STKIP

STKIP Melawi Gelar FGD Generasi Anti Hoax

83 / 100
Metro, Melawi – STKIP (Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendidikan) Kabupaten Melawi menggelar FGD (Focus Group Discussion) bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) STKIP Melawi di Cafe Toegoe, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, pada Rabu (30/3) pukul 09.30 WIB.

FGD mengangkat tema “Generasi Milenial Indonesia Kabupaten Melawi” ini di pandu langsung oleh Ketua STKIP Melawi, Septian Peterianus.

Septian mengatakan, mahasiswa hendaknya bijak dalam menyikapi informasi yang berkembang di sosial media agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

62 Personel Polres Melawi Ikuti Tes Psikologis

“Menyikapi perkembangan jaman di era teknologi informasi melalui sosial media, mahasiswa harus menyaring informasi yang didapat. Cari kebenaran tentang informasi yang diterima, agar bijak bersosial media”, pesan Septian.

Menurut Septian, jika suatu informasi yang disajikan melalui sosial tidak di filter dapat memberikan dampak negatif bagi diri sendiri dan bagi masyarakat luas.

“Generasi muda milenial Melawi harus bisa menangkal hoax yang berkembang di sosial media, seperti Facebook, Twitter, Instagram, WA group dalam membangun tatanan yang demokratis di Indonesia. Generasi milenial jangan mudah terpapar hoax”, ujarnya.

Gintawati Alumni Menwa Mahakarta Bela negara

Dalam FGD tersebut, Septian juga menyinggung pelaksanaan pemilu yang semakin dekat di Kabupaten Melawi. Ia berharap kaum milenial berpartisipasi aktif dalam berpolitik yang sehat, cerdas dan santun.

“Kontribusi setiap pihak juga sangat diperlukan untuk mewujudkan Pilkada sebagai hajatan demokrasi masyarakat dan melahirkan pemimpin yang berkualitas”, kata Septian

Ditambahkan Septian, Pemuda milenial merupakan penerus perjuangan generasi terdahulu untuk mewujukan cita-cita bangsa. Pemuda menjadi harapan dalam setiap kemajuan di dalam suatu bangsa.

Harlah Ke-76, PC Muslimat NU Melawi Santuni Kaum Dhuafa

“Pemuda milenial  harus berperan aktif dalam membantu pembangunan daerah dan bangsa ini. Banyak hal positif yang dapat dilakukan seperti, menghasilkan karya-karya yang dapat bermanfaat bagi masyarakat. Berperan aktif dilingkungan sekitar dan menjadi teladan masyarakat dengan hal-hal lain yang bersifat produktif”, pungkasnya.

Lanjut Septian, Pentingnya peran pemuda milenial, khususnya mahasiswa Kabupaten Melawi harus memberikan kontribusi positif dan mendukung program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Unit Kegiatan Mahasiswa yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu, BEM, Hima Penjas, IMPA, PSHT, UKM PMK, Hima Fisika, Duta Hutan, Himmat dan KMK STKIP Melawi.**

89 KPM Desa Tanjung Lay Terima Uang BLT DD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.