Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas keberangkatan 187 atlet dan ofisial kontingen Kabupaten Gresik yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur Tahun 2026. Acara pelepasan digelar di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik, Selasa (27/10).
Kontingen Gresik akan bertanding pada 22 cabang olahraga POPDA dan 3 cabang olahraga PEPARPEDA. Kompetisi dijadwalkan berlangsung 29 Oktober hingga 11 November 2026 di Kota Surabaya dan Ngawi.
Pesan Bupati untuk Para Atlet
Dalam kesempatan itu, Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa prestasi olahraga daerah memerlukan komitmen bersama, baik dari atlet maupun ofisial, agar pembinaan olahraga di Kabupaten Gresik menghasilkan capaian terbaik.
“Kita membutuhkan komitmen dari para atlet dan ofisial untuk mendukung prestasi olahraga Kabupaten Gresik. Kami terus mendoakan agar seluruh atlet diberikan kemudahan, kesehatan, dan kekuatan selama berkompetisi di luar daerah,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para atlet menjaga nama baik daerah, kesehatan, serta kedisiplinan selama mengikuti pertandingan. “Selamat bertanding dan berjuang untuk para atlet Kabupaten Gresik. Bawa nama baik Kabupaten Gresik, jaga kesehatan selama di sana, dan jangan lupa disiplin waktu,” pesannya.
Bupati berharap kontingen Gresik mampu meningkatkan capaian prestasi dibanding periode sebelumnya, atau setidaknya mempertahankan posisi yang telah diraih. Pada POPDA XIV dan PEPARPEDA II Jawa Timur Tahun 2024, Kabupaten Gresik menempati peringkat keempat dengan raihan 21 medali emas, 20 medali perak, dan 15 medali perunggu.
“Semoga Kabupaten Gresik dapat meningkatkan peringkat dari periode sebelumnya, atau minimal mempertahankan prestasi yang sudah diraih,” ujarnya.
Seleksi Ketat dan Target Posisi Keempat
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali dalam laporannya menjelaskan bahwa atlet yang diberangkatkan telah melalui proses verifikasi dan seleksi yang ketat. Menurutnya, atlet yang dikirim merupakan mereka yang memiliki potensi meraih medali.
“Para atlet yang diberangkatkan ini sudah melalui tahapan verifikasi dan seleksi yang luar biasa. Atlet yang kita kirim merupakan mereka yang memiliki potensi meraih medali,” terangnya.
Ghozali menyampaikan bahwa kontingen Gresik menargetkan minimal mempertahankan posisi keempat pada ajang tahun ini, meski pihaknya berharap capaian itu dapat meningkat ke posisi lebih tinggi. “Tahun ini kita menargetkan minimal mempertahankan posisi keempat. Kalau bisa, tentu kita berharap naik ke posisi yang lebih atas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penghargaan atau reward bagi atlet POPDA dan PEPARPEDA telah disiapkan sejak awal tahun sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan dan prestasi atlet. Pelepasan kontingen juga ditandai dengan penyematan atribut kepada perwakilan atlet oleh Bupati Gresik sebagai simbol pemberangkatan.
POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur Tahun 2026 mengusung moto “Satu Semangat Berjuta Kegembiraan” dengan tema “Bertanding dalam Sportivitas Menuju Prestasi Dunia”. Ajang yang digelar setiap dua tahun sekali ini menjadi media evaluasi hasil pembinaan olahraga pelajar di kabupaten/kota se-Jawa Timur sekaligus upaya menjaring bibit olahragawan berbakat yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat lebih tinggi.