Beranda Uncategorized Dusun Lobu Uhom Di Perkirakan Sudah Tidak Aman Untuk Tempat Tinggal Sehingga Warganya Akan Di Relokasi Ketempat Lain.

Dusun Lobu Uhom Di Perkirakan Sudah Tidak Aman Untuk Tempat Tinggal Sehingga Warganya Akan Di Relokasi Ketempat Lain.

0
Dusun Lobu Uhom Di Perkirakan Sudah Tidak Aman Untuk Tempat Tinggal Sehingga Warganya Akan Di Relokasi Ketempat Lain.
63 / 100 Skor SEO

 

Tapanuli Selatan – Metro Indonesia.id.- Akibat dari terjadinya banjir bandang dan longsor susulan sampai dua kali dalam rentang waktu yang berdekatan (25 Nov 2025 dan 26 Des 2025) di Dusun Lobu Uhom,Desa Panobasan,Kecamatan Angkola Barat,Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel),membuat Bupati Kab.Tapanuli Selatan,H.Gus Irawan Pasaribu berencana untuk melakukan relokasi warga melihat bagai mana keadaan Dusun Lobu Uhom yang sepertinya sudah tidak aman lagi untuk di tempati  warga nantinya.Minggu(28 Des 2025).

Screenshot 20260101 155833

Bupati Tapanuli Selatan,H.Gus Irawan Pasaribu,mengatakan itu saat melakukan peninjauan secara langsung kelokasi bencana,dimana Bupati telah meminta kepada warga Dusun Lobu Uhom secara langsung agar bersedia bila direlokasi ketempat lain demi keselamatan mereka.

“Saat pertama kali  bencana banjir bandang dan longsor melanda Dusun Lobu Uhom pada tanggal 25 November,telah menyebabkan terjadinya kerusakan pada bangunan sekolah dan beberapa rumah warga,kemudian terjadi susulan kejadian yang lebih parah pada 26 Desember,di mana kejadian tersebut telah mengakibatkan dampak yang jauh lebih parah dan dengan volume longsoran yang juga lebih besar dari banjir bandang yang pertama melanda Dusun Lobu Uhom” .

Screenshot 20260101 160100

“Dari adanya susulan kejadian yang terjadi pada dua hari yang lalu atau tanggal 26 Desember,di mana Dusun Lobu Uhom telah kembali di landa banjir bandang dan juga adanya beberapa bagian longsor yang jauh lebih besar dari bencana yang terjadi pada 25 November lalu,kita menyimpulkan  bahwa sebenarnya Dusun Lobu Uhom ini sudah tidak akdn aman lagi sebagai tempat tinggal warga nantinya” kata Gus Irawan Pasaribu kepada warga masyarakat yang tertimpa bencana saat melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi untuk mengetahui bagai mana kondisi warga dan pemukiman mereka yang telah terpaksa harus mengungsi akibat terjadinya bencana banjir dan longsor  pertama dan  susulannya tersebut.

Adapun 157 Kepala Keluarga (KK) yang berasal dari Dusun Lobu Uhom yang telah mengungsi  akibat adanya bencana banjir bandang dan banjir susulannya tersebut telah di tempatkan untuk sementara waktu di Desa Simatohir,sebuah Desa tetangga yang dianggap lebih aman.

Screenshot 20260101 160111

“Akibat dari adanya bencana banjir bandang,lingsor yang terjadi secara ber susulan tersebut,warga yang harus diungsikan sementara dari Dusun Lobu Uhom ke Desa Simatohir di ketahui berjumlah  sebanyak 157 Kepala Keluarga (KK),”terang Gus Irawan Pasaribu bersama Sekretaris Daerah Kab.Tapsel,Sofyan Adil Siregar,Camat Angkola Barat,Mhd.Tohir Pasaribu,Kepala Desa Panobasan Lombang,Naungan Nauli Harahap dan Kepala Desa Simatohir,Juniadi saat melakukan peninjauan secara langsung di lokasi bencana tersebut.

Dalam kesempatan tersebut,H.Gus Irawan Pasaribu juga mengatakan bahwa sebenarnya pihak Pemkab sudah memperkirakan bahwa Dusun Lobu Uhom sudah tidak lagi layak untuk dihuni bila melihat bagai mana akibat serta adanya kejadian bencana yang terjadi secara berulang yang tentu telah menimbulkan adanya trauma mendalam bagi warga sehingga membuat mereka akan merasa sulit untuk merasa aman kembali tinggal di lokasi.

Screenshot 20260101 160445

“Dari sejak awal kami sebetulnya sudah melihat bagai mana kondisi disini sebelum Badan Geologi datang untuk memeriksa dan memperkirakan bahwa tempat ini sudah tidak aman untuk dihuni dengan adanya kejadian bencana kemarin yang walaupun tidak mengakibatkan adanya korban jiwa,namun tentu telah menyebabkan timbulnya rasa trauma bagi masyarakat,untuk nanti kembali tinggal di Dusun ini,untuk itu kita akan coba untuk mengambil kebijakan dengan meminta relokasi untuk 157 KK tersebut,”katanya nya.

H.Gus Irawan Pasaribu juga mengatakan rencananya untuk melakukan relokasi agar  tidak hanya untuk warga Dusun Lobu Uhom,tetapi juga Dusun Aek Rambangan di Desa Simatohir ke lokasi yang telah di tentukan untuk di jadikan sebagai tempat relokasi yaitu Area Perkebunan PTPN.IV.Hapesong Baru di Batang Toru sesuai dengan komitmen PTPN tersebut sebagaimana di arahkan Bapak Presiden RI.Prabowo Subianto.