Beranda Uncategorized Sosok Mayat Yang Di Temukan Dipinggir Sungai  Hutan Nabundong Adalah Warga Kota Padangsidimpuan

Sosok Mayat Yang Di Temukan Dipinggir Sungai  Hutan Nabundong Adalah Warga Kota Padangsidimpuan

0
Sosok Mayat Yang Di Temukan Dipinggir Sungai  Hutan Nabundong Adalah Warga Kota Padangsidimpuan
66 / 100 Skor SEO

Padangsidimpuan – Metro Indonesia.id.- Setelah di lakukan Olah TKP dan proses Identifikasi oleh Pihak Kepolisian,sosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tergeletak di pinggiran sungai kecil yang berada di hutan Nabundong oleh seorang warga sekitar benama JH (35 Tahun),akhirnya di ketahui merupakan warga Kota Padangsidimpuan dengan Nama: Zulfikar Sahala Rambe.
Umur 48 Tahun.
Pekerjaan:Wiraswasta.
Alamat:Jln.Dr.Pinayungan.
Gang Bersama.
Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Kota Padangsidimpuan.Jum’at (16 Jan 2026).

Screenshot 20260116 225357

Khabar bahwa telah di temukannya sesosok mayat berjenis kelamin laki laki di pinggiran sungai yang berada di dalam hutan nabundong,berawal dari adanya laporan JH umur 35 tahun kepada KS umur 60 Tahun,yang  juga lalu melaporkannya ke pada Kepala Desa dan Pihak Kepolisian.

Dalam keterangan nya kepada petugas Kepolisian,JH menceritakan bagai mana kronologi sampai dia menemukan sosok mayat tersebut,di mana bahwa pada hari Kamis sekitar jam 10.30 WIB,JH mengatakan bahwa dia  bermaksud melakukan pengecekan apa  penyebab matinya air kerumahnya,yang mengalir melalui pipa dari sebuah sungai kecil yang berada di dalam hutan Nabundong.

Saat JH menyusuri sungai untuk mengetahui penyebab matinya aliran air kerumahnya tersebut,tiba tiba napasnya terasa sesak dan langkahnya langsung berhenti saat melihat bahwa di depannya ada sesosok mayat berjenis kelamin laki laki yang tergeletak di antara bebatuan di pinggiran sungai.

IMG 20260116 WA0009

JH yang merasa kaget dan takut,langsung lari puntang panting pulang dan segera  melaporkan apa yang di lihatnya tersebut kepada KS 60 Tahun ( warga sekitar) yang juga langsung melaporkan hal yang di lihat JH tersebut kepada Kepala Desa Pamuttaran dan pihak Kepolisian.

Mendapat laporan tersebut,Personil Polsek Padang Bolak di pimpin Kanit Reskrim bersama Tim Inafis Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) dan KBO Reskrim Polres Tapsel,langsung bergerak terjun ke lokasi di mana di temukannya mayat tersebut.

Lokasi TKP yang berada di pinggir sungai di dalam hutan,membuat petugas Kepolisian dan tim inafis harus berjalan kaki dari Jalan Lintas Gunung Tua – Pal Sabolas menyusuri area hutan sejauh kurang lebih 80 meter untuk bisa sampai di TKP yang berada di dalam hutan Nabundong.

Di TKP,tim inafis Polres Tapsel,menemukan sejumlah barang dan benda  yang berserakan tidak jauh dari posisi mayat,berupa,1 buah jaket,1tas sandang,sepasang sandal karet,1unit Handphone warna biru dalam kondisi layar pecah merk Samsung,sebuah botol dengan isi cairan yang di duga adalah racun rumput merk Gromoxon,pisau cutter,dan muntahan nasi.

Sementara posisi mayat,tergeletak di antara bebatuan di pinggiran sungai dengan wajah menghadap ke kanan,memakai baju kaos warna merah,celana jeans warna hitam,lengan tangan ada luka luka yang di duga bekas sayatan,dan di bagian mulut ada semacam telur serangga atau lalat yang diharapkan bisa membantu untuk mengindikasikan saat dan waktu ke matian korban.

IMG 20260116 WA00082 1

Pihak Kepolisian lalu mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Gunung Tua untuk selsnjutnya dilakukan visum guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Setelah di lakukan visum di RSUD Gunung Tua,mayat Zulfikar akhirnya di kembalikan kepada pihak keluarga dan kerabatnya di Jalan Dr.Pinayungan,Gang Bersama,Kecamatan Padangsidimpuan Utara,Kota Padangsidimpuan untuk di lakukan prosesi pemakaman yang di lakukan tadi siang sehabis Sholat Jum’at.

Sementara pihak Kepolisian,sampai berita ini tayang,masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti bukti untuk memastikan penyebab kematian korban.