https://www.facebook.com/share/p/CLZwMVEFn2WXyn8r/?mibextid=xfxF2i
Beranda blog Halaman 133

Ribuan Peserta Pawai Taaruf Taaruf Taaruf Meriahkan Pembukaan MTQ ke-56

0
TAPANULI SELATAN | metroindonesia.id – Terrlihat ribuan peserta dan masyarakat sangat antusias mengikuti dan menyaksikan pawai taaruf pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Tingkat Kabupaten Tapsel Tahun 2024, pada Jumat (26/4).

“Masyarakat berbondong-bondong mendatangi Kecamatan Sipirok tepatnya di Alun-alun Adian Pardomuan dan masyarakat juga memadati dan berjejer di sepanjang jalan lintas untuk menyaksikan pawai taaruf tersebut.

Sebanyak 3180 peserta pawai taaruf dilepas oleh Sekda Tapsel Sofyan Adil pada pukul 15.20 WIB dengan rute mulai dari simpang Desa Simaninggir dan finish di depan Kantor Camat Sipirok yang diikuti Drum Band SD/SMP se-Kecamatan Sipirok dan Angkola Timur sehingga menambah kemeriahan pawai tersebut.

Pawai Taaruf
Kemudian para kafilah dari 15 kecamatan se-Tapsel lalu siswa TK, SD, SMP hingga SMA se-Kecamatan Sipirok bahkan Organisasi Kepemudaan, Organisasi Masyarakat juga Organisasi Keagamaan turut meramaikan pawai taaruf tersebut.

Bupati Tapsel Dolly Pasaribu dan Ketua TP PKK Ny. Rosalina Dolly Pasaribu tampak menikmati lantunan merdu drum band yang ditampilkan, dan menyambut peserta pawai dengan senyuman khasnya yang hangat.

Dikesempatan itu, Bupati Tapsel Dolly Pasaribu menyampaikan pawai taaruf merupakan pertanda dimulainya pelaksanaan MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan tahun 2024.

“Ini adalah bentuk suka cita kita bersama menandai dimulainya penyelenggaraan MTQ, dengan berbagai ragam kreasi dan inovatif untuk mensyiarkan ajaran agama islam,” ujar Bupati.

Dolly berharap, pawai taaruf ini tidak hanya membuat pelaksanaan MTQ menjadi meriah, namun juga memberikan semangat kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk mensukseskan event religius tahunan ini.

Bupati menjelaskan bahwa MTQ ke-56 tahun 2024 akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 26 sampai 28 April 2024 di Lapangan Bola Patuan Muda Parlindungan, Desa Tolang, Sipirok. Dan diikuti 14 cabang perlombaan yang akan dipertandingankan mulai dari anak-anak hingga dewasa, terang Dolly.

“MTQ tahun ini akan menjadi barometer persiapan Tapsel menyongsong pelaksanaan MTQ ke-39 tingkat Provinsi Sumut yang mana Tapsel dipercayakan menjadi tuan rumah pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sumut yang akan berlangsung di Kecamatan Sipirok mulai tanggal 1-10 Juni mendatang,” ungkap Dolly.

Dolly berharap melalui MTQ ini dapat menghasilkan Qori dan Qoriah terbaik Tapsel.

Bupati Tapsel Tanam Bibit Varietas Unggul

0
Tapanuli Selatan – Metro Indonesia.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Pasaribu hadir di penanaman perdana padi varietas jenis Silatihan Genjah, selain itu ada tanam penangkar Bawang Merah jenis varietas batu ijoijo, di Desa Sarogodung, Kecamatan Sipirok pada Jumat (26/4).

Penanaman dilakukan bersama para kelompok tani (Koptan) yakni, Koptan Sukamaju, Maju Bersama, Setia Lawan, Suka Makmur, Aek Biru, Siap Makmur, Mandiri, dan Suka Bersama.

Dikesempatan itu, Bupati mengatakan kepada para Koptan, kegiatan itu merupakan momentum bagi mereka untuk mengembangkan benih padi dan bawang menjadi bibit unggul tarap Nasional.

“Mari sama-sama kompak dalam pemeliharaannya, sehingga harapan dalam pengembangan benih padi dan bawang unggul berjalan lancar, sukses sesuai harapan kita bersama,” katanya.

Bibit Varietas
Disisi lain, pada kesempatan itu juga Bupati mengundang bahwasanya pada tanggal 26-28 April 2024 akan dilaksanakan MTQ ke-56 tingkat Kabupaten Tapsel, dilanjutkan pada 1-10 Juni 2024 MTQ ke-39 tingkat Provinsi Sumut.

“Untuk itu malam nanti, ayo kita ramaikan, MTQ ke-56 di Lapangan Bola Patuan Muda Parlindungan Kilang Papan, Sipirok. Juga pada MTQ ke-39 tingkat Provsu agar masyarakat bisa memanfaatkannya, karena akan datang masyarakat dari seluruh Kabupaten se-Sumut yang dipastikan akan mencari pemondokan,” timpalnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Tapsel, Henry Hamdani Hasibuan menjelaskan tujuan dilakukannya tanam bibit varietas itu untuk mendapatkan umur tanaman yang genjah (mempersingkat jadwal tanam) serta untuk mencukupi kebutuhan benih bawang di Tapsel.

“Selain penanaman, tadi juga Bupati menyerahkan bantuan bibit padi varietas ciherang 25 Kg kepada 5 koptan, kemudian bantuan bibit jagung 10 Kg kepada 2 koptan, selanjutnya 1 suchet bibit tomat untuk 1 hektar kepada 1 koptan, dan 3 hand sprayer electric kepada 3 koptan,” ungkapnya.

Sedangkan Tokoh Masyarakat Desa Sarogodung Halitoibin mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan Bupati Tapsel kepada warga setempat.

“Saya mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih atas penyaluran bantuan sekaligus kehadiran Bupati, kami siap mendukung keberlanjutan Pemerintah Tapsel ke depan,” katanya.

Bupati Tapsel Fasiltasi Pembuatan e-KTP Bagi Siswa-Siswi SMAN 1 Angkola Barat

0

 

TAPANULI SELATAN – Metro Indonesia.id.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Dolly Pasaribu memfasilitasi pembuatan e-KTP bagi siswa-siswi SLTA/Sederajat yang diserahkan kepada 20 siswa-siswi SMAN 1 Angkola Barat, pada Jumat (26/4).

Dijelaskan Dolly, bahwa diberikannya fasilitas sampai ke sekolah-sekolah yakni untuk membantu kemudahan siswa-siswi yang ingin membuat dokumen e-KTP bahkan sampai pengaktifan data kependudukan digital.

“Siswa-siswi tersebut membutuhkan waktu dan biaya bila ke kantor Bupati Sipirok jika ingin perekaman e-KTP. Sehingga bisa mengganggu proses belajar mereka. Ini kita fasilitasi sehingga mereka direkam dan siap di sekolah masing-masing,” terang Dolly saat penyerahan e-KTP.

IMG 20240426 WA0014

Disisi lain, Dolly memotivasi para murid agar dapat melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi. “Pada anak-anak ku sekalian kiranya semua di beri keberhasilan sehingga dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dengan niatan istiqamah pada pilihannya dibarengi dengan semangat,” ajaknya.

Sebelumnya Kadis Dukcapil yang diwakili Sekretaris, Ambia mengungkapkan, kini Pemerintah Tapsel telah mengadakan gerak peduli atas kepemilikan dokumen kependudukan secara usia dini.

“Dimana manfaatnya untuk siswa-siswi itu sebagai keperluan pelayanan publik dan pemilihan umum termasuk sukses pemilukada bulan Nopember mendatang,” terangnya.

Ambia menambahkan, program itu sebelumnya juga sudah berjalan ke seluruh sekolah SLTA/sederajat di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan rutin setiap tahunnya.

“Penyerahan e-KTP di SMAN 1 Angkola Barat sebanyak 150 keping e-KTP. Adapun Tema kegiatannya adalah Dukcapil Sikola
yang berarti Dukcapil menyiapkan Dokumen Kependudukan Anak Sekolah,” timpalnya.

Sementara Abdul Malik dan Ameliani Siregar salah seorang siswa-siswi yang berkesempatan mendapatkan e-KTP pada program itu, kompak mengatakan ucapkan terima kasih pada Bupati Dolly Pasaribu.

“Kami merasa terbantu adanya program Pemkab Tapanuli Selatan ini, sehingga kami tidak lagi ke Sipirok, kini e-KTP kami sudah ada untuk kebutuhan penunjang nantinya,” ujar mereka.

APTS Bertekad Ikut Bersinergi Sukseskan MTQ 56 Kabupaten Tapanuli Selatan.

0

 

Tapanuli Selatan – Metro Indonesia.id.

MTQ tingkat kabupaten ke 56 yang di selenggarakan di lapangan H.Dolly Putra Parlindungan Pasaribu,resmi di buka Bupati Tapsel H.Dolly Putra Parlindungan Pasaribu yang ditandai dengan dilakukannya pemukulan beduk.Jum’at (26 April 2024).

APTS (Aliansi Pers Tapanuli Selatan) yang bertekad untuk ikut mensukseskan MTQ Ke 56 sesuai hasil yang di musyawarahkan dalam pembentukannya,akan berusaha maksimal demi lancar dan suksesnya MTQ Ke 56 yang nantinya bisa di jadikan tolak ukur dan evaluasi bagi penyelenggaraan MTQ yang lebih Akbar yaitu MTQ Tingkat Propinsi yang rencananya juga akan di selenggarakan di Kabupaten Tapsel.

Bupati Dolly Pasaribu melalui Sekda Kab Tapsel,Sofyan Adil Siregar mengatakan sangat mengapresiasi bentuk kerjasama yang di tunjukkan APTS (Aliansi Pers Tapanuli Selatan) itu.”Pemkab Tapsel sangat berterima kasih sekali dan sangat menghargai apa yang ditunjukkan APTS dalam usahanya ikut mensukseskan MTQ Ke 56 ini”.

“Hal hal positif yang di tunjukkan APTS tersebut telah membuktikan ke keprofesionalan insan PERS di Kab Tapsel yang bisa bersinergi dan berkolaborasi demi kesuksesan acara tersebut,meningkatkan nilai nilai keagamaan di jaman yang semakin modern ini adalah tugas kita bersama,terlebih Insan Pers yang merupakan ujung tombak dan pionir dalam publikasi tentang hal yang bisa menggugah generasi muda agar tetap memegang teguh nilai nilai keagamaannya.
Apapun bentuknya,selagi itu demi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Tapsel,kita membuka pintu untuk bekerja sama,karena didalam hati kecil kita masing masing,kami percaya bagai mana cintanya dan ingin nya kita semua,agar Tapsel semakin bermartabat”katanya.

IMG 20240427 WA0017

 

Senada dengan itu,Ketua APTS (Aliansi Pers Tapanuli Selatan),Ali Yusron Dongoran mengatakan,”Untuk MTQ yang di selenggarakan Pemda Kab Tapsel ini,kita dari Aliansi Pers telah bertekad dan akan ikut bersinergi demi terjaminnya kelancaran dan kesuksesan acara tersebut.kita hadir disini,murni karena panggilan nurani,tanpa ada unsur lain yang mempengaruhinya.

“Ayo,berbuatlah untuk itu,siapapun pasti bisa dan lakukanlah kalau betul kalian cinta daerahmu,saya pribadi sangat mengharapkan kedewasaan dan kinerja yang ikhlas tanpa embel embel dari semua,kalau ada kepentingan pribadi dan tujuan pribadi,itu sah sah saja,namun,cobalah agar bisa me milah milah dalam pelaksanaannya,janganlah niat dan cita cita luhur kita ini dikotori dengan prasangka dan tujuan yang lain”.katanya

“Jika Kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri.dan apabila datang saat hukuman bagi kejahatan yang kedua,Kami datangkan orang lain untuk menyuramkan muka muka kamu dan mereka masuk kedalam masjid.sebagai mana musuh musuhmu memasukinya kali pertama dan untuk membinasakan sehabis habisnya apa saja yang mereka kuasai”.Surat Al.Isra ayat 7″.

Lembaga Adat Pasak Sebaju Minta Eddy Hartono Tanuwijaya Menarik Kembali Oknum Ormas TBBR Dari Desa Kebebu

1
KALBAR MELAWI, Metroindonesia.id – Ketua Lembaga Adat Desa Dusun Sebaju, Desa Kebebu, Syahrudin meminta kepada Eddy Hartono Tanuwijaya agar menarik kembali sejumlah oknum ormas Tariu Borneo Bangkule Rajank (TBBR) Kabupaten Melawi yang membuat warga Desa Kebebu merasa resah dan terancam.

Hal tersebut disampaikan Syahrudin usai mengikuti musyawarah adat untuk membahas persoalan yang sama pada Kamis, 25 April 2024 di Kantor Desa Kebebu. Ia mengatakan sudah menyampaikan keresahan masyarakat tentang keberadaan oknum ormas tersebut kepada Kepala Desa.

“Sebelumnya juga kita sudah membuat kesepakatan agar tidak ada pihak luar yang terlibat konflik antara (PT IMP) PT Infinitas Merah Putih dengan Eddy Hartono Tanuwijaya soal perebutan lahan sawit. Silahkan kedua belah pihak menyelesaikan secara hukum  tanpa membuat keresahan warga desa,” ujar Syahrudin saat diwawancari pada 25 April 2024.

Syahrudin juga mengatakan dengan kehadiran sejumlah oknum ormas TBBR tersebut tidak meminta izin kepada pemerintah Desa Kebebu, justru membuat warga takut untuk beraktivitas berkebun karena sejumlah oknum tersebut membawa Mandau dan sumpit.

“Jumlahnya sekitar 50 sampai 60 orang dan kami tidak mengenal mereka dan mereka juga membawa Mandau dan sumpit yang membuat warga Desa Kebebu, khususnya warga Dusun Sebaju takut dan merasa terancam,” ungkapn ketua adat Pasak Sebaju ini.

Syahrudin juga berharap kepada Pemerintah Desa agar menindaklanjuti hasil pertemuan ini dengan pihak-pihak terkait agar segera diselesaikan dan tidak berlarut-larut.

“Akibat dari permasalahan ini aktifitas ekonomi warga terganggu. Warga yang masih memiliki kebun karet takut untuk pergi ke kebun untuk mengambil getah karet, terutama ibu-ibu. Harapan saya persoalan antara PT IMP dan Eddy Hartono segera dapat diselesaikan agar tidak memicu persoaln baru di masyarakat,” harap  Syahrudin mengakhiri wawancara.

Punggawa Desa Kebebu Minta Eddy Hartono Tanuwijaya Taati Keputusan Adat

2
KALBAR MELAWI, Metroindonesia.id – Punggawa Desa Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, M. Lidin Yakin bersama pengurus Adat Desa menggelar musyawarah adat terkait adanya kisruh antara (PT IMP) PT Infinitas Merah Putih dengan Eddy Hartono Tanuwijaya di Kantor Desa Kebebu pada 25 April 2024 pagi.

Musyawarah adat yang difasilitasi Pemerintah Desa Kebebu di pimpin langsung oleh Punggawa Desa Kebebu dan turut dihadiri oleh kepala Desa Kebebu, Pengurus adat, Pihak PT IMP dan ketua adat Pasak Sebaju serta sejumlah awak media. Sementara Eddy Hartono Tanuwijaya yang dikenai adat tidak menghadiri musyawarah adat tersebut.

Dalam musyawarah adat, Kepala Desa Kebebu, Ari Susanto mengatakan telah menyurati Eddy Hartono Tanuwijaya selaku tergugat secara adat pada Sabtu, 20 April 2024 perihal dirinya mendatangkan sejumlah oknum ormas TBBR ke Desa Kebebu tanpa izin sehingga yang membuat warga desa Kebebu merasa terancam.

“Persoalan ini sebenarnya konflik internal keluarga yang mana saat ini dalam proses menunggu putusan Pengadilan terkait harta gono gini,” jelas Kades Ari Susanto.

Ari menambahkan panggilan adat ini dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat kepada pemerintah desa dengan masuknya puluhan orang luar yang membawa Mandau dan sumpit yang difasilitasi oleh Eddy Hartono Tanuwijaya yaitu Oknum Ormas TBBR.

“Dalam hal ini saya sebagai Kepala Desa memfasilitasi para pihak yang bermasalah secara adat dan akan menindaklanjuti hasil dari Keputusan musyawarah adat,” pungkasnya.

Punggawa Desa Kebebu, M. Lidin Yakin dengan didampingi pengurus adat lainnya dalam musyawarah mengatakan bahwa Eddy Hartono Tanuwijaya dinilai masyarakat telah meresahkan dengan mendatangkan puluhan orang luar (Oknum Ormas TBBR) ke Desa tanpa izin serta membuat warga desa merasa terancam.

“Datangnya orang luar (Oknum Ormas TBBR) ke desa Kebebu dengan membawa Mandau dan sumpit sehingga membuat masyarakat resah dan penuh rasa ketakutan. Jika ini terus berlangsung akan menjadi potensi gangguan Kamtibmas, khususnya di Desa Kebebu,” ujar punggawa desa Kebebu ini.

Masih kata M. Lidin, kedatangan sejumlah oknum ormas TBBR tersebut sudah melanggar adat kesupan dan pemomar darah karena masuk tanpa izin kepada pemerintah desa atau masyarakat setempat.

“Apabila ada pertikaian lalu membawa parang, sumpit atau senjata tajam lainnya, baik perorangan maupun massa dengan maksud menyerang walaupun tidak sampai keinginannya, maka yang membawa senjata tajam ataupun parang dikenakan hukum adat,” jelas Lidin membacakan pasal adat.

M. Lidin Yakin juga meminta kepada kepala desa untuk menyampaikan hasil musyawarah adat ini kepada Polres Melawi sebagai tembusan agar diketahui. Dengan adanya Keputusan adat ini secara langsung memerintahkan kepada Eddy Hartono Tanuwijaya untuk menarik orang-orang tersebut dari desa Kebebu.

“Kami meminta kepada kades agar berita acara hasil musyawarah adat ini disampaikan kepada Polres Melawi. Serta meminta kepada Eddy Hartono Tanuwijaya menjalankan hasil musyawarah keputusan adat ini agar tidak memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Punggawa Desa Kebebu.

Bupati Tapsel : Zakat Dapat Menghidupkan Suatu Wilayah Maupun Negara

0

 

TAPANULI SELATAN – Metro Indonesia.id.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu mengatakan dengan membayar zakat dapat menghidupkan suatu wilayah maupun Negara.

Hal itu disampaikannya pada saat menghadiri sosialisasi optimalisasi zakat, infaq dan shodaqoh di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Rabu (24/4).

Dolly menyampaikan harta yang sudah dicari dan cukup untuk diri sendiri dan keluarganya ataupun telah memiliki persediaan tidak boleh dihentikan alirannya. “Harta yang dibagikan bisa bermanfaat bagi banyak orang dan bisa juga menghidupkan suatu wilayah bahkan negara,” tuturnya.

Lebih lanjut Dolly menyinggung betapa pentingnya zakat bagi umat muslim dan Ia sedikit mengulas sejarah umat muslim dikala berkabung atas wafatnya Nabi Muhammad SAW, namun muncul gerakan hendak memisahkan antara sholat dan zakat. Dimana ada yang berpendapat bahwa jika sudah melaksanakan sholat tak wajib lagi membayar zakat. Namun, hal tersebut diperangi oleh Khalifah pertama Abu Bakar As-Siddiq.

IMG 20240425 WA0002 IMG 20240424 WA0017 IMG 20240424 WA0020

 

“Tidak boleh seseorang yang sudah sholat tapi dia tidak berzakat padahal dia mampu,” tegas Dolly.

Maka Dolly berharap kepada seluruh ASN di lingkungan Kabupaten Tapanuli Selatan untuk dapat menyalurkan zakatnya demi keberkahan di bumi Tapanuli Selatan. Karena tidak ada satu agamapun yang melarang ataupun menghambat untuk berbagi.

Sementara untuk non muslim memang tidak diwajibkan untuk membayar zakat, namun mereka bisa menyalurkan sebagian penghasilannya secara sukarela berbentuk infaq maupun shadaqah. Dengan begitu bagi yang berpenghasilan kurang mampu dapat saling menikmati keberkahan dari yang berpenghasilan.

Disamping itu, Dolly juga mengingatkan agar tidak berpangku tangan terhadap masyarakat penerima zakat maupun infaq dan shodaqoh. Ia mengimbau agar tetap memperhatikan para mustahik sehingga suatu saat dapat merubah nasib menjadi bagian dari pemberi zakat dan bukan lagi penerima zakat.

“Karena sesuatu yang alami jika ia terhambat akan menjadi rusak dan mencari jalannya sendiri untuk keluar, maka harta yang ditimbun dapat menjadi sebuah penyakit. Untuk itu, dengan membersihkan harta dapat membawa keberkahan dan ketenangan hati, sehingga masyarakat yang menerima dapat merasakan ketenangan dan pada akhirnya roda sosial antara pemerintah dengan masyarakat dapat berjalan dengan baik,” ungkap Dolly.

Sementara itu, Sekda Tapsel Sofyan Adil menyampaikan bahwa untuk pengumpulan zakat dapat melalui bendahara di tiap-tiap instansi. Dan ia juga menyebutkan bahwa para peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut merupakan orang-orang terpilih yang di anggap sudah wajib zakat.

“Untuk eselon 3 keatas sudah wajib zakat, begitu juga dengan camat, sekcam dan lurah juga sudah wajib membayar zakat,” papar Sekda.

Kemudian ia juga menambahkan bagi para dokter di rumah sakit, dan para guru yang bersertifikasi juga sudah wajib zakat.

Sebelumnya, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan Ibnussalam berterimakasih kepada Bupati Tapsel atas turut sertanya dalam kegiatan ini, dan juga dorongan kuat oleh Sekretaris Daerah.

Adapun peserta sosialisasi yakni Pimpinan OPD, Kabag, Camat, Lurah, Guru SD-SMP se-Kabupaten Tapanuli Selatan.

Buka HLM TPID dan TP2DD, Bupati Tapsel Berharap Agar Jaga Kestabilan Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

0

 

Tapanuli Selatan – Metro Indonesia.id.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu membuka secara resmi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tapanuli Selatan di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Rabu (24/4).

Dalam sambutannya, Bupati Dolly Pasaribu menyampaikan agar senantiasa berupaya untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok, salah satunya dengan terus melakukan operasi pasar secara rutin.

Beliau juga menyebutkan untuk terus mengacu pada 4 Pilar Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan yaitu keterjangkauan harga dan stabilitas harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif guna menjaga inflasi daerah.

IMG 20240425 WA0001 1

Lebih lanjut, Dolly memaparkan UU No 18 Tahun 2022 yang mengamanatkan bahwa pemerintah menjamin kecukupan pangan baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat untuk dapat hidup sehat aktif dan produktif secara berkelanjutan.

“Sehubungan dengan itu Kabupaten Tapsel melakukan berbagai upaya dan kebijakan agar dapat memproduksi pangan secara mandiri, cukup dan beraneka ragam, mempermudah akses pangan, dan meningkatkan nilai tambah daya saing komoditas pangan serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pangan yang aman,” ungkapnya.

Selanjutnya beliau berharap agar Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dapat mendorong akselerasi mengenai elektronifikasi pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, mengingat pelaksanaan program elektronifikasi pemerintahan dapat mendorong birokrasi yang efisien seperti proses pelayanan perizinan dan pembayaran pajak yang telah menggunakan sistem elektronifikasi, serta tranparansi dalam sistem pemerintahan guna mengoptimalkan pendapatan daerah.

Terakhir, beliau mengucapkan terima kasih kepada BI Sibolga atas kolaborasi dalam menyajikan berbagai informasi terkait kondisi perekonomian dan inflasi di wilayah kerja BI Sibolga sehingga dapat melakukan berbagai kebijakan dalam penanggulangannya serta percepatan dan perluasan transaksi digital baik pemerintah dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Yuliansah Andrias selaku Narasumber mengatakan, ada lima arahan Presiden RI terkait pengendalian inflasi yakni memanfaatkan APBD untuk pengendalian inflasi, memperkuat sarana dan prasarana pertanian dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian, mengintegrasikan data stok dan neraca pangan daerah, memperkuat infrastruktur dan rantai pasok barang dan jasa, serta memperkuat komunikasi dan sinergi koordinasi kebijakan pengendalian inflasi.

Dikesempatan yang sama, Sekda Tapsel Sofyan Adil mengatakan, dengan adanya rapat HLM TPID dan TP2DD Kabupaten Tapanuli Selatan dapat berkolaborasi, bersinergi dan konsisten dalam melakukan inventarisasi data dan informasi dalam menyusun program pengendalian inflasi dan digitalisasi daerah.

“Untuk pemenuhan evaluasi dan pelaporan TPID dan TP2DD, diharapkan Tapanuli Selatan menjadi pemenang TPID award dan champion TP2DD,” tutupnya.

Bupati Dolly Pasaribu Lantik Pengurus LPTQ Kabupaten Tapsel Periode 2023-2025

0

 

TAPANULI SELATAN – Metro Indonesia.id.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu secara resmi melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tapanuli Selatan Periode 2023-2025 di Aula Sarasi, Lantai III, Kantor Bupati Tapsel, Senin (22/4).

“Pelantikan tersebut menandakan kepengurusan baru untuk tiga tahun ke depan akan dipimpin oleh Ketua Umum LPTQ Sofyan Adil”

Usai melantik pengurus LPTQ yang baru, Bupati Tapsel Dolly Pasaribu berpesan agar LPTQ Kabupaten Tapsel dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik mungkin untuk melakukan pembinaan.

Serta menjadi modal dasar untuk meningkatkan daya saing kafilah kita dalam merebut prestasi yang semakin baik di masa mendatang. Bukan hanya di tingkat Provinsi akan tetapi juga Tingkat Nasional dan Internasional.

IMG 20240424 WA0022

“Saya berharap agar pengurus LPTQ yang baru saja dilantik mampu memenuhi harapan ini, lebih-lebih Kabupaten Tapsel yang akan menjadi tuan rumah pada perhelatan MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2024 ini,” ungkapnya.

Dolly menambahkan, LPTQ yang baru saja dilantik dapat melakukan pembinaan pendidikan Al-Qur’an kepada generasi muda guna menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an.

“LPTQ Kabupaten Tapsel tidak semata-mata dibentuk untuk mengembangkan prestasi SDM daerah yang potensial namun mampu bersaing pada MTQ dan STQ, juga memiliki misi yang lebih luas dan berdimensi sosial religius seperti menginternaliasi nilai-nilai kandungan ajaran Al Qur’an kepada masyarakat melalui kegiatan pembinaan, pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan pribadi, keluarga dan masyarakat,” ungkap Dolly.

“Keberadaan LPTQ haruslah mampu menjadi salah satu pilar dalam membangun dan meningkatkan kualitas SDM masyarakat Tapanuli sSelatan yang religius,” ucapnya.

Sementara itu Ketua LPTQ Kabupaten Tapanuli Selatan Sofyan Adil mengatakan, LPTQ Kabupaten Tapsel mencari bibit muda (anak-anak) putra maupun putri agar bisa dibina secara berkelanjutan yang nantinya bisa kita andalkan untuk membawa nama baik Tapanuli Selatan ke tingkat provinsi, Nasional maupun Internasional, dengan merekrut anak-anak yang berusia dini agar kesempatan untuk membina dan mengembangkan kemampuannya lebih efektif, terang Sofyan.

“Kita sangat mengharapkan LPTQ Kabupaten Tapsel dapat menjalankan program-programnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan. Dimana yang kita inginkan dengan pembinaan LPTQ tersebut dapat menumbuhkan pemahaman serta kemampuan baca tulis Al Quran yang lebih baik lagi di tengah-tengah masyarakat kita,” ungkapnya.

Disamping itu melalui kaderisasi qori-qoriah ataupun hafidz-hafidzah juga akan terbantu, karena dengan semakin banyaknya generasi yang mampu membaca sekaligus memahami Al Quran dengan baik, tutup Sofyan.

Bupati Tapsel : Manfaatkan Momentum Halal Bihalal Untuk Saling Bermaafan

0

 

TAPANULI SELATAN – Metro Indonesia.id.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu menghadiri acara halal bihalal akbar Pemerintah Kecamatan Sipirok bersama BKMT Marsada di halaman Kantor Camat Sipirok, Selasa (23/4).

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan rasa terima kasih dan menyambut baik atas terselenggaranya acara halal bihalal yang digagas oleh Camat Sipirok beserta pemuka kecamatan yang telah mengundang seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Sipirok.

Pada kesempatan itu, secara pribadi Dolly menyampaikan ucapan permintaan maaf kepada camat, kepala desa, lurah dan seluruh lapisan masyarakat yang berhadir.

IMG 20240424 WA0011
Dolly menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan sebuah tradisi yang hanya ada di Indonesia dan tidak dimiliki oleh negara-negara lain.

“Tradisi yang sudah dibudayakan tersebut dapat dijadikan momentum silaturahmi untuk bermaaf-maafan,” terang Dolly.

Kemudian Dolly mengajak kepada seluruh masyarakat yang hadir untuk memanfaatkan momentum halal bihalal dengan memperbaiki komunikasi antar sesama.

“Pada kesempatan ini izinkan saya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada kita semua, semoga kekompakan ini menjadi modal selanjutnya bagi kita untuk membangun Sipirok yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Disamping itu, Dolly juga mengungkapkan bahwa Sipirok merupakan sebuah nama yang besar, maka teruslah bersatu dan bangkitkan kepercayaan diri dalam membangun Sipirok.

Sementara terkait atas kemenangan Kecamatan Sipirok sebagai Juara I pada Lomba Kecamatan Terbaik se-Sumatera Utara, Dolly menyampaikan bahwa hal tersebut tidak terlepas dari dorongan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat sehingga Kecamatan Sipirok dapat mengalahkan ratusan kecamatan lainnya seluruh Sumatera Utara.

Kemudian Dolly menyinggung bahwa di 2045 mendatang telah ditetapkan Indonesia Emas. Dimana berfokus pada Nusantara yang berdaulat, maju, berkelanjutan.

Dolly menyebutkan bahwa Tapsel sendiri memiliki sumber daya manusia yang kuat, utamanya pada kawula muda, namun ia mengingatkan untuk tidak meninggalkan adat dan budaya. Sehingga ia menyampaikan visi Tapsel di 2045 harus tetap mengakar pada budaya Angkola, sebutnya.

Sebelumnya Camat Sipirok Sahruddin Perwira mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dolly karena telah menyempatkan waktu untuk menghadiri acara halal bihalal yang diadakannya di tengah padatnya kegiatan pemimpin nomor satu di Tapsel, ucapnya.

Tampak hadir, Forkopimcam Sipirok, Ketua TP PKK Kecamatan Sipirok, Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Sipirok, Kapus Danau Marsabut, Ketua MUI Kecamatan Sipirok, Ketua KUA, Kepala SD se-Kecamatan Sipirok, organisasi keagamaan, para jamaah BKMT dan masyarakat Sipirok.