Dilantik

Resmi Dilantik, Jakius Minta DAD Bisa Bersinergi

85 / 100
Metro, Melawi – Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Melawi periode 2021-2026 resmi dilantik oleh Ketua DAD Provinsi Kalimantan Barat, Jakius Sinyor. Pelantikan yang mengangkat tema “Penguatan dan Pembaruan Peran DAD Kabupaten Melawi Dalam Pembangunan Yang Berkeadilan Menuju Melawi Hebat” berlangsung secara hikmat di Pendopo rumah jabatan Bupati Melawi pada Sabtu, (27/11).

Hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut, Ketua Dewan Pertimbangan DAD Kalbar, Yakobus Kumis, Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Widya Hastuti, Kapolres, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, Pabung Kodim 1205/STG, Mayor Edi Winarno, Ormas Dayak Kabupaten Melawi dan tokoh masyarakat.

Dalam laporannya, Ketua panitia pelantikan DAD Melawi, Patirnus, S.Pd. menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu serta mensukseskan acara pelantikan DAD Melawi periode 2021-2026.

“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan acara ini masih banyak terdapat banyak kekurangan”. Ucapnya.

Ir. Jakius Sinyor mengatakan, DAD didirikan berdasarkan kedaulatan sendiri melalui musyawarah yang didasari oleh undang-undang dasar 1945 dan berasaskan pancasila. Ia juga meminta agar DAD selalu berkoordinasi dengan segala tingkatan yang ada di dalam DAD itu sendiri.

“DAD ini memiliki tingkatan dalam kepengurusannya, mulai dari tingkat nasional tingkat provinsi, tingkat Kabupaten hingga tingkat Kecamatan. Saya minta DAD Kecamatan juga harus berkoordinasi dengan para temenggung atau perangkat adat yang ada diwilayahnya masing-masing, ini yang penting bagi saya”. Kata Ketua DAD Provinsi Kalbar, Jakius Sinyor.

Lebih lanjut dikatakan, DAD Melawi yang telah dilantik, tidak hanya berbicara tentang budaya dan adat istiadat, melainkan bagaimana DAD dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dengan tujuan meningkatkan pasrtisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan di daerah, terutama masyarakat adat dayak.

“Salah satu yang harus diutamakan oleh DAD adalah mengedepankan sikap toleransi. Sikap ini juga menjadi sangat penting mengingat Indonesia berdiri dari keberagaman yang ada. Disitulah toleransi kita sebagai DAD. Kemudian, bagaimana menggali, melestarikan dan mengembangkan hukum adat. Saya minta hukum adat jangan dikomersilkan”. Tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Dewan Pertimbangan DAD Provinsi Kalbar, Dr. Yakobus Kumis, MM., Indonesia masih tetap eksis sebagai sebuah negara dengan penuh  keberagaman, hal itu karena Indonesia di ikat dengan ideologi Pancasila. Tugas kedepan DAD yang telah dilantik harus bisa mempersatukan suku Dayak di kabupaten Melawi.

“Sekecil apapun perbuatan pengurus DAD Melawi harus bermitra dengan Pemda dalam mengedepan pembangunan di Melawi dan memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan”. Ujarnya.

Yakobus Kumis juga berpesan agar DAD Melawi yang telah dilantik harus bermitra dengan kepolisian dan TNI untuk menjaga kambtibmas di kabupaten Melawi. Selin itu, DAD harus menjadi garda terdepan dalam penanggulangan narkoba.

Usai dilantik, Ketua DAD Kabupaten Melawi, Drs. Kluisen mengatakan, melalui tema ini pelantikan ini kami akan memberikan motivasi dan semangat yang kuat sebagai pengurus DAD Kabupaten Melawi untuk mendukung pembangunan melalui program-program yang akan kami laksanakan.

“Kami juga akan memberikan kritikan dan saran yang membangun kepada pemerintah Kabupaten Melawi dalam menjalankan segala program pembangunannya”. Ujar Kluisen.

Dikatakan Kluisen, kepengurus DAD Melawi periode ini terdiri dari berbagai sub-sub suku dan agama yang ada di Kabupaten Melawi. Hal ini menunjukkan sebagai bentuk kebersamaan dan kekompakan suku dayak sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Melawi untuk mewujudkan melawi yang Adil, Pantas, Hebat serta Harmonis Dalam Keberagaman.

Ditempat yang sama, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa memberikan apresiasi telah dilantiknya DAD Kabupaten Melawi.  Selama ini DAD Melawi telah bersinergi dengan Pemerintah dan masyarakat. Ia berharap DAD tidak hanya melestarikan budaya atau kesenian semata. Akan tetapi melestariakn kebudayaan dayak secara menyeluruh hingga kehidupan masyarakatnya.

“Mari kita junjung tinggi rasa toleransiterhadap masyarakat yang berbeda Etnis, Agama, Suku dan Budaya, terlebih di era digital. Banyak isu-isu yang beredar di media sosial, kita harus bisa menyaring isu-isu tersebut. Saya Ucapkan selamat dan sukses atas pelantikan DAD Kabupaten Melawi periode 2021-2026”. Tutupnya.[] Ade Shalahudin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.