Beranda Uncategorized Di Duga Bunuh Diri Lelaki Muda Di Ke.Kayuombun Di Temukan Pacarnya Dalam Keadaan Tergantung.

Di Duga Bunuh Diri Lelaki Muda Di Ke.Kayuombun Di Temukan Pacarnya Dalam Keadaan Tergantung.

0
Di Duga Bunuh Diri Lelaki Muda Di Ke.Kayuombun Di Temukan Pacarnya Dalam Keadaan Tergantung.
57 / 100

 

Padangsidimpuan – Metro Indonesia.id.

Seorang Warga di temukan telah meninggal dunia karena diduga sengaja melakukan bunuh diri dengan cara menggantung dirinya di Jln.Jenderal Sudirman. Link.II.Kel.Kayuombun.Kec.Padangsidimpuan Utara.kota Padangsidimpuan.Senin(15 Apr 2024).

Screenshot 20240415 2202402

Lelaki Muda Di Kel.Kayuombun di duga Bunuh Diri

Korban dengan nama Okto Farhan Ariandra(24 Thn).yang selama ini dikenal sebagai anak yang baik dan berbakti sekali kepada Ibu nya yang menderita penyakit Stroke,namun telah meninggal dunia sekitar setahun lalu,membuat warga setempat merasa heran dan merasa tidak percaya bila okto akan senekat dan setragis ini caranya dalam mengakhiri hidupnya.

Okto yang di temukan oleh pacarnya Ema Aulia,warga Desa Parsalakan.Huta Lambung,yang sengaja datang kerumah korban (Okto red),setelah sebelumnya janjian untuk menemui dan mengantar Alm,ketempat kerjanya sebagai karyawan toko bangunan di Jln.Sudirman.

Namun naas,sesampainya Ema di rumah Okto,Ema Aulia yang merasa heran karena Okto tidak menjawab panggilan setelah berkali kali di telepon dan mengetuk rumah korban,akhirnya mendatangi dan menanyakan ke pada Aris Siregar yang kebetulan bekerja sebagai tukang tambal ban persis di depan rumah korban.

Aris Siregar yang juga heran karena sedari pagi tidak melihat Okto,bersama Ema coba mengintip dari celah jendela rumah,dan akhirnya melihat Korban Okto Ariandra sudah tergantung pada kain sarung yang di ikatkan pada tiang plafon rumah.

Ema yang shock atas kejadian tersebut,bersama Aris Siregar segera memberitahu warga untuk bersama mendobrak rumah Okto.

Melihat Okto sudah tidak bernyawa lagi,warga langsung melaporkan ke jadian pada Kepling,Babinsa dan Babinkantibmas.

Tim Inafis Polres Kota Padangsidimpuan yang tiba di TKP,sekitar jam 08:10 Wib,langsung melakukan olah TKP dan selanjutnya membawa korban ke RSUD.Padangsidimpuan untuk di lakukan Visum.

Screenshot 20240415 222041

Iwan Batubara,salah seorang warga yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut mengatakan penyesalan dan rasa kasihannya kepada Okto yang selama ini di kenal nya sebagai anak yang baik.”Mungkin karena beban dan merasa tidak kuat hidup sendiri setelah ibunya meninggal,sementara ayahnya tidak tahu kemana,telah membuat Okto nekat dan hilang akal”.

“Saya pribadi sangat menyesalkan dan kasihan dengan cara Okto dalam mengakhiri hidupnya itu, karena dia itu sebetulnya anak yang baik”.katanya.