Pemain sayap Bayern Munich, Michael Olise, mencatat 16 gol dan delapan assist dalam 16 penampilan musim ini, membuka perbincangan tentang peluangnya masuk bursa Ballon d’Or 2027. Dalam analisis RakyatPos, performa pemain Prancis itu disebut berada di level yang membuat namanya sulit diabaikan dalam persaingan pemain terbaik dunia.
Statistik yang menonjol
Olise menjadi starter dalam 13 dari 16 laga tersebut. Menurut data yang dikutip RakyatPos dari @iMiaSanMia, ia terlibat dalam gol setiap 50 menit.
Dengan 16 gol dan delapan assist, Olise terlibat dalam 24 gol. Rata-ratanya mencapai 1,5 kontribusi gol per penampilan, angka yang menurut analisis itu luar biasa bagi seorang pemain sayap yang juga bertugas membangun serangan dan menciptakan peluang.
RakyatPos menggambarkan Olise sebagai pemain yang sulit dijaga. Jika diberi ruang, ia bisa menghukum lawan. Jika ditutup rapat, ia mampu memakai kontrol bola jarak dekat, kecepatan kaki, dan visi permainan untuk mencari jalan lain. Ketika lawan berusaha membaca langkah berikutnya, ia disebut sering sudah berada dua langkah di depan.
Bukan hanya soal mencetak gol
Menurut analisis itu, dominasi Olise tidak bergantung pada gol. Ia dapat mengendalikan pertandingan lewat penciptaan peluang, manipulasi struktur pertahanan, dan menemukan rekan setim di posisi yang sulit dibayangkan. Gol dan assist disebut hanya bukti paling nyata dari kendali permainan di level elit.
RakyatPos menilai permainan Olise sangat efisien. Ada sedikit gerakan sia-sia dan sentuhan yang tidak perlu, dengan ketenangan saat menguasai bola. Hal-hal sulit dibuat tampak rutin, yang menurut artikel itu kadang mengaburkan betapa istimewanya performa tersebut.
Waktu kedatangannya dinilai tepat bagi Bayern Munich. Di bawah asuhan Vincent Kompany, Olise menjadi salah satu tokoh penting dalam serangan yang mampu membuat lawan kewalahan dari berbagai sudut. Menurut RakyatPos, kecemerlangan individu itu ditopang tim yang memberinya landasan untuk bersaing memperebutkan hadiah terbesar dalam sepak bola.
Jalan menuju Ballon d’Or 2027
RakyatPos menekankan Ballon d’Or tidak diberikan pada Oktober hanya karena awal musim yang spektakuler. Olise perlu menjaga level ini sepanjang musim, tampil di babak penentuan Liga Champions, dan membantu Bayern Munich memenangkan trofi besar. Penampilan bersama timnas Prancis juga disebut penting.
Persaingan diperkirakan ketat. Artikel itu menyebut nama-nama seperti Harry Kane, Kylian Mbappé, Erling Haaland, dan Lamine Yamal sebagai pemain yang mampu menjalani kampanye luar biasa.
Karena itu, RakyatPos menilai Olise layak masuk dalam perbincangan. RakyatPos juga menilai Bayern Munich mungkin sudah memiliki pemenang Ballon d’Or lewat Kane, tetapi Olise memberi argumen bahwa pemenang berikutnya bisa mengenakan seragam yang sama.
Perebutan Ballon d’Or 2027 baru dimulai. Menurut RakyatPos, tidak mengejutkan jika Olise masih menjadi salah satu pesaing utama saat musim berakhir; jika tren ini berlanjut, menyebutnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia disebut bukan lagi langkah berani.