Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni menemui jemaah Masjid As Syafi’iyah di Jalan Trans Kalimantan, Desa Sungai Ambawang Kuala, Kecamatan Sungai Ambawang, Jumat (30/10/2026). Dalam pertemuan setelah salat Jumat berjemaah itu, ia mengingatkan warga soal kelengkapan surat kendaraan dan penggunaan helm, sekaligus memperingatkan ancaman penyalahgunaan narkotika serta praktik perjudian, termasuk judi online.
Kelengkapan surat dan helm
Andri menyebut kelengkapan administrasi kendaraan roda dua maupun roda empat tidak boleh diabaikan pengendara, begitu pula penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor. Imbauan itu disampaikan seiring pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Menurut dia, menaati aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Warga diminta meneruskan pesan keselamatan berkendara kepada anggota keluarga agar kebiasaan tertib dimulai dari lingkungan rumah.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, serta mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas. Tolong sampaikan juga kepada keluarga agar kebiasaan tertib berlalu lintas menjadi perhatian bersama,” ujar Andri.
Ia menjelaskan keselamatan di jalan raya membutuhkan kesadaran setiap pengguna jalan. Kelalaian memenuhi persyaratan berkendara maupun mengabaikan aturan dinilainya dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Kedekatan polisi dengan warga
Selain menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas, Andri menegaskan kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak semata-mata untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Ia menyebut pihaknya ingin membangun komunikasi yang baik agar warga tidak ragu menyampaikan persoalan maupun informasi terkait keamanan lingkungan.
“Kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin menjalin komunikasi yang baik sehingga masyarakat tidak ragu menyampaikan persoalan maupun informasi terkait keamanan lingkungan,” katanya.
Narkoba, judi online, dan pengawasan anak
Dalam pertemuan itu, Andri juga memperingatkan warga mengenai ancaman penyalahgunaan narkotika dan praktik perjudian, termasuk judi online. Menurut dia, kedua persoalan tersebut perlu mendapat perhatian bersama karena dampaknya dapat meluas hingga ke kehidupan keluarga dan lingkungan sosial.
Perhatian khusus diarahkan kepada orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Andri mengajak masyarakat mencegah kenakalan remaja, perundungan atau bullying, serta berbagai bentuk kekerasan yang dapat mengancam keselamatan dan perkembangan anak.
Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital, warga juga diminta lebih berhati-hati menggunakan media sosial. Penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, dan penipuan daring harus diwaspadai agar masyarakat tidak mudah menjadi korban maupun ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Untuk mempercepat penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Kubu Raya mengajak warga segera melapor melalui layanan Polisi 110 atau kanal pengaduan resmi kepolisian terdekat apabila menemukan potensi gangguan keamanan.
Kegiatan Jumat Keliling tersebut merupakan bagian dari program prioritas 100 Hari Kapolri dan menjadi sarana kepolisian menyampaikan pesan kamtibmas sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, seperti dilaporkan Radar Indonesia Online. Pertemuan itu turut dihadiri Kabag SDM Polres Kubu Raya AKP Dede Hasanuddin, Kasat Intelkam AKP Iman Kurniawan, Kasat Samapta AKP Zainudin, Kasat Binmas AKP I Komang Suparmi, Kapolsek Sungai Ambawang AKP Junaifi, tokoh agama, pengurus yayasan, personel kepolisian, dan jemaah Masjid As Syafi’iyah.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Situasi selama kegiatan berlangsung dilaporkan aman dan kondusif.