https://www.facebook.com/share/p/CLZwMVEFn2WXyn8r/?mibextid=xfxF2i
Beranda blog

LSM LIBAS Temukan Sejumlah Masalah pada Proyek Jaringan Air Bersih PDAM Tirta Melawi di Desa Poring

0
LSM LIBAS Temukan Sejumlah Masalah pada Proyek Jaringan Air Bersih PDAM Tirta Melawi di Desa Poring
MELAWI, metroindonesia.id — Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Borneo Act Sweep (LIBAS) melakukan investigasi lapangan terhadap proyek pembangunan jaringan air bersih milik PDAM Tirta Melawi di Desa Poring, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. Hasil temuan lapangan menunjukkan adanya sejumlah persoalan teknis yang berpotensi merugikan masyarakat setempat.

Ketua Tim Investigasi LIBAS, Jasli Harpansyah, menjelaskan bahwa pihaknya menemukan beberapa titik kebocoran pada jaringan pipa distribusi air. Kebocoran tersebut terjadi pada bagian sambungan pipa yang diduga menggunakan material pipa PVC yang tidak memenuhi standar teknis proyek air bersih.

“Kami menemukan rembesan hingga kebocoran air di beberapa titik sambungan pipa. Indikasinya kuat bahwa material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi, sehingga menyebabkan jaringan tidak berfungsi optimal,” ujar Jasli Harpansyah saat meninjau lokasi, Minggu (18/01/2026).

IMG 20260121 WA0008
Foto Jasli Harpansyah

Selain itu, tim LIBAS juga mencatat adanya pemasangan meter air yang tidak beraturan. Di beberapa rumah warga, ditemukan dua unit meter air terpasang dalam satu halaman, tanpa penjelasan yang jelas dari pihak pelaksana proyek maupun PDAM Tirta Melawi.

“Kondisi ini membingungkan warga. Ada satu rumah yang justru memiliki dua meter air, sementara ada rumah lain yang belum terpasang sama sekali. Ini menunjukkan lemahnya perencanaan dan pengawasan di lapangan,” tambahnya.

Masalah lain yang disoroti LIBAS adalah minimnya informasi kepada masyarakat. Hingga saat ini, warga Desa Poring mengaku belum mengetahui secara pasti kapan jaringan air bersih tersebut akan mulai beroperasi dan bisa dimanfaatkan secara normal.

IMG 20260121 WA0007
Foto: Diduga pipa jaringan tidak standar.

Beberapa warga menyatakan harapannya agar PDAM Tirta Melawi segera melakukan perbaikan menyeluruh dan memberikan kejelasan jadwal operasional jaringan air bersih tersebut.

Menanggapi temuan ini, LIBAS berencana menyampaikan laporan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Melawi, PDAM Tirta Melawi, serta pihak terkait lainnya agar dilakukan evaluasi dan perbaikan segera.

LIBAS juga meminta aparat pengawas internal maupun eksternal untuk menelusuri lebih lanjut dugaan penggunaan material tidak standar serta potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Presiden Prabowo Cabut Izin 22 Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan Dan 6 Perusahaan Tambang.

0
Presiden Prabowo Cabut Izin 22 Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan Dan 6 Perusahaan Tambang.

Padangsidimpuan – Metro Indonesia.id. – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam, khususnya di kawasan hutan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keputusan pencabutan izin terhadap 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran, sebagaimana diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Selasa (20/01/2026) malam, di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.Rabu (21 Januari 2026).

Screenshot 20260121 103049

Bapak Presiden mengambil keputusan untuk mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran,”ujar Mensesneg kepada awak media.

Mensesneg menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah sejak awal masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

“Di mana salah satunya adalah komitmen pemerintah untuk melakukan penataan dan penertiban terhadap kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam,” ungkapnya.

Mensesneg juga menjelaskan bahwa dua bulan setelah dilantik, Presiden Prabowo telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Satgas tersebut bertugas melakukan audit dan pemeriksaan dalam rangka penertiban berbagai usaha berbasis sumber daya alam, mulai dari kehutanan, perkebunan, hingga pertambangan.

Dalam kurun waktu satu tahun pelaksanaan tugas, Satgas PKH berhasil menertibkan dan menguasai kembali kawasan seluas 4,09 juta hektare perkebunan kelapa sawit yang berada di dalam kawasan hutan. Dari luasan tersebut, sekitar 900 ribu hektare dikembalikan sebagai hutan konservasi guna menjaga keanekaragaman hayati dunia.

Screenshot 20260121 102936 1

“Termasuk di dalamnya seluas 81.793 hektare berada di Taman Nasional Tesso Nilo di Provinsi Riau,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mensesneg menyampaikan bahwa pascabencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Satgas PKH mempercepat proses audit di ketiga wilayah tersebut. Hasil percepatan audit itu kemudian dilaporkan dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dari London, Inggris, Senin (19/01/2026), melalui konferensi video.

Berdasarkan laporan tersebut, Presiden Prabowo mengambil keputusan tegas dengan mencabut izin 28 perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan.

“28 perusahaan tersebut terdiri dari 22 Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan atau PBPH Hutan Alam dan Hutan Tanaman” ujarnya.

“Serta 6 perusahaan di bidang tambang, perkebunan, dan perizinan berusaha pemanfaatan hasil hutan kayu atau PBPHHK,” lanjutnya.

Screenshot 20260121 103100

Pada kesempatan tersebut, Mensesneg turut menyampaikan apresiasi kepada Satgas PKH beserta seluruh jajaran yang bekerja di lapangan, serta kepada masyarakat Indonesia yang terus memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah. Mensesneg menegaskan kembali bahwa pemerintah akan terus konsisten dan berkomitmen menertibkan seluruh usaha berbasis sumber daya alam agar tunduk dan patuh terhadap hukum yang berlaku.

“Sekali lagi, kami ingin menegaskan bahwa pemerintah akan terus berkomitmen untuk melakukan penertiban usaha-usaha berbasis sumber daya alam agar tunduk dan patuh kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Semua ini kita laksanakan untuk sebesar-besarnya kepentingan dan kemakmuran seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam keterangan pers tersebut adalah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanudin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala BPKP Yusuf Ateh, Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah, dan Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon.

Bulog Jangan Hanya Menunggu Di Gudang, Harga Gabah Anjlok Petani Menjerit .

0
Bulog Jangan Hanya Menunggu Di Gudang, Harga Gabah Anjlok Petani Menjerit .

Karawang.{metroindonesia.id} – Perum Bulog Karawang hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait anjloknya harga gabah yang dikeluhkan para petani di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang. Padahal, upaya konfirmasi telah dilakukan awak media sejak Senin (19/1/2026) kemarin, kepada Humas Bulog Karawang, namun belum mendapatkan respons hingga berita ini diturunkan, Rabu (21/1/2026).

Kondisi tersebut, sebelumnya telah menjadi sorotan dari DPRD Kabupaten Karawang. Wakil Ketua Komisi II DPRD Karawang, Nurhadi, menilai Bulog seharusnya segera turun langsung ke lapangan untuk merespons jeritan petani, khususnya di Kecamatan Cibuaya dan Kecamatan Pedes.

“Harga gabah saat ini ada yang hanya Rp4.000 per kilogram, bahkan paling tinggi sekitar Rp5.000. Padahal harga acuan pemerintah mencapai Rp6.500 per kilogram,” ujar Nurhadi.

Menurut Nurhadi, Bulog memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas harga gabah melalui penyerapan hasil panen petani secara langsung. Namun hingga saat ini, pihaknya belum melihat adanya langkah konkret dari Bulog Karawang di lapangan.

“Bulog jangan hanya menunggu di gudang. Mereka harus turun langsung ke sawah dan membeli hasil panen petani meskipun kondisinya agak basah, tentu dengan perhitungan teknis,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, bahwa Bulog seharusnya menjalankan mandat Pemerintah Pusat untuk aktif menyerap gabah petani dalam kondisi apapun guna melindungi kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Selain Bulog, DPRD Karawang mendorong Dinas Pertanian setempat untuk segera berkoordinasi dengan Bulog serta pengusaha penggilingan padi agar harga gabah di tingkat petani tidak terus merosot.

Sementara itu, sejumlah petani di wilayah Cibuaya dan Pedes berharap adanya langkah cepat dan konkret dari pemerintah daerah serta Bulog agar hasil panen mereka dapat terserap dengan harga yang layak dan tidak merugikan petani.

Petugas Damkar Melindungi Masyarakat

0
Petugas Damkar Melindungi Masyarakat
Bogor I metroindonesia.id – Responsif petugas Damkar (Pemadam Kebakaran) atas pengaduan masyarakat benar benar memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan warga Lukas Diana sekaligus reporter media metroindonesia.id setelah mendapatkan pelayanan evakuasi sarang Tawon/Lebah di atap rumahnya.

Hal tersebut untuk menghindari resiko sengatan tawon yang dapat menyebabkan  rasa nyeri, panas, bentol dan bengkak lokal yang biasanya mereda dalam beberapa jam hingga hari.

Damkar

Namun bisa juga memicu reaksi alergi parah (anafilaksis) yang mengancam jiwa, seperti sesak nafas, pusing  mual, dan bengkak pada seluruh tubuh dan memerlukan penanganan medis segera.

Penanganan awal dapat dilakukan dengan mencabut sengat secepatnya dengan kartu, membersihkan area sengatan, kompres dingin, dan minum obat pereda nyeri/gatal seperti paracetamol/antihistamin, tapi jika gejala berat, segera ke IGD.

Quick Respon yang diberikan Dinas Pemadam kebakaran kota Bogor pada hari Selasa 20/01/2026, dirumah reporter Lukas di GG.harapan 1 RT.04 RW 005 Kelurahan Mulyaharja mengundang perhatian warga  sekitar.

Damkar

Evakuasi sarang tawon/lebah dipimpin langsung oleh Didin Rustendi selaku Komandan Sektor Sukasari dan Iwan Darwansyah selaku komandan regu operasi.

Didin Rustendi dalam keterangannya menyampaikan “kami petugas Damkar selalu melakukan identifikasi laporan serta mempersiapkan langkah upaya untuk penanganan, sesuai dengan tugas kami memberikan pelayanan keselamatan kepada warga masyarakat dimana kami bertugas, Pantang Pulang Sebelum Padam” ujarnya.

Lebih lanjut Didin juga menjelaskan “kami petugas Damkar memiliki prinsip akan pulang bila masyarakat sudah nyaman dan aman serta kami merasa bangga dan terhormat karena kami berada dekat dengan masyarakat kota Bogor khususnya” tuturnya sambil menutut wawancara dengan media [] Lukas Diana

 

Ketua Advokai Desak Bupati Turun Tangan, Terkait Dugaan Pemotongan Upah Dan Selisih Jumlah Personel Di RSUD Karawang.

0
Ketua Advokai Desak Bupati Turun Tangan, Terkait Dugaan Pemotongan Upah Dan Selisih Jumlah Personel Di RSUD Karawang.

Karawang.{metroimdonesia.id}– Dugaan mark up jumlah petugas keamanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang terus menjadi sorotan publik. Sejumlah tokoh di Kabupaten Karawang mendesak Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh untuk turun tangan dan mengambil langkah tegas menyikapi persoalan tersebut.

IMG 20260120 WA0001

Dari informasi yang diterima, jumlah dalam kontrak antara RSUD Karawang dengan vendor petugas keamanan sebanyak 40 personel. Namun aktualnya yang bertugas hanya 28 personel, dan hal tersebut dibenarkan oleh humas RSUD Karawang. “Kalau di kontraknya memang 40 orang,” Ujar Luthfi kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Namun, Luthfi enggan memberikan penjelasan lebih jauh terkait dugaan pemotongan upah dan selisih jumlah personel. Ia menyebut persoalan tersebut merupakan tanggung jawab pihak vendor.

“Yang penting ada petugas yang berjaga dan pelayanan tidak terganggu. Untuk urusan pemotongan upah dan jumlah petugas itu ranahnya vendor,” katanya.

Salah satu tokoh yang menyuarakan desakan tersebut adalah Ketua ADVOKAT Kongres Advokat Indonesia (ADVOKAI) Kabupaten Karawang, Nana Kustara, SH., MH. Ia menilai dugaan manipulasi jumlah petugas keamanan di RSUD Karawang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Menurut Nana, bupati memiliki kewenangan untuk memerintahkan Inspektorat Kabupaten Karawang melakukan audit secara menyeluruh guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam pengadaan jasa pengamanan tersebut.

“Bupati melalui inspektorat harus melakukan audit mendalam terkait dugaan mark up jumlah petugas keamanan RSUD Karawang. Jika dibiarkan, hal ini akan menjadi citra buruk pemerintah daerah di mata masyarakat,” ujar Nana, Selasa (20/1/2025).

Nana menegaskan, persoalan tersebut harus ditangani secara serius karena berpotensi mengarah pada dugaan tindak pidana. Ia menilai, apabila benar terjadi mark up, maka ada indikasi kerugian keuangan daerah.

Lebih lanjut, Nana menduga adanya persekongkolan antara pihak vendor dengan manajemen RSUD Karawang dalam kasus tersebut.

“Saya menduga ada kongkalikong dalam mark up jumlah petugas keamanan ini. Dugaan tersebut harus diusut tuntas agar tidak menimbulkan preseden buruk dalam pengelolaan anggaran daerah,” tegasnya.

Seorang Warga Di Temukan Meninggal Di Pos Satpam

0
Seorang Warga Di Temukan Meninggal Di Pos Satpam
Padangsidimpuan I metroindonesia.id.- Sosok mayat yang ditemukan di pos satpam Vihara Avalokitesvara.Jln.Merdeka No.423.Kel.Sadabuan.Kec.Padangsidimpuan Utara.Kota Padang Sidempuan pada hari Senin (19 Januari 2026) sekitar jam 08.00 WIB oleh seorang warga.
Dari informasi yang didapat dari masyarakat, sosok mayat yang diketemukan warga adalah Muhammad Nur usia 45 Tahun warga  Kampung Salak,Kelurahan Wek I Kota Padangsidimpuan. Selasa (20 Jan 2026).

 

Muhammad Nur di temukan sudah meninggal dunia  di dalam pos security Vihara Budha di Jalan Sudirman,Kota Padangsidimpuan setelah secara kebetulan di temukan oleh seorang warga {tidak ingin disebutkan namanya Red}, yang kemudian menghubungi saksi bernama Alex dengan  mengatakan ada mayat di dalam pos satpam Vihara Sadabuan pada hari Minggu 19 Januari 2026.

Mendapat informasi dari masyarakat tersebut, Alex kemudian langsung bergegas mendatangi lokasi guna melihat dan memastikan kebenaran informasi dari  warga tersebut.

warga

Setelah melihat secara langsung di lokasi,Alex langsung menghubungi aparat keamanan karena jenazah Muhammad Nur dalam posisi terkunci didalam.

Selang beberapa menit,Tim Inafis Polres Padangsidimpuan tiba di lokasi penemuan mayat di Kel.Sadabuan dan langsung  melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.

Mayat Muhammad Nur selanjutnya dibawa tim Inafis dari kepolisian Padangsidimpuan ke RSUD Padangsidimpuan untuk di lakukan Fisum et Repertum.

Warga

Kapolres Padangsidimpuan dalam keterangannya melalui Kasat Reskrim AKP.Naibaho mengatakan,”Dari hasil pemeriksaan,Muhammad Nur di duga meninggal akibat mengindap salah satu penyakit,tidak ada tanda-tanda kekerasan,”ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut,AKP Naibaho mengatakan,” Dari hasil penyelidikan dan keterangan yang di dapatkan sementara,Muhammad Nur di ketahui pernah mengalami angin duduk.”Sekarang,Kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan penyelidikan lebih  lanjut untuk memastikan penyebab kematinya”tuturnya.

Terdampak Banjir Warga Kegelapan Dan Sulit Air Bersih .

0
Terdampak Banjir Warga Kegelapan Dan Sulit Air Bersih .

Karawang.{metroindonesia.id} – Banjir akibat luapan Sungai Citarum dan Sungai Cibeet merendam Wilayah Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah permukiman warga terdampak dan aktivitas masyarakat terganggu.

IMG 20260119 WA00001

Salah satu rumah warga yang terdampak banjir adalah milik Lukman N Iraz, tokoh pemuda yang juga Ketua Pemuda Panca Marga sekaligus Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi AMKI Kabupaten Karawang. Ia menyampaikan, ketinggian air terus meningkat dan berdampak langsung pada fasilitas dasar warga.

“Air terus naik, kondisi listrik atau lampu penerangan mati,” ujar Lukman, Minggu (18/1/2026) malam.

Selain pemadaman listrik, warga juga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sanitasi. Menurut Lukman, saat ini hanya fasilitas tertentu yang masih dapat dimanfaatkan warga.

“Warga kesulitan air bersih buat sanitasi, kecuali yang ada di kantor Sesa Purwadana,” katanya.

Ia menambahkan, Wilayah Sumedangan menjadi salah satu area yang membutuhkan perhatian khusus. Ketersediaan genset dan tenda pengungsian dinilai mendesak, mengingat banyak warga terdampak merupakan balita dan kelompok rentan.”Untuk Sumedangan butuh genset dan tenda, karena banyak balita,” ungkapnya

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang telah menurunkan tim evakuasi ke lokasi banjir. Penanganan darurat turut melibatkan Tagana, PMI, dan Rescue Karang Taruna guna membantu proses evakuasi serta pendampingan warga terdampak.

Terlibat Cekcok Masalah Tapal Batas Tanah Seorang Petani Di Paluta Tewas Dibacok.

0
Terlibat Cekcok Masalah Tapal Batas Tanah Seorang Petani Di Paluta Tewas Dibacok.

PADANG LAWAS UTARA  – Metro Indonesia.id. – Sengketa tapal batas tanah kembali memakan korban jiwa.seorang petani di Desa Janji Manahan Gnt,Kecamatan Dolok Sigompulon,Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta),tewas setelah dibacok menggunakan parang dalam sebuah pertikaian antar warga,Sabtu (17/1/2026).

Screenshot 20260119 002301 1

Peristiwa tragis sehingga menyebabkan korban jiwa tersebut terjadi di jalan umum di depan rumah warga,dimana korban akhirnya meninggal dunia akibat luka serius di bagian leher dan mengakibatkan pendarahan parah akibat sabetan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri.

Kapolres Tapanuli Selatan melalui Kasi Humas Polres Tapsel,IPDA Amalisa Nofriyanythi Siregar,S.H.membenarkan kejadian tersebut.ia menjelaskan bahwa insiden bermula dari pertengkaran mulut antara pelaku dan korban terkait tapal batas tanah yang tidak pernah ada penyelesaian.

“Dari hasil pemeriksaan awal,diketahui bahwa antara korban dan pelaku sudah sering terjadi perselisihan dan silang sengketa mengenai batas tanah mereka,namun naas,pada hari kejadian tersebut,konflik yang kembali terjadi akhirnya memuncak hingga berujung pada tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam.”ujar IPDA.Amalisa.

Dari keterangan pihak kepolisian,pelaku yang gelap mata,diketahui sempat meninggalkan lokasi pertengkaran dengan korban untuk mengambil parang dari rumahnya,lalu kembali ke TKP dan langsung melakukan pembacokan terhadap korban.

IMG 20260119 002923

Usai melakukan pembacokan,pelaku yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan menyerahkan diri ke Mapolsek Dolok untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Pelaku dengan kesadaran sendiri datang ke Mapolsek Dolok dan menyerahkan senjata tajam yang dia gunakan untuk membacok korban,untuk saat ini,tersangka telah kita  amankan untuk nanti  diperiksa dan di proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

IPDA Amalisa menambahkan,bahwa sampai saat ini,pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),mengamankan barang bukti,memeriksa saksi saksi,dan membawa korban ke RSUD Gunung Tua untuk keperluan visum dan otopsi.

“Untuk penanganan perkara selanjutnya nanti,akan dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Tapanuli Selatan.Kami juga telah menghimbau masyarakat,agar tidak lagi menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi dengan kekerasan,namun  mempercayakan penyelesaian sengketa yang terjadi melalui jalur hukum,”tegasnya.

Isra Mi’raj 1447 H Refleksi Diri

0
Isra Mi’raj 1447 H Refleksi Diri
Bogor I metroindonesia.id – Dalam menyambut Isra Mi’raj nabi besar Muhammad SAW yang ke 1447 H/ 2026 Masehi, Kepolisian Sektor Tamansari, Kabupaten dengan tema *Isra Mi’raj Refleksi diri melalui kisah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW*

Kegiatan keagamaan berlangsung pada hari Sabtu 17 /01/2026 jam 20.00 wib di halaman  depan kantor Polsek Tamansari, panitia  acara turut mengundang :

 

1. Kasat Binmas Polres Bogor mewakili Kapolres Bogor,

2. Kapolsek Tamansari Beserta Muspika Kecamatan Tamansari.

3. Ibu ibu Bhayangkari Polsek Tamansari,

4. Tokoh Ulama dan Tokoh Masyarakat,

5. Ormas kepemudaan dan warga Tamansari

Kegiatan acara Isra Mi’raj  meliputi pemberian santunan kepada anak anak yatim dan fakir miskin, yang kemudian acara puncak siraman rohani oleh  Dai KH.Iptu Jujun Junaedi sebagai Kasat Binmas Polda Jabar.

Dalam sambutannya, KH.Iptu Jujun menyampaikan “Peristiwa Isra Mi’raj ini mengajarkan kita akan pentingnya keimanan yang teguh, ketaatan sepenuhnya kepada Allah SWT,”

Lebih lanjut, KH.Iptu Jujun juga menyampaikan “berpesan tentang berprilaku yang baik (Ahlakul Karimah)agar diterapkan dalam kehidupan sehari hari dan mengajak masyarakat untuk senantiasa bekerja sama dengan polisi menjaga ketertiban dan keamanan agar terciptanya berkehidupan beragama secara baik dan benar.” ujarnya.

Usai kegiatan, para media mewawancarai Kapolsek Tamansari  Iptu.Azis . Hidayat.Sos.dalam mengusung tema Isra mi’raj 1447 H kali. Ini mengusung Tema dengan perjalanan spiritual Nabi Muhammad Saw menyampaikan “sebagai umatnya dapat menjalankan semua perintahnya dan menjauhi larangannya ,berahlak dan berprilaku baik dalam melaksanakan kehidupan berbangsa bernegara secara baik dan benar. Semogga dengan terselenggaranya kegiatan isra mi’raj ini kita semua bisa mendapatkan berkah dan ridho dari Allah Subhanahuwattalla.amin ya robbal allamin.iptu Azis Hidayat .S.SOs.mengakhiri wawancara [] Lukas Diana.

Bupati Tapsel Dan Wali Kota Padangdidimpuan Berpartisipasi Langsung Dalam Laga Amal Sepak Bola Untuk Korban Bencana Tapsel.

0
Bupati Tapsel Dan Wali Kota Padangdidimpuan Berpartisipasi Langsung Dalam Laga Amal Sepak Bola Untuk Korban Bencana Tapsel.

Padangsidimpuan – Metro Indonesia.id. – Laga amal sepak bola peduli korban bencana tanah longsor dan banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan berlangsung secara meriah dengan hadirnya beberapa atlit Nasional pada hari Jumat, 16 Januari 2026, di Stadion H.M. Nurdin, Kota Padangsidimpuan.Sabtu (17 Jan 2026).

Screenshot 20260117 180420

Acara amal melalui kegiatan sepak bola ini dihadiri dan dipartipasi langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan,H.Gus Irawan Pasaribu,SE,AK,MM,CA, serta Wali Kota Padangsidimpuan,Dr.H.Letnan Dalimunthe,SKM,M.Kes,sebagai bentuk kehadiran dan  kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana baru baru ini.

Melalui adanya kegiatan amal  kemanusiaan ini,diharapkan agar nantinya bisa menjadi jalan dan wadah dalam mempererat solidaritas antara pemerintah daerah,atlet,dan seluruh elemen masyarakat.

Laga amal dengan tema “Mulak Tondi tu Badan”mempunyai makna sebagai rasa perduli dan pemberi dorongan semangat agar bisa tetap tegar dan jangan berputus asa menghadapi adanya bencana yang baru baru ini terjadi.

Screenshot 20260117 180051 1

Bupati Tapanuli Selatan dalam kesempatan ini,menyampaikan harapannya saat memberikan kata sambutan secara resmi saat pembukaan laga amal sepak bola yang di adakan,di mana Bupati Tapanuli Selatan mengatakan sangat ber harap agar kegiatan yang di langsungkan ini,bisa menjadi wadah penggugah keperdulian,hiburan sekaligus penguat semangat olahraga di wilayah Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan.

“Kita berharap agar donasi yang terkumpul melalui kegiatan laga amal sepak bola ini nantinya,bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang telah terdampak banjir dan tanah longsor,”ujarnya.

Laga amal yang ber langsung di Lapangan H.M.Nurdin Kota Padangsidimpuan tersebut,semakin semarak dan meriah dengan hadir nya beberapa atlet nasional ternama dan telah dikenal secara luas oleh masyarakat,seperti mantan pemain Tim Nasional Indonesia,Evan Dimas dan Zulham Malik Jamrun,yang bergabung di dalam Tim sepak bola,Perwakilan Tabagsel Kolaborasi Porfeo.

Screenshot 20260117 180336 2

Selain itu,turut hadir atlet nasional wanita,Natasya Sumitro,yang merupakan striker gacor dari Bali United Women FC,serta Octaviani,yang merupakan pemain Tim Nasional Futsal Putri Indonesia.

Panitia penyelenggara membuka sesi donasi terbuka dan lelang jersey Tim Nasional Indonesia sebagai bagian dari upaya penggalangan dana.

Laporan panitia mengatakan bahwa seluruh hasil yang di dapatkan dari kegiatan sepak bola amal ini,akan disalurkan secara penuh kepada para korban bencana tanah longsor dan banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan.