Mater

Materi Pelatihan Jurnalistik SPRI Hadirkan 6 Jurnalis Profesional

89 / 100
Metro, Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pers Republik Indonesia (DPP SPRI)  berikan materi pelatihan jurnalistik pra sertifikasi profesi.

Pelatihan Jurnalis menghadirkan 6 orang wartawan yang sudah profesional di bidang masing masing.sebagai penyampai materi.

Pelatihan mencakup skema wartawan muda kameramen, wartawan madya dan wartawan utama, dengan peserta kebanyakan berasal dari luar Jakarta.

Materi

Ada wartawan yang dari Lampung, Riau, Batam, Gorontalo, Tanjung Pinang, Padang, Bandung, Cilacap, Bogor, dan Magelang.

“Kami sengaja menghadirkan wartawan dan kameramen yang berpengalaman belasan tahun di media Televisi dan koran harian nasional,” ujar Hence Mandagi, Ketua Umum DPP SPRI di sela acara pembukaan pelatihan, Senin (6/12/2021).

Para peserta pelatihan ini dibekali pengetahuan tentang penggunaan Video  dan dasar-dasar kompetensi wartawan muda kameramen. Selain itu, untuk level pemimpin redaksi dan redaktur diberikan tentang kompetensi Wartawan Utama dan Wartawan Madya.

Materi

Tiga materi ini dipaparkan dalam tiga sesi yang disampaikan secara bergantian oleh pemateri yang berasal dari TV nasional dan media cetak nasional.

Diawali dengan materi yang disampaikan Fernando, wartawan RCTI, mengenai dasar-dasar jurnalis TV dan dilanjutkan Jimy Chandra dari CNN Indonesia dengan materi Video Jurnalis.

Pada sesi kedua disampaikan materi tentang kompetensi wartawan utama dan madya oleh Azhar Aziz, mantan wakil pimred Koran Harian Sindo dan Inews, bersama Harwin Brams, wartawan senior jebolan RCTI dan MNC Group.

Baca juga : https://redaksisatu.id/klinik-kasih-ibu-buka-praktek-diduga-ilegal-berope/

Kemudian ditutup sesi ketiga dengan materi dan praktek menjadi video jurnalis berbasis media sosial oleh Chaidar Sulaiman, wartawan Global TV dan Jimmy Wibowo, eks kameramen senior RCTI dan MNC Group.

Pelatihan jurnalistik ini khusus untuk skema wartawan muda Kameramen, Madya, dan Utama bagi pemimpin redaksi, redaktur pelaksana, dan kameramen.

Pelatihan yang digelar di kantor Dewan Pers Indonesia (DPI) yang berlokasi di Komplek Ketapang Indah Blok B2, Nomor 33 & 34, Jakarta Barat, pada Senin (6/12/2021) ini disambut hangat para peserta yang hadir.

Pemateri lainnya, Chaidar Sulaiman menjelaskan tentang bagaimana memproses atau membuat video jurnalis dengan metode edit by camera. Para peserta pada sesi ini disuruh praktek langsung satu persatu di depan kelas. Materi ini sangat diperlukan wartawan untuk mampu memproduksi berita televisi melalui chanel youtube.

Turut hadir juga di acara pembukaan ini Ketua Dewan Pengawas LSP Pers Indonesia Soegiharto Santoso. “Karena pelatihan ini menggunakan Standar Kompetensi Kerja Khusus wartawan yang teregistrasi di Kemenaker dan telah mengikuti SOP dari pihak Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),

Maka sertifikat pelatihan yang dilaksanakan DPP SPRI ini bisa digunakan sebagai salah satu persyaratan untuk mengikuti sertifikasi profesi di LSP Pers Indonesia.” ujar Hoky sapaan akrabnya.

Selain Dewan pengawas, tampak hadir assesor Lembaga Sertifikasi Profesi Pers (LSP Pers) A. Rachman pimpinan redaksi media metroindonesia.id menyampaikan “diharapkan setelah pelatihan para peserta dapat melanjutkan kejenjang sertifikasi profesi untuk mendapatkan sertifikat yang di keluarkan oleh BNSP” ujarnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.