Festival Pemuda Kota Mojokerto 2026 digelar pada 17-28 Oktober 2026 sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, menunjukkan potensi, dan meraih prestasi. Puncak kegiatan berlangsung di Taman Bahari Mojopahit (TBM) pada Sabtu (24/10) malam, ditandai dengan pembacaan ikrar Sumpah Pemuda yang dipimpin Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.
Dalam kesempatan itu, wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut juga menyerahkan secara simbolis Program Beasiswa Pendidikan Kota Mojokerto (Pro Bestari) 2026 serta penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba dalam rangka peringatan ke-98 Hari Sumpah Pemuda.
Menurut Ning Ita, pemerintah kota telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana agar para pemuda dapat menghasilkan karya. “Ruang bagi para pemuda untuk bisa menghasilkan kreativitas, kita telah siapkan berbagai sarana dan prasarana,” kata Ning Ita.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Mojokerto terus memfasilitasi pengembangan potensi generasi muda, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Upaya itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter dan berdaya saing.
Ragam kegiatan dan inkubator kreatif
Festival Pemuda 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan, antara lain penanaman pohon dan tanaman produktif untuk mendukung ketahanan pangan, Youth Got Talent, Youth Creative Booth, Festival Barista se-Jawa Timur, kompetisi e-sport, Mojokampus, pemilihan Duta Antinarkoba, hingga Difabis Fashion yang menampilkan karya fesyen penyandang disabilitas. Menurut Ning Ita, rangkaian acara tersebut menjadi sarana bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan gagasan, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
Selain lewat festival, Pemkot Mojokerto menyediakan fasilitas pengembangan kreativitas melalui lima jenis inkubator. Salah satunya inkubator multimedia yang berlokasi sekitar 200 meter dari TBM. Ning Ita menyebut fasilitas itu sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk memberikan fasilitasi kepada masyarakat agar dapat melahirkan kreativitas unggulan, dalam rangka mewujudkan Kota Mojokerto yang maju.
Beasiswa Pro Bestari untuk 300 mahasiswa
Dukungan terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui program beasiswa Pro Bestari 2026. Tahun ini, sebanyak 300 mahasiswa menerima beasiswa dengan total pagu anggaran Rp1,08 miliar.
Rinciannya, 276 mahasiswa memperoleh beasiswa melalui jalur indeks prestasi dari perguruan tinggi negeri. Sementara 24 mahasiswa lainnya menerima beasiswa melalui jalur prestasi lomba, terdiri atas 22 mahasiswa dari perguruan tinggi negeri dan dua mahasiswa dari perguruan tinggi swasta. Setiap penerima mendapatkan beasiswa sebesar Rp3,6 juta untuk satu semester.
Ning Ita berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pihak terus diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Mojokerto. “Marilah kita kuatkan terus sinergi kita untuk mendukung SDM unggul dari Kota Mojokerto. Kita cetak generasi emas dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045 dari Kota Mojokerto, Bumi Majapahit,” ujarnya.