UCLA yang berperingkat No. 6, Raiola hanya melempar sejauh 43 yard dan dua intersepsi sebelum dicadangkan untuk quarterback senior Brock Thomas. Thomas kemudian duduk di bangku cadangan pada laga berikutnya melawan Nebraska. Raiola memulai laga di Illinois, tetapi Oregon telah bergantian menggunakan dua cadangan itu dalam tiga pertandingan terakhir, dan keduanya mungkin tampil pekan ini.
Receiver Evan Stewart dan Dakorien Moore tidak tercantum dalam laporan ketersediaan Ducks pada Rabu, sehingga keduanya tersedia sebagai dua senjata paling berbahaya bagi Raiola dan Thomas. Meski chemistry antara quarterback dan receiver mungkin belum terbangun, ketersediaan mereka tetap meningkatkan opsi serangan Oregon.
Koordinator pertahanan Tim McGarigle diminta mempersulit Raiola atau Thomas pada Sabtu dengan paket blitz dan variasi tampilan pertahanan. Ketika McGarigle memilih menurunkan tujuh pemain atau lebih ke coverage, pass rush harus sampai ke quarterback dan tidak membiarkannya diam di pocket.
Menurut analisis, tekanan yang konsisten akan membuat Raiola atau Thomas melakukan kesalahan dan membuka peluang turnover. Analisis menilai peluang Northwestern menang bergantung pada performa pertahanan yang kuat. Northwestern dijadwalkan bertandang ke Eugene pada Halloween.