Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono menghadiri pengajian umum bersama Gus Muh. Iqdam Kholid dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional ke-12 Kabupaten Pasuruan Tahun 2026. Kegiatan yang digelar di Lapangan Kelurahan Kejayan, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (27/10/2026) itu diikuti sekitar 5.000 jamaah.
Menurut Kapolres, peringatan Hari Santri Nasional bukan sekadar ajang berkumpul dan bersilaturahmi, melainkan juga momentum memperkuat nilai keagamaan, kebangsaan, dan persatuan di tengah masyarakat. Kehadirannya dalam acara tersebut disebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya mempererat silaturahmi dengan warga.
“Kami mendukung penuh kegiatan keagamaan seperti ini. Selain menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi serta memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat,” ujarnya.
Pesan Gus Iqdam kepada Jamaah
Pengajian menghadirkan Gus Muh. Iqdam Kholid, pengasuh Majelis Sabilu Taubah dari Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan peringatan Hari Santri sebagai momentum untuk terus belajar, memperkuat keimanan, dan memperbaiki akhlak.
Gus Iqdam menekankan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban sepanjang hayat, baik ilmu agama maupun ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat. Ilmu yang diperoleh, kata dia, hendaknya diamalkan agar membawa manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak hanya mengejar harta, jabatan, dan kesenangan duniawi, tetapi senantiasa memperbanyak amal ibadah, menghormati orang tua dan guru, serta mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.
132 Personel Gabungan Dikerahkan
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Pasuruan H. Muh. Rusdi Sutejo, Wakil Bupati Pasuruan H.M. Shobih Asrori, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama.
Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Polres Pasuruan bersama unsur TNI, pemerintah daerah, dan Banser menerjunkan 132 personel gabungan. Pengamanan dipimpin Kabag Ops Polres Pasuruan KOMPOL Muhammad Riza Rahman, dengan Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo sebagai perwira pengendali wilayah.
Rincian personel tersebut meliputi 52 anggota Polri, 25 personel TNI, 17 personel Satpol PP, 8 personel Dinas Perhubungan, dan 30 personel Banser. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengatur kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada para jamaah.
Rangkaian acara diawali dengan apel pengamanan, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, serta penampilan hadrah Sabilu Taubah sebelum masuk ke acara inti berupa tausiyah Gus Iqdam.
Kapolres Pasuruan mengapresiasi seluruh personel gabungan dan masyarakat yang telah bekerja sama menjaga keamanan selama kegiatan.
“Alhamdulillah, kegiatan pengajian umum dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Terima kasih kepada seluruh personel gabungan serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman,” tuturnya.
Pengajian umum dalam rangka Hari Santri Nasional ke-12 Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 itu berakhir sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah kegiatan selesai, para jamaah berangsur-angsur meninggalkan lokasi dengan tertib.