Warga Beri Apresiasi Kepada Kapolda Kalbar

84 / 100
MELAWI-KALBAR, Metroindonesia.id – Masyarakat Kabupaten Melawi menyampaikan  apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pipit Rismanto atas 10 prinsip kerja Polda Kalbar yang digaungkannya mulai dirasakan oleh masyarakat khususnya di Kabupaten Melawi.

Dari 10 prinsip kerja Kapolda Kalbar yang menyentuh kepada masyarakat secara langsung salah satunya yaitu, mengawal dan menjaga subsidi pemerintah agar tepat guna dan tepat sasaran. Sehingga hal tersebut mendapatkan apresiasi dan ucapan terima kasih dari masyarakat.

Apresiasi dan ucapan terima kasih tersebut disampaikan oleh Ferry, salah seorang supir truk angkutan ekspeidisi yang dijumpai saat sedang mengantri solar di salah satu SPBU di Kabupaten Melawi yang berlokasi di Sidomulyo.  Ia mengatakan bahwa saat ini untuk mendapatkan solar tidak mengalami kesulitan hampir di seluruh daerah yang ia datangi.

WhatsApp Image 2023 06 06 at 11.56.38 2
Warga saat mengantri di SPBU Sidomulyo

“Saya ucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada bapak Kapolda Kalbar yang telah mengawal kebijakann subsidi pemerintah sehingga kami mudah mendapatkan bahan bakar minyak terutama solar,” ucap Ferry , Selasa (6/6).

Ferry juga mengatakan dibandingkan sebelumnya, banyak teman yang satu profesi dengan dirinya sangat kesulitan untuk mendapatkan solar. Sehingga harus menunggu begitu lama bahkan sampai berhari-hari untuk dapat minyak solar tersebut.

WhatsApp Image 2023 06 06 at 11.56.38 1
situasi tampak lengang dan sejumlah truk saat mengantri di SPBU Sidomulyo.

“Sekarang  di SPBU manapun  mudah mendapatkan bahan bakar minyak solar dan tidak harus mengantri terlalu lama,” ungkap Ferry.

Ferry juga berharap agar keadaan ini dapat terus berlangsung, sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar minyak bersubsidi.

WhatsApp Image 2023 06 06 at 12.00.00
situasi tampak lengang dan sejumlah truk saat mengantri di SPBU Sidomulyo.

Sementara itu, Fahmi, pengelola SPBU Sidomulyo mengatakan bahwa sudah lama semenjak ada larangan dari pertamina tidak pernah lagi memberikan ruang bagi pengantri yang menggunakan drum atau jerigen.

“Kami juga sudah tidak menerima antrian lagi karena pengawasan dari pertamina sangat ketat kepada semua SPBU. Dalam hal ini, kami juga mengapresisasi langkah Kapolda Kalbar dalam mengawal kebijakan pemerintah dan penegakan hukum, khususnya di Melawi,” tutup Fahmi.