Archie Gray kembali mendapat pujian, kali ini dari mantan manajer Tottenham Hotspur Harry Redknapp. Namun menurut ulasan RakyatPos, pemain berusia 20 tahun itu sebaiknya tidak dimainkan sejak menit pertama ketika Tottenham menjamu Crystal Palace pada Sabtu.
Pujian Redknapp untuk Gray
Gray pindah ke Stadion Tottenham Hotspur pada Juli 2024, dengan Spurs membayar sekitar 30 juta poundsterling ke Leeds United untuk remaja tersebut. Sejak itu, ia dikenal selalu mendahulukan kebutuhan tim di atas kepentingannya sendiri.
Meski paling sering bermain di kandang sendiri sebagai gelandang tengah, ia menjalani sebagian besar kariernya di Spurs sebagai bek kanan dan juga mengisi posisi bek tengah saat dibutuhkan. Ia disebut selalu memberikan segalanya di lapangan, bahkan ketika keadaan pertandingan tidak berjalan baik.
Musim ini, di bawah asuhan Roberto De Zerbi, Gray kembali harus menunjukkan keserbagunaannya. Pedro Porro sempat terlambat bergabung setelah membela Spanyol pada musim panas, lalu absen karena cedera, sehingga Gray ditempatkan sebagai bek kanan.
Awal pekan ini Redknapp menjadi tamu di Overlap Daily bersama putranya, Jamie, dan mantan bos Spurs lainnya, Tim Sherwood. Ditanya pemain mana dalam skuad saat ini yang ia sukai untuk ditonton, Redknapp menyebut Gray.
“Saya menyukai Gray, sungguh luar biasa apa yang telah dia lakukan sejak dia berada di sana,” kata Redknapp. “Memainkan semua posisi sebagai bek kanan, bek tengah. Mereka bahkan pernah menjadikannya kapten pada satu waktu tahun ini.”
Porro dinilai lebih pas melawan Palace
Kendati demikian, menurut ulasan RakyatPos, mencoret Gray dari starting XI bukan berarti meremehkannya. Alasannya sederhana: secara taktis Porro bisa lebih cocok menghadapi Crystal Palace yang sedang kesulitan.
Porro kembali bermain pada 25 menit terakhir saat Spurs mengalahkan Chelsea 2-0 akhir pekan lalu, menggantikan Gray, dan ia terlihat dalam kondisi siap untuk menjadi starter.
Menurut ulasan tersebut, tidak ada tim di kasta tertinggi musim ini yang kebobolan lebih banyak daripada tim asuhan Pierre Sage, yakni 19 gol. Palace masih memakai pertahanan tiga orang dengan bek sayap, sehingga di lapangan seluas Stadion Tottenham Hotspur kecepatan Porro bisa menjadi kunci untuk memanfaatkan celah yang tersisa.
Gray sendiri selalu menjalankan tugas bertahannya, dengan rata-rata 1,3 intersepsi, 1,7 tekel, 1,3 sapuan, dan 3,4 pemulihan bola per pertandingan. Namun melawan pertahanan Palace yang bocor, Porro dinilai lebih cocok secara menyerang untuk membantu Tottenham unggul.
Pertanyaan apakah Porro siap menyelesaikan 90 menit menjadi pembahasan tersendiri, sehingga Gray masih berpeluang terlibat secara signifikan. Menurut ulasan itu, perannya kemungkinan lebih baik sebagai pemain pengganti dalam laga ini.