Sepanjang Tahun 2023 Polres Melawi Tangani 113 Kasus

87 / 100
MELAWI-KALBAR, Metroindonesia.id – Sepanjang Tahun 2023 Polres Melawi menangani sebanyak 113 kasus. Ada kenaikan penangan kasus sebesar 48, 68 persen atau telah terjadi peningkatan sebanyak 37 kasus selama tahun 2023 dari tahun sebelumnya hanya 76 kasus.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i saat menggelar Pers Release akhir tahun Polres Melawi Di Aula Tri Brata Mapolres Melawi pada Kamis (28/12) siang.

“Dari total 113 kasus yang diangani oleh Sat Reskrim Polres Melawi sebanyak 81 kasus atau 71,68 persen kasus sudah diselesaikan,” ujar AKBP M. Syafi’i.

WhatsApp Image 2023 12 28 at 12.42.24
Kapolres Melawi, AKBP Muhammad Syafi’i didampingi PJU Polres Melawi saat menggelar perss release akhir tahun 2023.

Menurut AKBP M. Syafi’i sepanjang tahun 2023 Polres Melawi menangani berbagai kasus yaitu, kasus Curat sebanyak 27 kasus, Curanmor 30 kasus, 6 kasus penggelapan, 9 kasus penganiayaan, 12 kasus persetubuhan anak dibawah umur, 5 kasus penipuan, 2 kasus perjudian, 4 kasus KDRT dan 3 kasus pembakaran lahan.

“Untuk kasus Narkoba sendiri ada 19 kasus dengan menetapkan lebih kurang 24 orang sebagai tersangka yang terdiri dari 22 orang laki-laki dan 2 orang perempuan serta berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 65,98 gram  narkotika jenis sabu. sebanyak 15 kasus sudah ditangani, 4 kasus masih dalam proses penyidikan,” ungkapnya.

“Dengan pengungkapan narkoba tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sebanyak 527 jiwa generasi muda kita dari bahaya narkoba jenis sabu-sabu,” imbuhnya.

WhatsApp Image 2023 12 28 at 13.00.10
AKBP M. Syafi’i saat menjawab pertanyaan wartawan.

Lebih lanjut disampaikan AKBP M. Syafi’i untuk kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) Polres Melawi  mengalami penurunan dimana tahun sebelumnya ada 26 kasus dan di tahun 2023 sebanyak 23 kasus laka lantas.

“Dari 23 kasus laka lantas korban meninggal dunia sebanyak 12 orang, luka berat sebanyak 12 orang dan luka ringan sebanyak 15 orang. masih ada 7 kasus masih dalam proses penyidikan namun sudah tercover dalam pengurusan asuransi jasa raharja,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kasus menonjol di tahun 2023, AKBP M. Syafi’i mengatakan semua kasus menonjol relatif bisa diselesaikan oleh Polres Melawi. Ia mengatakan bahwa kendala saat ini Kabupaten belum ada lembaga hukum seperti kantor pengadilan dan kejaksaan.

WhatsApp Image 2023 12 28 at 13.00.10 1
AKBP M. Syafi’i saat menjawab pertanyaan wartawan.

“Semua urusan persidangan masih harus ke Kabupaten Sintang, karena Melawi belum memiliki lembaga penegakan hukum, yang  ada hanya Polres Melawi saja. Jadi, semua prosesnya masih harus dilakukan di Kabupaten Sintang,” ujarnya.

“Alhamdulillah, sepanjang tahun 2023 ini baik Sat Reskrim, Sat Natkoba dan Sat Lantas Polres Melawi telah berhasil menyelesaikan tunggakan 76 kasus di tahun sebelumnya dan tinggal 19 kasus. semoga ditahun depan tidak ada lagi tunggakan kasus,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP M. Syafi’i juga mengimbau kepada selurh masyarakat Kabupaten Melawi agar tidak takut untuk menyampaikan kepada Polres Melawi dan Polsek jajaran jika didapati adanya potensi tindak pidana kejahatan dilingkungan tempat tinggalnya.

“Pesan saya jangan pernah memberikan peluang terjadinya tindakan kejahatan di sekitar kita dengan cara selalu berhati-hati dan waspada terutama dalam menyimpan kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Jangan sungkan untuk melaporkan kejadian tindak pidana atau kecelakangan kepada Polres Melawi atau Polsek jajaran,” imbaunya.

Kendati demikian, AKBP M. Syafi’i mengatakan bahwa sejauh ini situasi Kamtibmas di Kabupaten Melawi masih tergolong aman dan kondusif. Hal ini disebabkan adanya kerjasama yang baik antara Polisi dan masyarakat.

“Terutama menjelang Pemilu 2024 dimana Polres Melawi menggelar 3 kegiatan operasi yaitu, operasi lilin kapuas 2023 untuk pelayanan natal dan tahun baru serta operasi mantap brata untuk pengaman pemilu nantinya serta menggelar operasi kemanusiaan dalam penanggulangan bencana Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor),”  ungkapnya lagi.

“Polres Melawi juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor yang akan terjadi. Sosialisasi ini untuk meminimalisir dampak kerugian yang ditimbulkan. Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Melawi saya ucapkan selamat merayakan natal dan menyambut tahun baru 2024,” tutupnya.