Beranda PENDIDIKAN Siti Chaerijah Kadisdik Kota Depok Launching Sanggar Kegiatan Belajar

Siti Chaerijah Kadisdik Kota Depok Launching Sanggar Kegiatan Belajar

0
Siti Chaerijah Kadisdik Kota Depok Launching Sanggar Kegiatan Belajar
8 / 100

metroindonesia.id, (Depok),-Dinas Pendidikan Kota Depok lounching Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cimanggis di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Jln, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Selasa (4/6/24).

Acara lounching SKB langsung dihadiri oleh Siti Chaerijah Kadisdik Kota Depok, Sutarno Sekdis Pendidikan Kota Depok, Muchlis abdillah, S.Pd. M.M, Kepala SPNF SKB Kota Depok, Suhyana, M.Pd, Kepala Bidang Paud Dikmas, Kapolsek Cimanggis, Camat Cimanggis, Lurah Harjamukti,
Babinsa Harjamukti dan para Tutor.

IMG 20240604 102424

Siti Chaerijah Kadisdik Kota Depok, hari ini kita lounching kelompok belajar dari Sanggar Kegiatan Belajar sekolah non formal negri untuk zona Cimanggis, katanya.

Dibukanya tempat pembelajaran Paud serta paket A, B, C dan kursus – kursus ketrampilan

IMG 20240604 101619

Siti jelaskan soal batas usia sekolah non formal bisa diatas usia sekolah, kami hanya memfasilitasi untuk sekolah tuturya.

Ia berharap masyarakat yang putus sekolah atau keterbatasan jarak atau keterbatasan ekonomi, sekiranya bisa memaanfaatkan fasilitas SKB ini untuk dijadikan proses belajar.

Semua proses pendidikan di SKB akan mendapat ijazah, termasuk sekolah PAUD akan dapat surat keterangan tanda belajar begitupun untuk paket A, B dan C, mereka ada ijazah. Ditahun ajaran baru ini, pendaftarannya sudah di buka, imbuhnya.

Soal sarana gedung, pihaknya akan merehab untuk perbaiki gedung yang rusak dan akan di ajukan anggarannya, namun secara umun gedung sudah siap digunakan, janji Siti.

Program SKB sama dengan PKBM, hanya program PKBM milik masyarakat, sedangkan SKB itu adalah sekolah negri yang di biayai oleh pemerintah bersumber dari APBN dan APBD dan pengawasannya dibawah Disdik bidang PAUD Dikmas atau dibawah naungan kepala SKB.

Dikatakan Siti, saat ini jumlah STNF di kota Depok baru ada satu, dipusatkan di stadela (stadion lama). Kami terus membuka 5 zona, seperti zona Panmas, Cilodong, Sawangan, Sukmajaya dan Cimanggis, idealnya STNF harus ada di setiap kecamatan dengan guru yang berbeda – beda lanjut Siti.

” Kalau sarana dan prasarana memungkinkan kita akan buka di setiap kecamatan ” katanya berharap.

IMG 20240604 113756 1

Sutarno sekretaris Disdik Kota Depok menambahkan, SKB atau SPNF di Pusatnya diwilayah kecamatan Pancoran mas dan zona SKB nya ada di Cilodong, Sawangan, Sukmajaya dan Cimanggis, terang dia.

Kalau Stabela (stadion lama) itu adalah pusatnya SKB untuk jaringan komputer atau tempat penyimpanan data. Jadi, kalau ingin melihat data semisalnya data anak – anak dari SKB Cilodong yang dari putus sekolah baik yang Paud, SD, SMP dan SMA, Paket A, B dan C dapat terlihat, ijazah mereka juga sama.

Sistem pembelajaran juga menyesuaikan dengan waktu yang akan dilaksanakan afa semuanya bisa sekolah.

Dikesempatan itu, Nurcholis Abdilah kepala SPNF SKB Kota Depok menandaskan soal
Kegiatan belajar mengajar ketrampilan pada SD, SMP dan SMA. Di SD kita melatih ketrampilan komputer, menggambar, managemen marketing online, jelasnya.

Untuk SMP dan SMA kita melatih cara pembuatan kopi Barista, komputer juga tata rias bagi siswi SNPF. kurikulumnya kita lakukan secara fleksibel, begitupun pengajar atau tutornya, ada yang dari masyarakat, honorer yang di biayai oleh pemerintah dan sekolahnya seperti umum, termasuk pembagian waktu untuk kurikulumnya.

Waktu belajar yang disediakan sampai 5 hari dan biayanya juga gratis. Untuk itu, bagi warga yang keterbatasan biaya silahkan masuk SNPF.

Sementara itu, Suhyana Kabid PAUD Dikmas Kota Depok menegaskan seluruh kegiatan program SNPF dari dua sumber yakni, APBN dan APBD, tidak dari CSR, karena semua di tanggung pemerintah.

Jumlah tutor disemua zona sebanyak 19 orang, saat ini yang telah mendaftar di SNPF sebanyak 30 siswa. Paket A dan B termasuk TNI/Polri bisa masuk ke negeri, tetapi yang diprioritaskan untuk warga Depok dulu, pungkasnya. (**)