Metro Indonesia https://metroindonesia.id Berani Tampil Beda Mon, 08 Jun 2026 03:36:27 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://metroindonesia.id/wp-content/uploads/2026/03/cropped-IMG-20260308-WA0019-32x32.jpg Metro Indonesia https://metroindonesia.id 32 32 Aie Tabik Nagari Pertama Gelar Mambangkik Tradisi Adat https://metroindonesia.id/2026/06/aie-tabik-nagari-pertama-gelar-mambangkik-tradisi-adat/ Sun, 07 Jun 2026 05:27:00 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29561 Payakumbuh – Kenagarian Aie Tabik menjadi nagari pertama di Kota Payakumbuh yang menggelar kegiatan Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari Tahun 2026 melalui tradisi “Mauluan Konji di Bulan Baiak/Ramadan” sebagai upaya menghidupkan kembali warisan budaya Minangkabau yang mulai jarang dikenal generasi muda.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan kebangkitan tradisi tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan nilai adat dan budaya sekaligus memperkuat identitas masyarakat di tengah perkembangan zaman.

“Atas nama Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan ini. Tradisi Mauluan Konji bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, mempererat hubungan antargenerasi, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat,” kata Elzadaswarman saat menghadiri kegiatan di Balai Adat Nagari Aie Tabik, Ahad (07/06/2026).

Tradisi Mauluan Konji merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat Minangkabau yang dilaksanakan melalui kegiatan memasak dan menyajikan konji atau bubur khas secara bersama-sama sebagai simbol kebersamaan, kepedulian sosial, serta ungkapan syukur yang diwariskan secara turun-temurun di tengah masyarakat nagari.

Menurut Elzadaswarman, pelestarian tradisi lokal memiliki manfaat langsung bagi masyarakat karena mampu memperkuat kohesi sosial, menjaga semangat gotong royong, serta menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, anak nagari dapat mengenal kembali akar budayanya, memahami nilai sopan santun, tanggung jawab sosial, dan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi kehidupan masyarakat Minangkabau,” ujarnya.

Ia mengatakan pelestarian adat dan budaya menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan peran lembaga adat seperti LKAAM, Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan Bundo Kanduang, serta dukungan terhadap berbagai program kebudayaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan di tingkat nagari.

Menurut dia, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga identitas budaya serta nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu.

“Kegiatan Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Ketika adat, agama, dan kebersamaan tetap terjaga, maka masyarakat akan memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi berbagai perubahan dan tantangan zaman,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan tersebut juga sejalan dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yang menempatkan adat dan agama sebagai dua unsur yang saling menguatkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh unsur masyarakat mulai dari niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, Bundo Kanduang hingga generasi muda untuk terus bersinergi menjaga dan mewariskan tradisi yang menjadi identitas daerah.

“Jangan sampai perkembangan zaman mengikis jati diri kita sebagai urang Minang. Tradisi yang diwariskan para pendahulu harus tetap hidup, dikenal, dan diteruskan oleh generasi berikutnya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kebangkitan tradisi Mauluan Konji di Nagari Aie Tabik dapat menjadi inspirasi bagi nagari lain untuk kembali menghidupkan berbagai tradisi adat yang mulai jarang dilaksanakan sehingga nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kearifan lokal tetap terjaga serta memberi manfaat bagi kehidupan sosial masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh, Ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Camat Payakumbuh Timur, Lurah Balai Jariang, KAN 10 Nagori, Bundo Kanduang, serta tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (Jee)

]]>
Ribuan Pesepeda Padati GSA di Payakumbuh https://metroindonesia.id/2026/06/ribuan-pesepeda-padati-gsa-di-payakumbuh/ Sun, 07 Jun 2026 01:31:00 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29564 Payakumbuh – Ribuan pesepeda dari berbagai daerah di Sumatera Barat, Riau, Jambi, hingga Sumatera Utara memadati Kota Payakumbuh untuk mengikuti Gowes Silaturahmi Adventure (GSA) 2026 yang digelar Asosiasi Sepeda Rekreasi Indonesia (ASRI) dalam rangka memperingati hari jadi organisasi tersebut yang ke-5.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman secara resmi melepas peserta di kawasan Tugu Kudo, Galanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Ahad 07/06/2026, sebelum mereka menempuh rute sejauh 25 kilometer yang melintasi sejumlah kawasan perkotaan, pemukiman, hingga ruang terbuka publik di kota tersebut.

Elzadaswarman mengapresiasi konsistensi ASRI dalam mengampanyekan gaya hidup sehat melalui olahraga rekreasi sekaligus membangun silaturahmi antarkomunitas dan antarwilayah.

“Selamat ulang tahun ke-5 untuk ASRI. Pemerintah Kota Payakumbuh mendukung penuh kegiatan positif seperti ini. Kehadiran ribuan pesepeda dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan sekaligus memperkenalkan potensi daerah,” katanya.

Menurut dia, kegiatan olahraga berbasis komunitas tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap pergerakan ekonomi lokal melalui meningkatnya kunjungan peserta dan wisatawan ke Kota Payakumbuh.

Ia mengatakan kehadiran peserta dari berbagai provinsi turut memperkuat posisi Payakumbuh sebagai salah satu tujuan kegiatan olahraga rekreasi dan wisata komunitas di wilayah Sumatera.

“Kegiatan seperti ini memberikan efek berantai bagi masyarakat. Sektor kuliner, penginapan, usaha mikro, hingga destinasi wisata lokal ikut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan ke daerah,” ujarnya.

Selain menjadi ajang olahraga, GSA 2026 juga dimanfaatkan peserta untuk menikmati sejumlah ikon kota dan panorama lingkungan yang dilalui sepanjang perjalanan. Rute yang disiapkan panitia menghubungkan kawasan perkotaan, bantaran sungai, pusat pelayanan publik, hingga kawasan permukiman yang menjadi bagian dari wajah Kota Payakumbuh.

Elzadaswarman mengingatkan seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan dan menjaga ketertiban selama mengikuti kegiatan.

“Jaga keselamatan, hormati pengguna jalan lain, dan tunjukkan semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan ini. Kami berharap para peserta dapat menikmati keindahan serta keramahan masyarakat Kota Payakumbuh,” katanya.

Ketua panitia menyebutkan GSA tahun ini menjadi salah satu kegiatan terbesar yang pernah diselenggarakan ASRI sejak berdiri lima tahun lalu, ditandai dengan tingginya partisipasi komunitas sepeda dari berbagai daerah.

Kegiatan ditutup di GOR M. Yamin dengan hiburan dan pengundian berbagai hadiah bagi peserta yang berhasil menyelesaikan rute yang telah ditetapkan panitia.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan gaya hidup sehat masyarakat, promosi daerah, serta pengembangan sport tourism yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (Jee)

]]>
PKK Padang Data Wakili Payakumbuh Ke Tingkat Provinsi https://metroindonesia.id/2026/06/pkk-padang-data-wakili-payakumbuh-ke-tingkat-provinsi/ Wed, 03 Jun 2026 02:36:00 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29555 Payakumbuh — Berbagai inovasi pemberdayaan keluarga, penguatan ekonomi masyarakat, hingga transformasi digital yang dikembangkan Tim Penggerak PKK Kelurahan Padang Data Tanah Mati mengantarkan daerah itu mewakili Kota Payakumbuh dalam penilaian Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026, Rabu(03/06/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Gerakan PKK tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Perannya sangat penting dalam memberdayakan perempuan dan keluarga guna mewujudkan kesejahteraan keluarga, peningkatan kesehatan, pendidikan karakter, hingga kemandirian ekonomi rumah tangga,” kata Zulmaeta saat menghadiri penilaian lomba tersebut.

Ia mengatakan Pemko Payakumbuh terus memperkuat sinergi dengan Tim Penggerak PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut dia, dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan berkelanjutan di seluruh tingkatan kepengurusan PKK guna mempercepat implementasi 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.

“Partisipasi masyarakat dalam Gerakan PKK di Kota Payakumbuh menjadi pilar utama pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Zulmaeta mengatakan keluarga saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesenjangan sosial, perubahan pola pengasuhan, ancaman krisis kesehatan hingga tekanan ekonomi rumah tangga.

Namun di sisi lain, perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi keluarga untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian dalam berbagai aspek kehidupan.

Karena itu, kata dia, kader PKK di Kota Payakumbuh mulai mengadopsi teknologi melalui aplikasi Sistem Pendataan PKK dan Dasa Wisma Terintegrasi (SIPEDATI) yang digunakan untuk mempercepat proses pendataan, pelaporan, dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kader PKK mengadopsi inovasi digital untuk mempercepat pelaporan dan mengoptimalkan layanan keluarga melalui aplikasi SIPEDATI,” katanya.

Selain transformasi digital, TP-PKK Kota Payakumbuh juga menjalankan berbagai program strategis yang mencakup ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro, percepatan penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, serta pengendalian inflasi.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Mulyasni Muis Zulmaeta, yang akrab disapa Eni Zulmaeta mengatakan Kelurahan Padang Data Tanah Mati ditetapkan sebagai kelurahan terbaik dalam Lomba Gerakan PKK Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2025 sehingga berhak mewakili daerah pada tingkat provinsi.

Menurut dia, keberhasilan itu tidak terlepas dari peran aktif kader dan pengurus PKK yang mampu menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Keunggulan Padang Data Tanah Mati terletak pada inovasi yang lahir dari kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara berkelanjutan oleh kader bersama warga sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat” katanya.

Ia menjelaskan salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan adalah SIPEDATI yang mendukung pengelolaan data PKK dan dasa wisma secara terintegrasi dan lebih efektif.

Selain itu, kader PKK juga aktif melaksanakan program pembinaan keluarga, pendidikan anak dan remaja, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, hingga penguatan kelembagaan.

Di sektor ekonomi, TP-PKK Kota Payakumbuh memfasilitasi kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan fesyen internasional The Sak sejak 2025 untuk memperluas akses pasar produk sulaman dan rajutan hasil karya pelaku UMKM setempat.

“Tujuan kerja sama ini untuk meningkatkan ekonomi pengrajin dan pelaku UMKM rajut serta sulam di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Pada bidang lingkungan, masyarakat Kelurahan Padang Data Tanah Mati mengembangkan Taman Pilah Kreatif yang mengolah sampah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.

Warga juga mengembangkan program Kampung Mandiri melalui berbagai usaha produktif seperti sulaman, rajutan, tenunan, dan industri kerupuk rumah tangga yang menjadi sumber pendapatan keluarga.

Di sektor kesehatan, kader PKK bersama masyarakat aktif menjalankan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP), membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan pelayanan bagi ibu hamil, bayi, balita, dan lanjut usia.

Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi mengatakan penilaian tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di daerah.

“Penilaian ini merupakan evaluasi terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus ajang bersilaturahmi dan melihat langsung berbagai inovasi yang telah dilakukan daerah,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemko Payakumbuh terhadap berbagai program PKK yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang selalu mendampingi kegiatan PKK dan hadir langsung dalam penilaian hari ini. Semoga Payakumbuh dapat menjadi yang terbaik pada tingkat provinsi,” pungkasnya.

Penilaian tersebut juga dihadiri ketua GOW Kota Payakumbuh Ny. Yeni Elzadaswarman, Ketua DWP Ny. Elfriza ‘Chece’ Rida Ananda, sejumlah OPD serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya. (Jee)

]]>
Pemko Payakumbuh Usulkan Perubahan Perda https://metroindonesia.id/2026/06/pemko-payakumbuh-usulkan-perubahan-perda/ Tue, 02 Jun 2026 05:58:00 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29548 Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh mengusulkan perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Sago guna memperkuat kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat sekaligus menyesuaikan tata kelola perusahaan dengan regulasi terbaru.

Usulan perubahan perda tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam rapat paripurna DPRD Kota Payakumbuh, Selasa (2/6/2026).

Zulmaeta mengatakan Perumda Air Minum Tirta Sago memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya badan usaha milik daerah yang bertanggung jawab menyediakan layanan air minum bagi masyarakat Kota Payakumbuh.

Menurut dia, kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih yang aman, sehat, dan berkelanjutan terus meningkat sehingga diperlukan penguatan tata kelola perusahaan agar mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

“Perumda Air Minum Tirta Sago merupakan satu-satunya BUMD yang mengelola penyediaan air minum yang sehat dan memenuhi syarat kesehatan. Karena itu, keberadaannya sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” kata Zulmaeta.

Ia menjelaskan, perubahan regulasi tersebut juga merupakan tindak lanjut atas terbitnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2024 tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum yang mengharuskan pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap aturan yang berlaku.

Menurut Zulmaeta, penyesuaian regulasi diperlukan agar pengelolaan Perumda Tirta Sago semakin profesional, transparan, dan akuntabel sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

“Penyesuaian ini penting agar pengelolaan Perumda Tirta Sago selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah substansi perubahan yang diusulkan antara lain pengaturan rentang jumlah pelanggan yang berkaitan dengan jumlah direksi, penguatan tugas serta kewenangan dewan pengawas dan direksi, hingga mekanisme pembayaran penghasilan direksi secara nontunai.

Selain itu, perubahan juga mencakup pengaturan fasilitas kendaraan dinas melalui sistem sewa dari penyedia jasa, pemberian hak cuti direksi, penggunaan kartu kredit BUMD untuk biaya representasi, penyesuaian honorarium ketua dewan pengawas, serta masa jabatan sekretaris dewan pengawas.

Zulmaeta menegaskan, seluruh perubahan yang diusulkan bertujuan memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar lebih adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan pelayanan publik.

Dengan tata kelola yang semakin baik, pemerintah daerah berharap Perumda Tirta Sago dapat meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memperluas dan meningkatkan kualitas layanan air minum bagi masyarakat Kota Payakumbuh.

“Melalui perubahan perda ini, kami berharap pembahasan dapat dilakukan secara mendalam bersama DPRD sehingga menghasilkan regulasi yang semakin memperkuat kinerja perusahaan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengharapkan masukan, kritik, dan saran dari berbagai pihak sebagai bagian dari upaya menyempurnakan kebijakan yang akan menjadi landasan pengelolaan Perumda Tirta Sago ke depan. (Jee)

]]>
Pemko Payakumbuh Perkuat Pembangunan Karakter Usia Dini https://metroindonesia.id/2026/06/pemko-payakumbuh-perkuat-pembangunan-karakter-usia-dini/ Tue, 02 Jun 2026 05:53:00 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29544 Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat pembangunan karakter dan pengembangan potensi anak usia dini melalui Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kota Payakumbuh Tahun 2026 yang digelar sebagai wadah pembinaan minat, bakat, kreativitas, dan kemampuan sosial peserta didik.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh bekerja sama dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kota Payakumbuh itu resmi dibuka Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Kepala Dinas Pendidikan Nalfira di Lapangan Sari Bulan, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Selasa (2/6/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam sambutannya yang dibacakan Nalfira mengatakan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, kepribadian, serta kemampuan anak sebagai generasi penerus bangsa.

Menurut dia, PORSENI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan fisik, kreativitas, sportivitas, serta kecerdasan sosial dan emosional anak.

“Kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting dan merupakan bagian dari upaya bersama dalam menyukseskan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” kata Zulmaeta.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen mendukung penguatan pendidikan anak usia dini melalui berbagai program yang mendorong tumbuh kembang anak secara optimal.

“Pendidikan pada jenjang taman kanak-kanak merupakan fondasi utama. Kami akan terus berupaya menciptakan lingkungan belajar dan bermain yang aman, menyenangkan, serta mendukung perkembangan anak secara menyeluruh,” ujarnya.

Zulmaeta berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk menampilkan potensi terbaik yang dimiliki sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri, kemampuan berinteraksi, semangat berprestasi, dan nilai-nilai sportivitas sejak dini.

Menurut dia, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan olahraga dan seni akan menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

PORSENI TK Tahun 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Juni 2026, dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seni, dan kreativitas yang diikuti peserta didik dari taman kanak-kanak se-Kota Payakumbuh.

Kegiatan pembukaan turut dihadiri Bunda PAUD Kota Payakumbuh, camat dan Bunda PAUD kecamatan se-Kota Payakumbuh, Ketua HIMPAUDI, Ketua IGTKI-PGRI Kota Payakumbuh, pengawas sekolah, penilik, para guru, serta ratusan orang tua peserta didik.

Rangkaian PORSENI akan ditutup pada 6 Juni 2026 dengan pawai peserta yang dimulai dari halaman Kantor Wali Kota Payakumbuh menuju Simpang Kasda dan berakhir di panggung kehormatan depan Kantor Pos Payakumbuh. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini di Kota Payakumbuh. (Jee)

]]>
Pemko Payakumbuh Hadirkan Pelayanan Publik Berkualitas https://metroindonesia.id/2026/06/pemko-payakumbuh-hadirkan-pelayanan-publik-berkualitas/ Tue, 02 Jun 2026 05:31:00 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29552 JAKARTA — Pemerintah Kota Payakumbuh selangkah lebih dekat menghadirkan birokrasi yang profesional dan pelayanan publik yang lebih berkualitas setelah menjalani ekspose Penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Ekspose tersebut menjadi tahapan penting menuju penerapan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dalam memperkuat reformasi birokrasi melalui penempatan dan pengembangan ASN berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih profesional, cepat, dan tepat sasaran.

Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman mengatakan penerapan manajemen talenta menjadi instrumen strategis untuk memastikan setiap ASN memperoleh kesempatan pengembangan karier berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerja yang dimiliki.

“Pemko Payakumbuh mendukung penuh transformasi pengelolaan ASN melalui manajemen talenta. Sistem ini membantu pemerintah memetakan potensi pegawai, mengembangkan kompetensi, serta menyiapkan talenta terbaik untuk mengisi jabatan strategis secara objektif dan transparan,” kata Elzadaswarman.

Menurut dia, pengelolaan ASN berbasis merit menjadi kebutuhan penting di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Dengan sistem yang lebih terukur, pemerintah daerah dapat memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi dan kapasitas terbaik.

“Pada akhirnya, yang akan merasakan manfaatnya adalah masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, profesional, efektif, dan responsif,” ujarnya.

Pembangunan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh telah dimulai sejak Oktober 2025. Di bawah arahan Wali Kota Zulmaeta, pemerintah daerah secara bertahap menyelesaikan berbagai tahapan, mulai dari sosialisasi, penyusunan komitmen kepala daerah, pembentukan tim manajemen talenta, pemenuhan data dukung, penyusunan regulasi, hingga pendampingan intensif bersama BKN.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta ASN Instansi Pemerintah yang mendorong seluruh instansi pemerintah menerapkan sistem pengelolaan talenta ASN secara terintegrasi.

Dalam ekspose tersebut, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda memaparkan kesiapan pemerintah daerah dalam menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi penguatan sistem merit.

“Manajemen talenta merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap ASN mendapatkan kesempatan pengembangan karier sesuai kompetensi dan kinerjanya. Dengan demikian, organisasi dapat menempatkan pegawai terbaik pada posisi yang tepat,” ujar Rida.

Ia menjelaskan Pemerintah Kota Payakumbuh telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung guna memastikan implementasi sistem merit berjalan optimal, termasuk penguatan integrasi data kepegawaian untuk mendukung pemetaan talenta ASN secara lebih akurat.

Sebagai bagian dari kesiapan digitalisasi, Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Dafrul Pasi memperagakan penggunaan aplikasi manajemen talenta di hadapan tim penilai BKN. Simulasi tersebut menunjukkan kemampuan sistem dalam memetakan kompetensi, kinerja, dan potensi ASN sebagai dasar pengembangan karier maupun pengisian jabatan.

“Digitalisasi menjadi salah satu faktor penting dalam penerapan manajemen talenta. Melalui sistem yang terintegrasi, proses pengelolaan ASN dapat dilakukan lebih efektif, terukur, dan akuntabel,” kata Dafrul.

Ekspose tersebut dihadiri Wakil Kepala BKN Suharmen, Direktur Pengembangan Talenta dan Karier ASN Samsul Hidayat, Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN Wahyu Firdaus, Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN, serta sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan BKN.

Pada kesempatan itu, Wakil Kepala BKN Suharmen mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kota Payakumbuh dalam membangun sistem manajemen talenta sebagai bagian dari penguatan sistem merit.

Menurut dia, keberhasilan penerapan manajemen talenta ditentukan oleh tiga pilar utama, yakni pembangunan sistem yang kuat, implementasi yang konsisten, dan pengembangan sumber daya manusia secara berkelanjutan.

“Keberhasilan manajemen talenta ditentukan oleh pembangunan sistem yang kuat, implementasi yang konsisten, serta pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Kami mendorong Pemko Payakumbuh terus memperkuat program penghargaan dan peningkatan kompetensi ASN,” katanya.

Suharmen juga mendorong Pemerintah Kota Payakumbuh untuk terus menghadirkan inovasi dalam pemberian penghargaan dan pengembangan kompetensi ASN serta melakukan sosialisasi secara menyeluruh sebelum sistem diterapkan secara penuh.

Menurut dia, pemahaman ASN terhadap manajemen talenta menjadi faktor penting agar sistem tersebut tidak sekadar dipahami sebagai instrumen administrasi, melainkan sebagai mekanisme yang mampu mendorong pengembangan karier secara adil, objektif, dan berbasis kinerja.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara pelaksanaan ekspose oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman dan Wakil Kepala BKN Suharmen. Selanjutnya, Pemerintah Kota Payakumbuh akan menunggu hasil evaluasi dan keputusan BKN terkait penerapan manajemen talenta ASN secara penuh.

Apabila seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai ketentuan, sistem tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya birokrasi yang lebih profesional, kompetitif, dan berintegritas, sekaligus memastikan pelayanan publik di Kota Payakumbuh semakin berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (Jee)

]]>
Wawako Elzadaswarman Pimpin Upacara Hari Jadi Pancasila https://metroindonesia.id/2026/06/wawako-elzadaswarman-pimpin-upacara-hari-jadi-pancasila/ Mon, 01 Jun 2026 02:23:00 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29525 Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan komitmennya untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagai fondasi utama menjaga persatuan serta mendukung terciptanya perdamaian dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (1/6/2026). Pada kesempatan itu, Elzadaswarman membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi perekat bangsa yang mampu menyatukan keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa dalam satu identitas kebangsaan Indonesia.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” kata Elzadaswarman.

Ia menyampaikan, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya tatanan dunia yang lebih damai, adil, dan berkeadaban.

Menurutnya, Indonesia selama ini terus menunjukkan kontribusi nyata dalam menjaga ketertiban dunia melalui diplomasi internasional, partisipasi aktif dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta konsisten menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih menghadapi penjajahan dan konflik.

“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” ujarnya.

Elzadaswarman juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari dan mengimplementasikan nilai-nilainya dalam setiap tindakan, bukan sekadar menjadikannya simbol atau hafalan.

Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital, perkembangan teknologi yang begitu cepat, serta munculnya berbagai paham yang berpotensi memecah belah bangsa harus dihadapi dengan memperkuat penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh penyelenggara pemerintahan agar setiap kebijakan publik yang diambil benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat serta mampu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” tegasnya.

Lebih jauh, Elzadaswarman menilai peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata, melainkan harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan, mempererat persatuan, serta menumbuhkan semangat gotong royong sebagai modal penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai,” pungkasnya. (Jee)

]]>
Ingin Nyaman Cari Cuan, Pakai Qmove https://metroindonesia.id/2026/05/ingin-nyaman-cari-cuan-pakai-qmove/ Sat, 16 May 2026 11:16:09 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29504 Depok I metroindonesia.id – Persaingan bisnis angkutan barang berbasis aplikasi online saat ini menemui titik terang, aplikasi Qmove menjadi satu satunya pilihan terbaik bagi para driver angkutan barang,

Hal tersebut disampaikan pimpinan direktur utama PT Metro Indonesia Online kepada media saat proses penggantian stiker iklan aplikasi lain ke aplikasi Qmove.(16/5).

PT Metro Indonesia Online, merupakan perusahaan media publikasi juga bergerak dibidang jasa angkutan barang (cargo) sebagai Badan Usaha Milik Wartawan (BUMW).

Qmove
Sebelum penggantian

Kepada media, A. Rachman selaku Direktur Utama menyampaikan alasan penggantian dan penggunaan aplikasi menyampaikan “saya merasa penggunaan aplikasi Lain  sudah tidak cocok lagi digunakan, banyak perbedaan mencolok dengan aplikasi Qmove sekarang yang tidak memberatkan ke pengemudi” ujarnya.

1. Apk lain tidak memberi peluang kepada pengemudi untuk melakukan negoisasi harga, Qmove memberi peluang untuk itu dan tidak tercatat sebagai pelanggaran.

Qmove
Penampakan setelah penggantian stiker

2. Untuk memulai operasional pengemudi dibebankan biaya jaminan dan saldo yg cukup untuk memenuhi potongan komisi dan pajak antar 20 – 25 % , Qmove tidak ada uang jaminan dan potongan komisi, namun memberikan bonus bagi pengemudi yg menyelesaikan pekerjaan.

3. Apk lai  menerapkan denda penalty bagi pengemudi sebesar Rp 200.000 ketika tidak mengupdate stiker setiap bulannya, sedangkan Qmove hanya meniadakan pembayaran iklan kepada pengemudi.

4. Harga yang ditawarkan Apk lain pada aplikasi adalah pendapatan kotor, sebelum dilakukan pemotongan komisi dan pajak, sedangkan Qmove menawarkan pendapatan bersih + bonus penyelesaian order.

Qmove
Sebelum penggantian stiker

5. Apk lainmenerapkan potongan komisi lebih murah hanya 20 % bagi kendaraan berstiker, Qmove menerapkan penerima order prioritas bagi kendaraan yang berstiker

Dari 5 point diatas, diharapkan kemajuan dan kesejahteraan para pengemudi angkutan barang semakin membaik, terutama pada perawatan kendaraan yang harus selalu prima.

Proses penggantian stiker berlangsung dikantor PT Metro Indonesia Online jenis pickup L 300 dan Engkel Box oleh staf admin Qmove  Ebew bersama dua rekannya Nico dan Zaki

Qmove
Proses pemasangan stiker

Sangat diharapkan Qmove menjadi aplikasi pertama dan yang terakhir dalam mengubah kekacauan perang tarif di industri jasa angkutan barang, dan menjadi pelopor keselamatan dalam berkendara.

Link aplikasi Qmove download :

https://s.qmove.com/LTcJpkvCA2m link untuk pengirim.

https://s.qmove.com/LTcJg2WGS0F link untuk oengemudi

]]>
Wako Zulmaeta Bidik Program Rehabilitasi 8000 Rumah https://metroindonesia.id/2026/05/wako-zulmaeta-bidik-program-rehabilitasi-8000-rumah/ Tue, 12 May 2026 09:58:40 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29483 Padang, Metroindonesia.id— Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta membidik program bantuan rehabilitasi 8000 rumah tidak layak huni (RTLH) dari Kementerian Kesehatan RI guna mempercepat penurunan angka tuberkulosis (TBC) di Kota Payakumbuh.

Usulan tersebut disampaikan saat menghadiri kuliah umum bersama Wakil Menteri Kesehatan RI di Aula Prof. Dr. M. Syaaf, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/05/2026).

“Untuk percepatan penurunan kasus TBC di Payakumbuh, kita minta 100 paket perbaikan rumah tidak layak huni, karena sebagian besar kasus TBC ini berawal dari kondisi rumah yang tidak layak,” kata Wako Zulmaeta.

Ia menilai penanganan TBC tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan, tetapi juga membutuhkan intervensi terhadap kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Karena itu, lanjut Zulmaeta, Pemko Payakumbuh mendorong program rehabilitasi rumah bagi penderita TBC yang berasal dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 hingga 4.

“Kita ingin penderita TBC yang rumahnya tidak layak bisa mendapat bantuan rehab rumah. Ini penting agar upaya penanganan TBC berjalan maksimal,” ujarnya.

Karena, menurutnya, kategori Rumah yang Tidak Layak Huni, selain ketidak pemenuhan terhadap struktur bangunan dan kecukupan luas, juga tidak memenuhi terhadap aspek kesehatan, seperti pencahayaan, sirkulasi udara serta faktor pencemar lainnya yang mempengaruhi kesehatan penghuninya.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus mengapresiasi kehadiran kepala daerah, termasuk Zulmaeta, dalam kuliah umum tersebut.

Ia menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan sektor kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

“Bagaimana menjadi bangsa yang unggul kalau SDM-nya lemah. Karena itu pemerintah menjalankan program makan bergizi gratis, bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembangunan rumah sakit dengan fasilitas lengkap sampai ke daerah,” katanya.

Benyamin juga meminta kepala daerah rutin turun ke lapangan untuk memastikan kecukupan gizi masyarakat serta memantau langsung kondisi kesehatan warga.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan kesehatan membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah.

“Harapan kita kepala daerah rutin melakukan kontrol ke lapangan untuk memantau kecukupan gizi masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut, hingga kini terdapat 25.037 penderita TBC di Sumatera Barat, namun baru sekitar 62 persen yang berhasil teridentifikasi.

Kondisi itu dinilai berbahaya karena penderita yang belum ditemukan masih berpotensi menularkan penyakit kepada masyarakat lain.

“Kota Payakumbuh ada 709 kasus TBC dan baru ditemukan sekitar 57 persen atau 404 orang. Nanti anggarannya akan kita berikan, karena pada umumnya penderita TBC berasal dari keluarga tidak mampu,” katanya.

Menurut Benyamin, pemerintah pusat juga menyiapkan dukungan rehabilitasi rumah bagi penderita TBC dari kelompok ekonomi bawah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk memutus rantai penularan penyakit.

“Kita ingin kasus TBC ini segera tuntas dan masyarakat bisa terbebas dari TBC,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universitas Andalas menyebutkan kampus tersebut terus berkontribusi melalui riset dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk memproduksi satu juta botol tinta Pemilu 2024 berbahan dasar gambir hasil penelitian dosen.

“Fakultas Kedokteran Unand telah lebih dulu berdiri sejak 1955 di Bukittinggi dengan tujuan melahirkan dokter di tanah Sumatera. Sampai hari ini sudah ribuan dokter lahir dan mengabdi di seluruh Indonesia hingga mancanegara,” katanya.

Ia menambahkan, TBC masih menjadi tantangan besar kesehatan nasional karena Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita TBC tertinggi di dunia.

Karena itu, ia mendorong kolaborasi kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mempercepat pemberantasan penyakit tersebut.

“Misi kita membebaskan Sumbar dan Indonesia dari TBC. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk melengkapi fasilitas dan memperkuat penanganannya,” pungkasnya. (Jee)

]]>
Pemko Payakumbuh Komit Dukung Pendidikan Karakter Berbasis Agama https://metroindonesia.id/2026/05/pemko-payakumbuh-komit-dukung-pendidikan-karakter-berbasis-agama/ Tue, 12 May 2026 09:08:45 +0000 https://metroindonesia.id/?p=29489 Payakumbuh, Metroindonesia.id — Pemerintah Kota Payakumbuh terus berkomitmen mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis agama. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, saat menghadiri acara Wisuda Tahfiz dan Pelepasan Santri Kelas IX MTs Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Selasa (12/5/2026).

 

“Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman sangat bangga, kehadiran hafiz dan hafizah ini bukan hanya tentang prestasi akademik, tetapi tentang menjaga keberkahan di Kota Payakumbuh. Kita menempatkan pendidikan agama dan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia Kota Payakumbuh, kita sangat butuh generasi yang cerdas secara intelektual namun tetap rendah hati dengan tuntunan Al-Qur’an,” ujar Elzadaswarman.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus pondok pesantren yang konsisten membina generasi muda Payakumbuh. Dimana kali ini, Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum Kembali mewisuda sebanyak 13 santri dalam program tahfiz Al-Qur’an, sementara 32 santri kelas IX resmi dilepas dari jenjang MTs.

 

“Mewakili Wali Kota dan jajaran Pemko Payakumbuh, kami mengucapkan selamat kepada 13 santri yang telah menyelesaikan program tahfiz. Ini bukan sekadar wisuda, tetapi keberhasilan menjaga kalam Allah di tengah kesibukan belajar. Kepada 32 santri kelas IX yang kami lepas, ingatlah bahwa kalian adalah calon pemimpin masa depan Payakumbuh,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa Pemko Payakumbuh berkomitmen mendukung pesantren, lembaga pendidikan keagamaan dan akan terus memfasilitasi program-program yang meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an di Payakumbuh.

 

“Pesantren seperti Syekh Ibrahim Harum ini adalah mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu, Pemko Payakumbuh akan terus bersinergi dengan pesantren dalam menyusun program-program yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keaswajaan” tambahnya.

 

Elzadaswarman juga berpesan kepada santri yang dilepas agar tidak berhenti menuntut ilmu. Ia menekankan bahwa tantangan zaman ke depan memerlukan kombinasi antara iman, ilmu, dan adab.

 

“Kepada anak-anak kami, jangan lepaskan hafalanmu dan jangan tinggalkan akhlak pesantrenmu dimana pun kalian melanjutkan sekolah. Kalian adalah wajah masa depan Payakumbuh,” pungkasnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Elzadaswarman hadir didampingi ketua LKAAM Kota Payakumbuh, Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh serta pengurus dari Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harun.

 

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Syekh Ibrahim Harum, Zunijar Ibrahim menyampaikan 32 santri kelas IX yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ujian madrasah, praktik ibadah, serta ujian kepribadian.

 

“Mereka sudah kami bekali dengan ilmu agama, keterampilan hidup, dan tentu tadabur Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Terkait wisuda tahfiz, Zunijar menjelaskan bahwa 13 santri ini telah melalui proses seleksi ketat, dimulai dari setoran harian, ujian kenaikan juz, hingga sidang tahfiz dihadapan dewan penguji.

 

“Tidak semua santri bisa mencapai target hafalan 1 juz, 3 juz, bahkan ada yang mencapai 5 juz. 13 santri ini adalah putra-putri terbaik yang istikamah dalam murajaah. Kami berharap mereka menjadi duta Al-Qur’an di mana pun melanjutkan studi,” jelasnya.

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua santri yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada pondok pesantren.

 

“Kami mohon maaf jika selama proses pendidikan ada kekurangan. Semoga ilmu yang diberikan menjadi bekal dunia akhirat. Jangan pernah putus silaturahmi dengan pondok pesantren,” pesannya.(MC)

]]>