Kepala

Kepala SD Beri 1 Amplop Merah Putih

86 / 100
Metro, Deli serdang, Sumut –  Kepala SD Negeri 101766 sodorkan amplop merah putih kepada wartawan metroindonesia.id.

Informasi publik merupakan kewajiban setiap kepala sekolah penerima dana BOS untuk memberikan informasi kepada masyarakat pada penggunaan anggaran.

Menyembunyikan informasi merupakan suatu kejahatan publikasi dan informasi, karena sudah tertuang dalam Undang undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dimana setiap masyarakat boleh meminta informasi.

Kepala

Kholilah selaku Kepala SD NEGERI 101766 tidak menjawab konfirmasi wartawan metro Indonesia (13/12) tentang penggunaan dana Bos tahun 2021 pada tahap 2 dan 3 yang berjumlah 312.858.000 yang diduga diselewengkan malah sebaliknya kepsek menyodorkan sebuah amplop merah putih yang mungkin sudah menjadi tradisi kepala sekolah dan mengatakan kepada wartawan metro Indonesia banyak kali tamu pak perharinya mau sampai lima orang yang datang jadi kita berbagilah ucap kepsek kepada wartawan.

jawaban dari kepala sekolah sudah menjadi asumsi buruk atas penggunaan anggaran yg diduga tidak sesuai dengan juknis terbukti pada tahap 3 sekarang ini masih berjalan sementara penggunaan anggaran sudah habis atas dugaan penyelewengan dana BOS semakin kuat di terima media ketika pihak sekolah tidak menggunakan ” Papan Mading ” sebagai laporan publik penggunaan anggaran sesuai intruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Birokrasi pengawasan dan laporan melalui online yang lebih transparan sesuai janji Menteri, masyarakat belum melihat bukti, bahkan timbul dugaan kuat adanya konspirasi antara maneger bos kabupaten dan kepala sekolah .

Disisi lain, tugas jurnalis untuk menerapkan sesuai kode etik pasal 3, dimana setiap wartawan harus menguji kebenaran informasi selalu mengalami kegagalan karena tidak adanya transparansi dari pihak terkait,Untuk itu diminta kepada Kajari lubuk pakam untuk memeriksa kepala SD NEGERI 101766 bandar setia atas dugaan penyelewengan anggaran dana Bos agar tidak adanya asumsi buruk masyarakat terhadap Kajari lubuk pakam.

Diharapkan Pihak Kajati .Lubuk Pakam segera menindaklanjuti informasi masyarakat tentay dugaan penyelewengan dana Bos [] G.Pasaribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.