https://www.facebook.com/share/p/CLZwMVEFn2WXyn8r/?mibextid=xfxF2i
Beranda blog

Diduga Pilkades Ada Rekayasa, Aliansi LSM dan Ormas Siap Bongkar Dugaan Permainan Oknum Kecamatan

0
Diduga Pilkades Ada Rekayasa, Aliansi LSM dan Ormas Siap Bongkar Dugaan Permainan Oknum Kecamatan

Karawang.{metroindonesia.id}-Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Tanjung mekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, yang digelar pada 28 Desember 2025, kini diselimuti ada dugaan rekayasa dan permainan kekuasaan. Aliansi LSM dan Ormas Kecamatan Pakisjaya menyatakan siap menyeret dugaan aktor di balik layar ke ranah hukum, menyusul temuan kejanggalan serius sejak tahapan awal hingga hari pemungutan suara.

IMG 20260111 WA0003 1

Aliansi menilai Pilkades tersebut tidak sekadar bermasalah, tetapi diduga kuat telah dikondisikan secara sistematis, terutama melalui permainan administrasi dan keberpihakan aparatur.
Ketua PAC Ormas Pemuda Pancasila Kecamatan Pakisjaya, Dede Bahrudin, secara terbuka menyebut Pilkades Tanjung mekar sarat kejanggalan yang sulit ditoleransi.

IMG 20260111 WA0002 1

“Sejak awal kami sudah mencium bau busuk tentang kejanggalan. DPT yang direkrut Panitia 11 tidak sinkron, Seperti atas Nama Bohari, dengan N0 Urut dalam DPT 110 Dusun Kalijaya RT 001 RW 002 masuk TPS 2 sedangkan atas nama tersebut sudah meninggal.
Dedi dengan N0 Urut dalam DPT 103 Dusun Bungin RT 001 RW 004 KTP warga desa tanjung pakis.

Di tambah Tatang N0 urut dalam DPT Pilkades Desa Tanjung mekar 461 Dusun Bungin RT 001 RW 004 adalah warga desa Pantai Bhakti Kecamatan Muara Gembong Kabupaten Bekasi.

Terus lagi atas nama Rinin N0 urut dalam DPT Pilkades Desa Tanjung mekar 346 Dusun Bungin RT 002 RW 004 adalah warga Desa Jatibaru Kabupaten Bekasi

Dan Iman Sulaeman dengan N0 Urut dalam DPT 150 Dusun Bungin RT 001 RW 004 ketika di verifikasi niknya ternyata namanya Daryanto Padasuka Cimahi Bandung.dan ini kami katakan sesuai data dan tanpa dokumen atau data maka kami tidak akan berani untuk mengatakan hal ini ,” tegas Dede kepada wartawan, (10/1/2026).

Dede bahkan menyebut adanya dugaan campur tangan berlebihan Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Pakisjaya yang dinilai telah keluar dari fungsi pengawasan dan masuk ke wilayah teknis Pilkades.

“Kasipem kami duga terlalu jauh ikut campur, dari tahapan sampai pemungutan suara. Kalau aparatur sudah ikut mengatur, lalu di mana netralitas? Ini patut dicurigai,” kecamnya.

Pernyataan keras juga datang dari Ketua Aliansi LSM Banaspati, Bunawi, yang mengaku geram atas narasi di sejumlah media online yang menyebutkan pihak kecamatan telah bekerja sesuai aturan.

“Narasi itu menyesatkan publik. Fakta lapangan justru menunjukkan dugaan keberpihakan. Jangan seolah-olah semuanya bersih, padahal indikasi pelanggaran begitu telanjang,” ujar Bunawi tajam.

Menurut Bunawi, Aliansi tidak akan terjebak pada perang opini. Seluruh temuan telah dikemas dalam bentuk data, dokumen, dan keterangan saksi yang siap dibuka di hadapan aparat penegak hukum.

“Kami siap lapor ke Polres Karawang. Kami siap hadirkan saksi. Semua temuan kami berbasis pantauan dan investigasi lapangan, bukan cerita karangan. Kalau ada yang bilang ini sesuai aturan, biar hukum yang membuktikan,” katanya.

Aliansi bahkan menyebut dugaan keberpihakan kepada salah satu calon kepala desa sebagai bentuk pengkhianatan terhadap demokrasi desa.

“Kalau Pilkades dikondisikan, itu bukan demokrasi, itu perampokan hak pilih warga. Siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab,” tegas Bunawi.

Aliansi LSM dan Ormas Kecamatan Pakisjaya memastikan tidak akan berhenti pada pernyataan sikap semata. Langkah hukum akan ditempuh hingga tuntas demi membuka apa yang mereka sebut sebagai borok Pilkades Tanjung mekar.

“Kami tidak akan mundur. Ini bukan soal menang atau kalah, ini soal kejujuran dan masa depan demokrasi desa,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kecamatan Pakisjaya dan oknum Kasipem yang disebut belum memberikan klarifikasi resmi dari pihak Panitia 11 dan Kecamatan maupun Dpmd Kabupaten Karawang.

Kuliner Sega Jamblang Khas Cirebon, Hadirkan Cita Rasa Autentik.

0
Kuliner Sega Jamblang Khas Cirebon, Hadirkan Cita Rasa Autentik.

Karawang.{metroindonesia.id} – Kuliner khas Cirebon, Sega Jamblang, kini dapat dinikmati Masyarakat Karawang melalui Warung Nasi Jamblang & Gorengan Prasmanan yang berlokasi di Jalan Raya Citra Kebun Mas (CKM), Ruko Saung Kebun, Karawang.

Pemilik Warung Nasi Jamblang & Gorengan Prasmanan, Chandra Tandi mengatakan, kehadiran usaha kuliner tersebut bertujuan menghadirkan cita rasa autentik Sega Jamblang Khas Cirebon meski berada jauh dari daerah asalnya.

“Meski asalnya dari Cirebon, kami ingin Masyarakat Karawang juga bisa merasakan Nasi Jamblang dengan konsep asli, lauknya banyak dan bebas pilih. Bahkan bisa meredakan kerinduan para perantau asal Cirebon yg ingin menikmati Sega Jamblang,” ujar Chandra saat ditemui di warungnya, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, warung yang dikelolanya menyediakan sekitar 40 macam jenis lauk pauk, mulai dari sambal goreng khas Sega Jamblang, Iwak Panjelan, Blakutak, Dendeng Ati, Sate Kentang, Tahu, Tempe, Perkedel, Pus yu, hingga berbagai menu tradisional khas Jamblang lainnya.

Seluruh hidangan disajikan dengan konsep prasmanan sehingga pengunjung dapat memilih sesuai selera, ditambah nasi yg ditempatkan di atas daun jati Khas Sega Jamblang, percis di kota asalnya.

Selain nasi jamblang, warung tersebut juga menyediakan gorengan prasmanan serta aneka minuman dingin, termasuk es, untuk melengkapi santapan pelanggan.

Terkait jam operasional, Chandra menyebutkan, bahwa warungnya buka dengan waktu yang menyesuaikan hari kerja dan akhir pekan.

“Kalau Sabtu dan Minggu kami buka mulai pukul 07.00 WIB. Sedangkan hari Senin sampai Jumat buka mulai pukul 10.00 WIB, sampai dengan habisnya,” terangnya.

Dengan konsep prasmanan dan pilihan menu yang beragam, Chandra berharap Warung Nasi Jamblang & Gorengan Prasmanan dapat menjadi salah satu destinasi kuliner pilihan Masyarakat Karawang, khususnya pencinta masakan tradisional Khas Cirebon.

Para Nelayan Tangkolak Mengeluh, Akibat Kondisi Muara Sungai Dangkal Menghambat Aktifitas Melaut.

0
Para Nelayan Tangkolak Mengeluh, Akibat Kondisi Muara Sungai Dangkal Menghambat Aktifitas Melaut.

Karawang.{metroindonesia} – Nelayan tradisional di kawasan Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, mengeluh akibat kondisi muara Sungai Tangkolak yang kian mengalami pendangkalan. Kondisi tersebut dinilai sangat menghambat aktivitas melaut dan proses sandar perahu nelayan.

IMG 20260110 WA0004

Pendangkalan muara memaksa para nelayan menunda keberangkatan hingga air laut pasang. Pasalnya, kedalaman aliran sungai saat surut hanya berkisar sekitar 20 sentimeter, sehingga berisiko tinggi membuat perahu tradisional kandas.

Salah seorang nelayan Tangkolak, Dama Saputra, mengungkapkan bahwa sedimentasi di muara sungai semakin parah akibat pasir yang terbawa gelombang laut dan mengendap di aliran sungai.

“Sedimentasi ini makin parah. Gelombang laut mudah masuk ke muara dan membawa pasir, sehingga aliran sungai semakin dangkal,” ujar Dama kepada awak media, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, setelah melaut, perahu-perahu nelayan harus bergantian untuk bisa masuk ke aliran Sungai Tangkolak dan bersandar di sekitar Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Bahkan, tidak jarang para nelayan harus saling membantu dengan cara mendorong perahu dari muara hingga ke lokasi sandar.

“Kondisi ini sangat menyedihkan. Kami harus bergiliran dan mendorong perahu dari muara sampai TPI. Selain melelahkan, prosesnya juga memakan waktu lama,” katanya.

Menurut Dama, pendangkalan muara Sungai Tangkolak kini telah mencapai sekitar 60 persen dari total lebar muara yang dipenuhi sedimen pasir. Akibatnya, kapal nelayan berukuran di atas 5 Gross Ton (GT) tidak dapat keluar-masuk muara.

“Kalau satu perahu berlayar, perahu lain jadi sulit masuk atau keluar. Kami harus saling membantu agar tidak kandas,” ungkapnya.

Dama pun berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut.

“Kami sangat berharap ada tindakan segera dari pemerintah. Laut adalah sumber penghidupan utama kami, dan kondisi ini sangat mengganggu aktivitas nelayan,” tutupnya.

Dewan Pembina Amki Tekankan Amki Harus profesional, Jaga Etika Jurnalistik Jangan Menyalahgunakan kewenangan.

0
Dewan Pembina Amki Tekankan Amki Harus profesional, Jaga Etika Jurnalistik Jangan Menyalahgunakan kewenangan.

Karawang.{metroimdomesia.kd )- Dewan Pembina Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Karawang, H. Asep Agustian, SH., MH., menekankan pentingnya menjaga solidaritas internal organisasi serta profesionalisme dalam menjalankan peran media, khususnya sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah.

IMG 20260109 WA0017 1

Hal tersebut disampaikan H. Asep Agustian dalam sambutannya pada acara pelantikan Pengurus AMKI Kabupaten Karawang. Ia mengawali sambutan dengan meluruskan posisi kehadirannya di podium.

“Saya berdiri di sini bukan sebagai Humas Pemerintah Daerah, melainkan sebagai Dewan Pembina AMKI. Kebetulan saja pelantikan ini bertepatan dengan kedatangan RI 1, sehingga mohon dapat dimaklumi,” ujar Askun (Asep Kuncir) sapaan akrabnya saat memberikan sambutan, Rabu (07/01/2026).

Ia menegaskan bahwa kekuatan utama AMKI terletak pada soliditas dan kebersamaan seluruh pengurus serta anggotanya. Menurutnya, organisasi media akan kuat apabila di dalamnya terbangun rasa saling menghargai dan menjaga marwah organisasi.

Lebih lanjut, Askun mengingatkan bahwa AMKI memiliki kekuatan yang sangat besar, karena di dalamnya tergabung para pemilik media yang memiliki kewenangan penuh terhadap kebijakan pemberitaan di masing-masing platform.

“Ini kekuatan besar yang harus disadari bersama. Oleh karena itu, AMKI harus tetap profesional, menjaga etika jurnalistik, dan tidak menyalahgunakan kewenangan tersebut,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa AMKI diharapkan mampu menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi Pemerintah Daerah, dengan tetap mengedepankan fungsi kontrol sosial yang sehat dan bertanggungjawab.

“AMKI harus hadir sebagai mitra Pemerintah Daerah, profesional, objektif, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Kepala Dinas ( DPMPTSP ) Bantah Keras Tudingan Percaloan Dalam Proses Perijinan Tempat Hiburan Malam .

0
Kepala Dinas ( DPMPTSP ) Bantah Keras Tudingan Percaloan Dalam Proses Perijinan Tempat Hiburan Malam .

Karawang.{mwtroinsonesia.id}-“Kegaduhan terkait tuduhan adanya dugaan praktik percaloan dalam proses perizinan Tempat Hiburan Malam (THM) Theater Night Mart yang berlokasi di jalan Tuparev, di jawab tuntas dan lugas oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) H. Iwan Ridwan.

IMG 20260109 WA0012 1

Iwan Ridwan membantah keras tudingan adanya praktek percaloan dalam proses perizinan, menurutnya tuduhan tersebut sangat tidak mendasar dan hanya menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Iwan menegaskan, isu adanya dugaan keterlibatan oknum DPMPTSP untuk memperlancar proses perizinan Theater Night Mart dengan imbalan hingga ratusan rupiah itu tidak benar adanya dan hanya isapan jempol saja. Coba sebutkan saja namanya yang dimaksud, jangan berspekulasi dan menuduh tanpa dasar,” ujarnya, Jum’at (9/1/2026)

Lebih lanjut Iwan menyampaikan, proses perizinan tempat usaha hiburan seperti BAR atau THM itu merupakan wewenang provinsi Jawa Barat bukan wewenang Pemkab Karawang, jadi tudingan adanya calo perizinan Theater Night Mart di DPMPTSP Karawang, saya juga tidak paham, karena ranahnya bukan di pihaknya,” tegas Iwan.

PSI Jawa Barat Siap Hadapi Pemilu 2029

0
PSI Jawa Barat Siap Hadapi Pemilu 2029

BANDUNG, Metroindonesia.id – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Barat menyatakan kesiapan menghadapi Pemilu 2029. Iwan Koswara Wakil Ketua PSI Jawa Barat mengatakan struktur kepengurusan PSI di Jawa Barat telah terbentuk 100 persen hingga tingkat kecamatan dan kini memasuki tahap penguatan konsolidasi serta kesiapan administrasi menuju verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2027.

Dalam Rapat Koordinasi Wilayah DPW PSI Jawa Barat di Bandung, yang diikuti pengurus DPW, DPD, dan DPC se-Jawa Barat.

“PSI Jawa Barat siap menghadapi Pemilu 2029. Struktur partai sudah lengkap, sekarang fokus kami memastikan konsolidasi berjalan efektif dan solid.

ca535cac f663 45e8 835e dffb589ad2a8Menurut Iwan Koswara Rakorwil menjadi momentum penting untuk menyamakan pemahaman kader terkait arah kebijakan partai dan arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, khususnya dalam penguatan organisasi dan keanggotaan. DPP PSI juga telah menetapkan sejumlah target nasional, termasuk penguatan infrastruktur partai hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Menatap Pemilu 2029 dibutuhkan infrastruktur partai yang kuat sampai ke tingkat paling bawah,” Iwan Koswara menekankan pentingnya pembenahan administrasi partai sebagai bagian dari persiapan verifikasi KPU. Pengalaman PSI dalam dua kali tahapan verifikasi sebelumnya menjadi pelajaran agar data keanggotaan benar-benar menjadi valid.

“Administrasi Keanggotaan harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya

3858785a 1b22 43db 8911 120e8ddba264 2Ia menambahkan, DPP PSI menargetkan pada 2026 setiap daerah memiliki minimal 4.000 anggota yang memenuhi persyaratan administrasi. Target tersebut akan menjadi indikator kinerja struktur partai di daerah.

Saat ini, PSI Jawa Barat terus memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas rekrutmen anggota, serta memantapkan kesiapan Partai menuju Pemilu 2029.

Primaya Hospital Karawang, Berkontribusi Untuk Sukseskan Pelantikan AMKI Karawang.

0
Primaya Hospital Karawang, Berkontribusi Untuk Sukseskan Pelantikan AMKI Karawang.

Karawang.{metroindonesia.id}– Pelantikan Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Kabupaten Karawang periode 2026–2029 berlangsung sukses di Front One Aksaya Hotel, Telukjambe Timur, Rabu (7/1/2026).

IMG 20260107 WA0015 1 1

Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, salah satunya Primaya Hospital Karawang, dukungan tersebut turut berkontribusi pada kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pelantikan pengurus AMKI Karawang. Primaya Hospital Karawang, yang dikenal sebagai salah satu rumah sakit premium di Kabupaten Karawang, memberikan bantuan materiil kepada panitia pelaksana.

IMG 20260107 WA0013 1

Perwakilan Manajemen Primaya Hospital Karawang, Tabina Izzati, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka dan siap menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan insan pers, khususnya media yang tergabung dalam AMKI Karawang.

“Primaya Hospital selalu siap bersinergi dengan insan pers. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang edukatif, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat, termasuk di bidang kesehatan,” ujar Tabina.

Ia menambahkan, sinergi antara media dan rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan serta memperluas jangkauan informasi layanan kesehatan kepada masyarakat Karawang.

Sementara itu, ketua AMKI Kabupaten Karawang, Endang Suryana yang akrab disapa Endang Nupo, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan pelantikan, khususnya Primaya Hospital Karawang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sponsor, salah satunya Primaya Hospital Karawang, yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelantikan pengurus AMKI Kabupaten Karawang,” katanya.

Endang Nupo menegaskan, AMKI Karawang berkomitmen mendukung penyebarluasan informasi layanan kesehatan kepada masyarakat secara profesional, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik.

“AMKI Karawang siap membantu penyampaian informasi pelayanan kesehatan Primaya Hospital kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dukungan dari Primaya Hospital Karawang dinilai memberikan nilai tambah bagi pelaksanaan pelantikan pengurus AMKI Karawang sekaligus memperkuat kolaborasi antara media dan sektor kesehatan di Kabupaten Karawang.

( Red )

AMKI Karawang Dilantik, Perkuat Media Adaptif Terhadap Era Konvergensi Digital Tanpa Meninggalkan Etika Jurnalistik.

0
AMKI Karawang Dilantik, Perkuat Media Adaptif Terhadap Era Konvergensi Digital Tanpa Meninggalkan Etika Jurnalistik.

Karawang.{metroindonesia.id} – Ketua Umum Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat, Tundra Meliala, menegaskan pentingnya peran media konvergensi yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan publik dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Tundra Meliala saat memberikan sambutan pada pelantikan Pengurus AMKI Kabupaten Karawang periode 2026-2029, yang digelar di Karawang, Rabu (07/01/2026).

IMG 20260107 WA0012 1

Menurut Tundra, AMKI hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan publik melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus membangun narasi positif bagi kemajuan daerah.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa keterbukaan informasi dan ekosistem media yang sehat. Karena itu, AMKI berdiri di garis depan untuk memperkuat media yang adaptif terhadap era konvergensi digital, tanpa meninggalkan etika jurnalistik,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa AMKI bersikap independen dan kritis, namun tetap konstruktif. Kritik yang disampaikan media anggota AMKI diarahkan untuk mendorong terwujudnya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.

Pada sambutannya, Tundra juga memaparkan perjalanan berdirinya AMKI yang lahir pada 24 Desember 2024. Meski menghadapi proses legalitas yang memakan waktu, AMKI dalam kurun tujuh bulan telah melaksanakan puluhan agenda strategis, termasuk audiensi dengan lembaga negara seperti Mahkamah Konstitusi, Dewan Pers, MPR RI, Mabes TNI AD, Kementerian Hukum dan HAM, hingga perwakilan kedutaan besar.

Selain itu, AMKI Pusat telah menggelar seminar nasional, pelatihan media di sejumlah daerah, serta media gathering bersama Mahkamah Konstitusi yang dihadiri media arus utama nasional.

Tundra menjelaskan bahwa AMKI merupakan organisasi pemilik dan pengelola media konvergensi, bukan organisasi profesi wartawan. AMKI menaungi media elektronik, digital, dan platform media sosial, termasuk skema konten kreator, sebagai bagian dari adaptasi industri media di era digital.

“Konvergensi media bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan. Media yang mampu mengelola teks, audio, video, dan interaksi digital secara terintegrasi akan bertahan dan dipercaya publik,” katanya.

Ia menambahkan, bahwa banjir informasi di era digital justru menempatkan media konvergensi pada posisi strategis sebagai penyaring, verifikator, dan penyampai informasi yang cepat namun tetap akurat dan bertanggungjawab.

Tundra juga menekankan pentingnya membangun ekosistem media yang kolaboratif, berkelanjutan secara bisnis, serta mendorong literasi media di tengah masyarakat. Menurutnya, konvergensi memberi peluang memperluas jangkauan media tanpa meningkatkan biaya secara signifikan.

“Kami berharap AMKI Karawang menjadi contoh media daerah yang profesional, independen, dan berdaya saing. Jadilah pelopor literasi media dan penjaga demokrasi lokal,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Tundra mengajak seluruh elemen, pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Karawang yang maju, sejahtera, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kedaulatan media lokal di era digital.

( Red )

Bupati Pringsewu Serahkan Langsung SK PPPK

0
Bupati Pringsewu Serahkan Langsung SK PPPK
PRINGSEWU, metroindonesia.id – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyerahkan langsung petikan SK PPPK Paruh Waktu saat Apel Perdana 2026 di lapangan Pemkab Pringsewu, Jumat (2/1/2026).  Apel perdana digelar mengawali hari pertama kerja tahun 2026.

Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah Ir. M. Andi Purwanto, S.T., M.T., serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional, dan pelaksana di lingkungan Pemkab Pringsewu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pringsewu menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) Bupati kepada 34 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diangkat kembali, serta 456 PPPK Paruh Waktu.

Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan, penerimaan SK bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai aparatur sipil negara.

“Di era reformasi birokrasi, ASN termasuk PPPK dituntut bekerja profesional, berintegritas, disiplin, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat,” ujar Riyanto.

Ia juga menekankan bahwa status paruh waktu tidak menjadi penghalang untuk menunjukkan kinerja optimal. Pemerintah daerah, kata dia, menilai ASN berdasarkan kinerja, kedisiplinan, loyalitas, dan tanggung jawab, bukan semata status kepegawaian.

“Jadikan ini sebagai ajang pembuktian bahwa saudara mampu bekerja secara profesional, jujur, dan penuh pengabdian,” katanya.

Lebih lanjut, Riyanto menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Pringsewu selama ini berjalan cukup baik, meski masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Hal tersebut, menurutnya, harus menjadi pemacu semangat untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ia juga menyinggung pelaksanaan program Ngopi Serasi (Ngobrol bareng Bupati Serap Aspirasi) yang telah dilaksanakan sebanyak 14 kali di pekon dan kelurahan.

“Program ini membuka paradigma berpikir kami sebagai pemimpin. Ke depan, kami berharap semakin banyak ide dan gagasan yang lahir sehingga pembangunan dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.f

Di bidang ekonomi kreatif, Kabupaten Pringsewu telah menghasilkan sejumlah produk unggulan bernilai jual tinggi, di antaranya produk tepung singkong Mocaf berlabel Selendang Biru, serta produk makanan praktis lele siap goreng dengan merek Les Go.

Sementara di sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Pringsewu merekonstruksi Jalan Lingkar Utara sepanjang 5,825 kilometer. Selain itu, pembangunan jalan penghubung Gadingrejo–Sukoharjo–Adiluwih sepanjang 3,851 kilometer, serta jalur Ambarawa–Pagelaran sepanjang 3,708 kilometer sebagai akses utama menuju RSUD Pringsewu.

Selain pembangunan fisik, Kabupaten Pringsewu juga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2024 yang diserahkan pada 2025, serta penghargaan Kabupaten Sangat Inovatif dan Top Pembina BUMD Award 2025.

Bupati Pringsewu berharap ke depan semakin banyak program pembangunan yang dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat tandasnya.( Hum)

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat. Kades Purwadana Raih penghargaan Dari Usindo .

0
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat. Kades Purwadana Raih penghargaan Dari Usindo .

Karawang.{metroindonesia.id}– Sebuah terobosan besar dalam pengelolaan dana desa untuk pendidikan lahir dari Desa Purwadana. Atas dedikasi tersebut, Universitas Sehati Indonesia (USINDO) secara resmi menganugerahkan penghargaan “Tokoh Inspiratif Kabupaten Karawang” kepada Kepala Desa Purwadana, E. Heryana, pada Rabu (31/12/2025).

Penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni. Pihak USINDO menilai, manajemen pendidikan yang diterapkan di Purwadana merupakan model “Investasi Manusia” yang jarang ditemukan di tingkat pemerintahan desa.

Alasan USINDO: “Purwadana Adalah Role Model”
Perwakilan Universitas Sehati Indonesia (USINDO) dalam sesi wawancaranya mengungkapkan bahwa pemilihan E. Heryana didasarkan pada riset lapangan mengenai transparansi dan keberlanjutan program pendidikan di desa tersebut.

“Kami melihat ada keberanian politik (political will) dari seorang Kepala Desa untuk mengalokasikan PAD dan DBH-PRD secara signifikan ke sektor pendidikan. Purwadana membuktikan bahwa desa bisa mandiri mencetak generasi unggul tanpa harus menunggu anggaran penuh dari pusat,” ujar perwakilan USINDO.

Pihak universitas juga menyoroti inklusivitas program yang menjangkau anak yatim hingga tenaga pengajar PAUD dan guru ngaji yang selama ini sering terlupakan.

Komitmen E. Heryana: Memutus Rantai Kemiskinan
Ditemui usai menerima penghargaan dalam Musyawarah Desa (Musdes), Kepala Desa Purwadana, E. Heryana, tampak rendah hati. Baginya, penghargaan ini adalah cambuk untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

“Fokus kami adalah memastikan tidak ada anak di Desa Purwadana yang putus sekolah hanya karena biaya. Pendidikan adalah jalan utama untuk memutus rantai kemiskinan di desa kita,” tutur E. Heryana.

Ia memaparkan bahwa anggaran sebesar Rp116.500.000 per tahun yang dialokasikan untuk 225 siswa SD dan SMP merupakan hasil gotong royong. “Ini bukan hanya dana desa, tapi juga iuran aparatur dan bantuan pihak ketiga. Kami ingin semua pihak merasa memiliki tanggung jawab atas masa depan anak-anak kita,” tambahnya.

Transformasi SDM Perangkat Desa
Selain siswa, Heryana juga mewajibkan perangkat desanya untuk melek pendidikan. Melalui program beasiswa S1 senilai Rp7.000.000 ( tujuh juta rupiah ) per tahun, ia berharap pelayanan publik di kantor desa akan semakin profesional karena dikelola oleh sumber daya yang terdidik.

Tak berhenti di situ, perhatian terhadap guru ngaji dan bantuan umroh bagi ustadz menjadi pelengkap sisi religius dari pembangunan di Purwadana.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur jalan atau jembatan, tapi kami membangun manusianya. Karena jembatan bisa rusak, tapi ilmu akan terus mengalir,” pungkasnya.

( Red )