Beranda blog

Wako Zulmaeta Pimpin Kunjungan Tim Safari Ramadhan Ke Masjid Darul Hikmah

0
Wako Zulmaeta Pimpin Kunjungan Tim Safari Ramadhan Ke Masjid Darul Hikmah

Payakumbuh, Metroindonesia.id — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman memimpin langsung kunjungan Tim Safari Ramadan Pemko Payakumbuh ke Masjid Darul Hikmah, Kelurahan Tanjung Pauh, Rabu (04/03/2026).

“Ramadan ini mari kita tingkatkan amal ibadah, salah satunya dengan bersedekah. Pahala sedekah jariah akan terus mengalir walaupun kita sudah meninggal dunia,” kata Wako Zulmaeta.

Ia mengaku merasa nyaman beribadah di Masjid Darul Hikmah yang dinilainya representatif dan terawat.

Menurut dia, kenyamanan rumah ibadah harus berjalan seiring dengan kekompakan dan keharmonisan masyarakatnya.

Zulmaeta juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi, terlebih di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi.

Ia menyebut Wakil Wali Kota Elzadaswarman turut menyampaikan bahwa warga Tanjung Pauh dikenal solid dan kompak.

“Jangan gampang diadu domba. Mari kita jaga persatuan yang sudah terbangun dengan baik,” ujarnya.

Kepada masyarakat, ia berpesan agar terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, keamanan akan menjadi fondasi terciptanya kenyamanan hidup bermasyarakat.

“Mari bersama kita jaga keamanan lingkungan, kita ciptakan rasa aman dan nyaman di sekitar kita,” katanya.

Selain menyoroti pembangunan fisik, Zulmaeta juga mengangkat persoalan penyalahgunaan narkoba yang dinilainya kian mengkhawatirkan.

Ia meminta orang tua memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan bagi anak.

“Saat ini narkoba sudah merajalela. Mari kita jaga diri dan anak kemenakan kita agar terhindar dari bahaya narkoba. Bentengi mereka mulai dari rumah. Kalau sudah kecanduan, dampaknya sangat berat dan sulit dipulihkan,” ujarnya.

Di sektor lingkungan, ia mengajak warga mulai mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing sebagai langkah konkret menjaga kebersihan.

Ia menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Jika kita bergerak bersama, persoalan sampah bisa kita atasi,” katanya.

Zulmaeta juga membuka ruang partisipasi publik dengan mendorong masyarakat aktif menyampaikan saran dan masukan demi percepatan pembangunan daerah.

“Masukan dan saran positif dari masyarakat sangat membantu kemajuan Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, wali kota menyerahkan bantuan masing-masing Rp5 juta dari Bank Nagari dan Rp5 juta dari Perumda Tirta Sago untuk mendukung pembangunan masjid.

Ketua Pengurus Masjid Darul Hikmah, Md Harahap, mengatakan masjid tersebut baru diresmikan pada pertengahan Januari 2026.

Sebelumnya, bangunan itu berfungsi sebagai surau dan kemudian berkembang menjadi musala sebelum akhirnya menjadi masjid.

“Insya Allah masjid ini selalu kami isi dengan kegiatan keagamaan. Kami memiliki TPQ dengan sekitar 100 murid, namun saat ini baru tersedia satu ruang belajar,” katanya.

Ia berharap kunjungan Tim Safari Ramadan Pemko Payakumbuh dapat mendorong dukungan untuk penambahan ruang belajar bagi anak-anak di lingkungan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim safari Ramadan ke masjid kami. Semoga membawa keberkahan dan perhatian untuk pengembangan sarana pendidikan keagamaan di sini,” pungkasnya. (Jee)

Wako Zulmaeta Buka Bersama Dengan IDI Payakumbuh Lima Puluh Kota

0
Wako Zulmaeta Buka Bersama Dengan IDI Payakumbuh Lima Puluh Kota

Payakumbuh. Metroibdonesia.id — Wali Kota, Zulmaeta beserta jajaran Pemko Payakumbuh menggelar buka puasa bersama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paliko (Payakumbuh dan Limapuluh Kota) di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (04/03/2026).

Acara buka puasa bersama ini menjadi ajang silaturahim antara Pemko Payakumbuh dengan para tenaga medis yang tergabung dalam IDI wilayah Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang menandakan kuatnya sinergitas yang telah terjalin.

Dalam sambutannya, Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas dedikasi para dokter yang selama ini telah berkontribusi besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Payakumbuh dan sekitarnya.

“Momentum Ramadan ini menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat ukhuwah dan sinergi antara pemerintah daerah dengan para dokter. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan demi pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Zulmaeta.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh dokter yang tergabung dalam IDI Paliko untuk terus aktif berpartisipasi dan menjaga soliditas dalam membangun sinergi bersama Pemerintah Kota Payakumbuh.

“Kami mengajak seluruh dokter untuk terus berperan aktif, tidak hanya dalam pelayanan medis, tetapi juga dalam memberikan masukan, edukasi, dan langkah-langkah preventif bagi masyarakat. Partisipasi dan soliditas sinergi antara IDI dan Pemerintah Kota Payakumbuh sangat penting demi keberlangsungan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kota Payakumbuh,” tegasnya.

Perwakilan IDI Paliko, dr. Efriza Naldi dalam kesempatan tersebut utarakan rasa terima kasih atas undangan dan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kota Payakumbuh. Mereka (IDI Paliko) berharap komunikasi dan kerja sama lintas sektor dapat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa yang diikuti seluruh tamu undangan. Kebersamaan tersebut diharapkan semakin memperkokoh hubungan antara pemerintah daerah dan insan kesehatan dalam membangun daerah yang sehat dan sejahtera. (Jee)

Wako Payakumbuh Zulmaeta Bersama Wawako Pimpin Safari Ramadhan Ke Mesjid Muhsinin

0
Wako Payakumbuh Zulmaeta Bersama Wawako Pimpin Safari Ramadhan Ke Mesjid Muhsinin

Payakumbuh, Metroindonesia.id — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman turun langsung memimpin Safari Ramadan ke Masjid Muhsinin, Kelurahan Tigo Koto Diate, Senin (02/03/2026).

“Kita hadir di Masjid Muhsinin pada malam ke-14 Ramadan ini untuk bersilaturahmi sekaligus mengajak masyarakat berlomba-lomba menebar kebaikan. Salah satunya dengan memperbanyak sedekah,” kata Wako Zulmaeta.

Kunjungan tersebut turut didampingi Sekda Rida Ananda, jajaran Pemko Payakumbuh Bank Nagari Cabang Payakumbuh serta Perumda Tirta Sago.

Zulmaeta memastikan pemerintah daerah akan mengalokasikan hibah untuk pembangunan Masjid Muhsinin pada tahun anggaran mendatang.

Ia menilai masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan generasi muda dan penguatan nilai sosial.

Ia juga mengenang masa kecilnya di kawasan Tarok Kelurahan Tigo Koto Diate yang dinilainya memiliki kenangan tersendiri.

“Saya bernostalgia di sini. Dulu kawasan ini begitu asri dan nyaman. Karena itu, mari kita jaga bersama lingkungan dan kampung halaman kita,” ujarnya.

Kepada para pemuda, ia berpesan agar terus berperan sebagai parik paga nagari yang menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Menurutnya, keamanan menjadi fondasi terciptanya kenyamanan hidup bermasyarakat.

Selain pembangunan fisik, Zulmaeta menyoroti persoalan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia meminta orang tua memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak.

“Saat ini narkoba sudah merajalela. Mari kita jaga diri dan anak kemenakan kita agar terhindar dari bahaya narkoba. Bentengi mereka mulai dari rumah. Kalau sudah kecanduan, dampaknya sangat berat dan sulit dipulihkan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat mulai mengelola sampah dari rumah tangga masing-masing sebagai langkah menjaga kebersihan lingkungan.

“Kita galakkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Jika kita bergerak bersama, persoalan sampah bisa kita atasi,” ujarnya.

Zulmaeta turut membuka ruang partisipasi publik dengan meminta masyarakat aktif menyampaikan saran dan masukan untuk kemajuan Kota Payakumbuh.

“Masukan dan saran positif dari masyarakat sangat membantu percepatan pembangunan daerah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota menyerahkan bantuan Rp5 juta dari Bank Nagari dan Rp5 juta dari Perumda Tirta Sago untuk mendukung pembangunan masjid.

Pengurus Masjid Muhsinin, Ulil Amri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan dukungan yang diberikan pemerintah daerah.

Ia mengatakan perhatian tersebut menjadi penyemangat bagi jamaah untuk terus menghidupkan masjid dengan berbagai program keagamaan dan sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan bantuan yang diberikan. Dukungan ini sangat berarti bagi kelanjutan pembangunan masjid kami,” ujar Ulil Amri.

Ia menjelaskan dalam lima tahun terakhir pengurus masjid menggencarkan berbagai kegiatan, termasuk menyantuni 38 anak yatim yang menerima bantuan rutin setiap bulan.

Remaja masjid juga aktif dalam kegiatan sosial, termasuk menyalurkan bantuan ke lokasi bencana di Sumatera Barat.

Saat ini, pengurus tengah melanjutkan pembangunan masjid menjadi dua lantai yang dimulai sejak 2022 dan terus menunjukkan perkembangan setiap tahunnya.

“Insya Allah dengan dukungan semua pihak, pembangunan masjid ini dapat segera rampung dan memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (Jee)

Diduga Oknum Pria Beristri Setubuhi Anak Dibawah Umur.

0

Karawang.{metroindonesia.id}-“Pria yang sudah beristri berinisial ( K ) atau dengan panggilan ( D ) warga Desa Cilewo kecamatan Telagasari Kabupaten Karawang Jawabarat. Diduga tega setubuhi beberapa orang pelajar perempuan (17) tahun Yang masih duduk dibangku sekolah menengah. Lalu untuk memuluskan perbuatan bejatnya ini, korban diiming-imingi uang.

Keluarga Korban saat di temuin tim media menjelaskan bahwa Pelecehan seksual terhadap Putrinya Si oknum Pelaku sudah di Laporkan kepada PPA Polres Karawang.
Kamis ( 26-03-2026 ).

Dengan dugaan kejadian tersebut tim media mendatangai Rumah yang diduga pelaku yang berinisial (K) alias D, Oknum Pelaku secara Netral di hadapan tim Media Mengakuinya telah Melakukan berhubungan intim dengan korban Namun persoalan tersebut sudah berdamai.”Ungkap Pelaku.( Berdamai entah apa yang di maksud? )
Jum’at ( 27-02-2026 ).

Akibat kejadian yang di alami korban secara pisik mental dan trauma bahkan bisa menjadi mengarah Hancur masadepan anak.

Secara umum Oknum Persetubuhan atau Pencabulan terhadap anak di bawah umur, dapat di Jerat Pasal 81 dan Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Media akan terus konfirmasi ke pihak – pihak yang terkait Agar dugaan kasus ini bisa di tindak lanjut dengan tegas, setidaknya dugaan ini bisa dijadikan alat koreksi senantiasa bagi APH Penegak hukum Mabes Polri jakarta untuk Evaluasi terhadap APH yang menangani perkara di Polres Karawang.Guna Tegak Lurus Undang-undang Perlindungan anak di Fungsikan secara Tegas.Sampai berita terbit tim Media masih tahap menelusuri ke PPA Polres Karawang yang Menangani Perkara.

( Dra )

Ketua Korpri Karawang, TargetKan Uang Kadeudeuh Sebelum Lebaran Sudah Tersalurkan.

0

Karawang metroindonesia.id – Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Karawang menargetkan pencairan uang kadeudeuh bagi purna Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dilakukan sebelum Lebaran, Hari Raya Idul Fitri 2026.

Keputusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Luar Biasa (Muslub) yang digelar bersama pengurus Korpri unit dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, perwakilan PDKT, serta perwakilan purna ASN.

Ketua Korpri Kabupaten Karawang, Asip Suhendar, mengatakan forum Muslub menghasilkan sejumlah keputusan strategis, termasuk pencabutan kebijakan sebelumnya dan penetapan keputusan baru yang akan dijalankan oleh kepengurusan saat ini.

“Melalui Muslub ini kita sepakat mencabut keputusan lama dan menetapkan kebijakan baru yang menjadi dasar pelaksanaan program ke depan,” ujarnya di Galeri Pemda Karawang usai Muslub, Jumat (27/2/2026).

Ia mengakui proses pencairan dana kadeudeuh masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan anggaran serta persoalan aset organisasi yang saat ini masih dalam penanganan hukum di kejaksaan.

“Kami mohon maaf kepada bapak dan ibu purna ASN karena dengan kondisi keuangan yang ada, belum seluruhnya dapat kami penuhi sekaligus,” katanya.

Berdasarkan data Korpri, dana yang tersedia saat ini sebesar Rp10,2 miliar. Sementara jumlah penerima uang kadeudeuh tercatat sebanyak 1.930 orang, terdiri atas 1.191 peserta hasil KAP, 655 ASN pensiun tahun 2025, serta 84 pensiunan periode 2024 hingga awal 2026.

Hasil kesepakatan Muslub menetapkan nominal uang kadeudeuh sebesar Rp7 juta untuk setiap penerima. Dengan jumlah tersebut, total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp13,5 miliar, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar Rp3,2 miliar.

Asip menjelaskan kekurangan tersebut diharapkan dapat tertutupi dari penyelesaian persoalan aset yang tengah berproses secara hukum.

“Insya Allah mulai 1 sampai 8 Maret kami lakukan proses administrasi dan verifikasi. Target kami tanggal 9 Maret sudah mulai pencairan secara bertahap melalui rekening masing-masing penerima,” tegasnya.

Ia menambahkan, pencairan dilakukan melalui transfer bank bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika serta Bank BJB untuk memastikan transparansi dan ketepatan sasaran.

Bagi purna ASN yang telah meninggal dunia, pembayaran akan diberikan kepada ahli waris dengan melengkapi dokumen keterangan waris dari desa dan kecamatan setempat.

“Target kami sebelum Lebaran sudah mulai tersalurkan secara bertahap kepada para purna ASN,” tandas Asip.

( Dra )

Pemprov Sumbar Gelar Rakor Bersama Pemko Payakumbuh

0
Pemprov Sumbar Gelar Rakor Bersama Pemko Payakumbuh

Payakumbuh, Metroindonesia.id – Pemprov Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) berama Pemko Payakumbuh di Aula Josrizal Zain, Kantor Walikota Payakumbuh, Rabu (25/02/2026).

Dalam momen itu, Pemko Payakumbuh memanfaatkan dengan menyampaikan persoalan strategis daerah sekaligus menyelaraskan program pembangunan 2026–2027.

“Kami masih menghadapi tantangan serius dalam penanganan bencana, terutama banjir akibat luapan Sungai Batang Agam, Batang Lampasi, dan Batang Pulau. Data di dashboard kebencanaan per 25 Desember 2025 menunjukkan perlunya penanganan pascabencana (Jitupasna) yang komprehensif,” kata Wako Zulmaeta.

Rakor yang bertepatan dengan kunjungan Safari Ramadan Pemprov Sumbar itu dihadiri Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman serta jajaran kepala OPD provinsi dan kota.

Zulmaeta menjelaskan, bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 menimbulkan kerusakan rumah dan lahan pertanian di sejumlah wilayah.

Ia menegaskan, Pemko Payakumbuh terus memperbarui data dampak bencana dan menyiapkan langkah rehabilitasi.

“Kami berharap ada dukungan percepatan melalui pergeseran anggaran pasca alokasi TKD agar penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Selain bencana, Zulmaeta juga menyoroti persoalan TPA Regional yang hingga kini memicu keluhan masyarakat.

Ia mengatakan tumpukan sampah yang belum tertutup tanah dan pengelolaan air lindi yang belum optimal berpotensi menimbulkan pencemaran.

“Kami mohon dukungan provinsi untuk pemakaian kembali TPA regional pada 2026 serta perbaikan akses jalan menuju TPST selama masa konstruksi,” tambahnya.

Di sektor infrastruktur, Pemko Payakumbuh mengusulkan pemeliharaan jalan provinsi yang rusak akibat cuaca ekstrem dan kendaraan over dimension over load (ODOL).

Pemerintah kota juga mendorong pelebaran Jalan Lingkar Selatan guna memperkuat kawasan pergudangan dan distribusi barang.

Zulmaeta turut menyinggung kapasitas produksi air minum Perumda Tirta Sago yang belum mampu mengimbangi pertumbuhan perumahan.

Ia mengungkapkan sebagian besar jaringan pipa dibangun pada era 1980-an dan kini mengalami kebocoran tinggi.

“Kami terpaksa menunda rekomendasi bagi 11 pengembang perumahan karena suplai air belum mencukupi. Kami mengusulkan rehabilitasi jaringan, pembangunan instalasi pengolahan air di Limbukan, serta pembangunan reservoir baru,” katanya.

Pada sektor ekonomi, Zulmaeta mengungkapkan peluang kerja sama dengan perusahaan The Sak Bali yang siap menyerap produk dari 1.000 pengrajin rajut dan anyaman. Saat ini, kapasitas pengrajin di Payakumbuh baru sekitar 400 orang.

“Ini peluang emas bagi UMKM kita. Kami membuka kerja sama dengan pengrajin dari daerah sekitar dan berharap provinsi memfasilitasi hilirisasi produk handycraft agar mampu menembus pasar ekspor,” ujarnya.

Ia juga meminta dukungan peningkatan kualitas lulusan SLTA agar lebih banyak diterima di perguruan tinggi unggulan, serta fasilitasi penuntasan tapal batas dan peralihan aset antara Pemko Payakumbuh dan Pemkab Lima Puluh Kota.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menegaskan 2026 harus menjadi titik balaik kebangkitan ekonomi Sumbar setelah menghadapi berbagai tekanan pada 2025.

“Tantangan 2025 adalah wake up call bagi kita semua. Tahun 2026 harus menjadi langkah awal transisi dari ekonomi berbasis komoditas mentah menuju industri olahan, digital, dan berwawasan lingkungan. Target pertumbuhan 5,7 persen bukan mustahil jika transformasi kita mulai hari ini,” tegasnya.

Mahyeldi memaparkan empat strategi utama. Pertama, hilirisasi agroindustri dengan menghentikan ekspor bahan mentah dan mendorong investasi pabrik pengolahan.

Ia menyebut potensi devisa hasil ekspor sebesar Rp20 triliun dapat memicu dampak ekonomi hingga Rp80 triliun dan menyerap 240 ribu tenaga kerja hingga 2029.

Kedua, transformasi pariwisata dan ekonomi hijau melalui penguatan quality tourism di kawasan Mandeh serta pemanfaatan energi geothermal dengan pembiayaan hijau.

Ketiga, akselerasi digitalisasi UMKM melalui perluasan jaringan broadband hingga ke desa, onboarding fintech, dan integrasi QRIS dalam rantai nilai pariwisata yang diproyeksikan mampu mendongkrak pertumbuhan 1–2 persen.

“Kita juga harus memandang mitigasi bencana sebagai investasi ekonomi. Percepatan perbaikan jalur vital seperti Sitinjau Lauik dan Lembah Anai menjadi kunci distribusi pangan. Kita akan dorong asuransi pertanian secara masif dan pembangunan pengendali banjir di sentra produksi,” pungkasnya. (Jee)

TPA Payakumbuh Akan Berakhir Pada Akhir 2028

0
TPA Payakumbuh Akan Berakhir Pada Akhir 2028

Jakarta , Metroindonesia.id — Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq menyatakan operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di seluruh Indonesia akan berakhir pada 2028, termasuk TPA Regional Payakumbuh di Padang Karambia.

Hal ini mendorong Pemko Payakumbuh mempercepat pembenahan tata kelola sampah dan kesiapan menyusun langkah strategis serta terukur.

“Bapak Presiden mengingatkan kepada kita semua bahwa tempat pemrosesan akhir sampah kita akan berakhir secara teknis pada tahun 2028,” kata Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Sampah di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menteri LH/Kepala BPLH itu menekankan, standar dari Kementerian Pekerjaan Umum menetapkan TPA hanya layak beroperasi selama 20 tahun.Ia meminta pemerintah daerah segera menyusun langkah konkret dari hulu hingga hilir agar timbulan sampah yang berakhir di TPA dapat ditekan dan hanya menyisakan residu.Hanif juga menyebut praktik open dumping terus menurun. Berdasarkan penilaian KLH/BPLH, praktik tersebut turun dari 95 persen pada 2025 menjadi 66 persen. Namun, masih terdapat 481 TPA yang menjalankan sistem open dumping.

“Tentu di tahun 2026 kita bersepakat untuk segera mengakhiri open dumping ini 100 persen,” katanya.Ia mengingatkan, penghentian open dumping menjadi bagian dari target pengelolaan sampah 100 persen sebagaimana tertuang dalam RPJMN 2025–2029. Pada 2026, pemerintah menargetkan capaian pengelolaan sampah sebesar 64,3 persen.Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) KLH/BPLH mencatat timbulan sampah nasional pada 2025 mencapai 24,8 juta ton dan 65,45 persen di antaranya belum terkelola optimal.

Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda menyatakan kesiapan daerahnya mengambil langkah percepatan.“Kami berkomitmen menyusun dan mengesahkan Rencana Induk Pengelolaan Sampah sebagai dasar percepatan penyelesaian sampah menuju 100 persen sampah terkelola pada 2029,” kata Sekda Rida Ananda didampingi Kadis Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh, Delni Putra.

Ia menegaskan, Pemko Payakumbuh akan mendorong dan memfasilitasi seluruh elemen masyarakat untuk memilah sampah dari rumah dan lingkungan masing-masing secara terstruktur, sistematis, dan masif.Selain itu, pemerintah kota akan memastikan seluruh kawasan komersial seperti hotel, restoran, dan kafe memiliki fasilitas pengolahan sampah dan mengelolanya secara mandiri atau bekerja sama dengan pihak lain.

Pemko juga akan memperkuat komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah.Rida menambahkan, pihaknya mengarahkan seluruh kebijakan pada prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) dan ekonomi sirkular dengan menekan sampah dari hulu, mengoptimalkan pengolahan di tengah, serta memastikan pengelolaan di hilir berjalan sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kami akan melengkapi dan menjalankan norma, standar, prosedur, dan kriteria pengelolaan sampah secara konsisten,” ujarnya.Tak hanya itu, Pemko Payakumbuh menggandeng berbagai pihak untuk menjalankan Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) guna menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.“Pengelolaan sampah bukan hanya soal teknis, tetapi soal perubahan perilaku. Kami ingin gerakan ini menjadi budaya bersama,” pungkasnya. (Jee)

Tim II Safari Ramadhan Pemko Payakumbuh Berkunjung Mesjid Ikhlas

0
Tim II Safari Ramadhan Pemko Payakumbuh Berkunjung Mesjid Ikhlas

Payakumbuh, Metroindonesia.id— Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, memimpin Tim II Safari Ramadan Pemko Payakumbuh berkunjung ke Masjid Ikhlas, Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah, Selasa 24/02/2026 malam

Kegiatan itu diawali dengan tausiyah oleh Ustadz Husni yang mengangkat tema “Mencari Keberkahan di Bulan Suci Ramadan”.

Dalam ceramahnya, Ustadz Husni mengajak jamaah menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat kepedulian sosial.

“Ramadan adalah bulan mulia. Siapa yang bersungguh-sungguh memperbaiki ibadah dan akhlaknya, insyaallah akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya,” ujar Ustadz Husni di hadapan jamaah.

Mengawali sambutannya, Elzadaswarman menyampaikan duka cita atas berpulangnya salah seorang pensiunan ASN Pemko Payakumbuh.

“Innalillahi wainnaillaihi roji’un. Almarhum setelah pensiun juga pernah duduk di kursi legislatif, dan tadi sore kita mendengar berpulang untuk selamanya Bapak Zainir ke haribaan-Nya. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Elzadaswarman menyampaikan bahwa kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta bersama dirinya telah memasuki tahun kedua. Ia mengakui, berbagai dinamika telah dihadapi, termasuk musibah kebakaran yang melanda Pasar Payakumbuh.

“Kita diuji dengan kebakaran pasar. Namun pemerintah kota berkomitmen membangun kembali dengan penataan yang lebih baik. Untuk itu kami mohon dukungan, saran, dan masukan dari seluruh masyarakat agar pembangunan Kota Payakumbuh dapat terus berjalan, baik secara fisik maupun spiritual,” katanya.

Elzadaswarman juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan bersama. Ia mengajak masyarakat mulai peduli terhadap kebersihan dari lingkungan rumah masing-masing.

“Persoalan sampah ini tidak bisa diselesaikan pemerintah saja. Perlu keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Mari kita mulai dari rumah tangga, mengelola dan memilah sampah dengan baik,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemko Payakumbuh menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp 50 juta untuk Masjid Ikhlas Payolansek. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas masjid.

“Semoga bantuan ini bisa membantu pembangunan masjid kita dan semakin meningkatkan semangat ibadah masyarakat,” kata Elzadaswarman.

Ia menambahkan, pada tahun ini Pemko Payakumbuh telah menyalurkan hibah sebesar Rp 1.532.000.000 untuk masjid, mushalla, dan lembaga keagamaan di Kota Payakumbuh.

Safari Ramadan, menurut dia, bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Melalui Safari Ramadan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengar aspirasi secara langsung, dan memperkuat sinergi dalam membangun Payakumbuh yang maju dan bermartabat,” tutur Elzadaswarman. (Jee)

Tim Safari I Payakumbuh Berikan Bantuan Pembangunan Mesjid Nurul Jannah

0
Tim Safari I Payakumbuh Berikan Bantuan Pembangunan Mesjid Nurul Jannah

Payakumbuh, Metroindonesia.id — Pembangunan Masjid Nurul Jannah di Kelurahan Tigo Koto Dibaruah, Payakumbuh Utara mendapat dukungan dari Pemko Payakumbuh melalui penyaluran bantuan sebesar Rp30 juta dalam kunjungan Tim I Safari Ramadan, Selasa (24/02/2026) malam.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta menyerahkan langsung bantuan tersebut sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan sarana dan prasarana ibadah masyarakat.

“Ramadan adalah bulan mulia. Mari kita tingkatkan kualitas ibadah di bulan suci ini, semoga kita mendapatkan derajat takwa,” kata Zulmaeta.

Ia menyampaikan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu proses pembangunan masjid sehingga jamaah semakin nyaman dan khusyuk dalam menjalankan ibadah.

“Harapan kami, bantuan ini dapat membantu pembangunan Masjid Nurul Jannah agar semakin nyaman dan representatif bagi masyarakat,” ujarnya.

Zulmaeta juga mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan masjid tersebut. Ia mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan masjid itu sejak masa kecilnya.

“Saya sangat terpesona dengan Masjid Nurul Jannah ini, begitu jauh perubahannya. Dahulu saya ingat betul masjid ini waktu kecil-kecil dulu. Alhamdulillah sekarang sudah sangat nyaman, walau pembangunannya masih belum rampung,” ucapnya.

Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembentukan karakter generasi muda.

“Kami ingin masjid menjadi tempat pembentukan karakter generasi muda,” tegasnya.

Ia menambahkan, selain pendidikan formal yang diperoleh di sekolah, anak-anak juga perlu diperdalam dengan pendidikan agama dan spiritual agar memiliki benteng moral yang kuat.

“Kami berharap selain pendidikan resmi, anak-anak kita juga diperdalam dengan pendidikan agama dan spiritual. Dengan begitu mereka lebih mawas diri dan takut untuk melakukan kesalahan,” ujarnya.

Zulmaeta menambahkan, komitmen Pemko Payakumbuh dalam penguatan nilai-nilai religius tidak hanya diwujudkan melalui program pembinaan keagamaan, tetapi juga melalui dukungan terhadap fasilitas ibadah yang layak dan representatif.

Dalam kesempatan itu, ia turut mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadan.

Ia menilai, peran keluarga sangat menentukan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kalau mengandalkan pemerintah saja akan sangat sulit. Makanya dari lingkungan keluarga kita mulai, kita didik anak-anak kita,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memastikan keamanan rumah sebelum berangkat beribadah.

“Untuk kenyamanan beribadah, sebelum meninggalkan rumah tolong perhatikan semuanya dari bahaya kebakaran dan kamtibmas lainnya,” katanya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat agar peduli terhadap kebersihan dan mulai mengolah sampah dari rumah masing-masing. Jika kita bergerak bersama, persoalan ini bisa kita atasi,” tutupnya.

Sementara itu, pengurus Masjid Nurul Jannah menyampaikan bahwa pembangunan masjid telah dimulai sejak 2021 dan masih dilakukan secara bertahap.

“Atas nama jamaah dan masyarakat sekitar, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak Wali Kota beserta rombongan di masjid kami,” ungkapnya.

Ia menilai bantuan dari pemerintah daerah menjadi penyemangat bagi pengurus untuk melanjutkan pembangunan serta meningkatkan kenyamanan jamaah.

“Kami berharap bantuan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Kunjungan Tim I Safari Ramadan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Payakumbuh, sejumlah Kepala OPD, Ketua TP-PKK Ny. Eni Zulmaeta, Kakan Kemenag Kota Payakumbuh, pimpinan BUMD, Camat Payakumbuh Utara, Lurah Tigo Koto Dibaruah, serta tokoh masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Jannah. (Jee)

Kapolres Melawi Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

0
Kapolres Melawi Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MELAWI, metroindonesia.id – Polres Melawi menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat pada bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon bersama Ketua Bhayangkari Polres Melawi, Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, serta Kapolsek Nanga Pinoh IPTU Jamidi.

Kegiatan berbagi takjil ini dilaksanakan pada Senin, (23/02/2026) sore di jalan Provinsi Km. 2 Kecamatan Nanga Pinoh, dengan sasaran para pengendara, masyarakat sekitar, serta warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini kami ingin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, sekaligus memperkuat silaturahmi,” ujar Kapolres.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendekatkan diri kepada masyarakat serta menunjukkan bahwa Polri selalu hadir dan siap melayani masyarakat dalam berbagai situasi.

Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban. Masyarakat tampak antusias menerima takjil yang dibagikan langsung oleh Kapolres Melawi bersama jajaran dan Bhayangkari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antara Polri dan masyarakat semakin erat serta mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Melawi selama bulan Ramadhan.