Demi Kenyamanan Dalam Berkendara, Ketua IKD Kecamatan Banyusari Gandeng Seluruh Kades Perbaikan Jalan Rusak.
Karawang.{metroindonesia.id }-
Kondisi jalan kecamatan di wilayah Banyusari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tepatnya ruas jalan dari arah Desa Gempol menuju Kantor Kecamatan Banyusari sepanjang kurang lebih 3 kilometer, mengalami kerusakan parah, jalan tersebut berlubang dan bergelombang menyulitkan pengguna jalan, khususnya kendaraan roda empat, apalagi saat ini memasuki musim penghujan yang membuat kondisi jalan semakin licin dan berbahaya. Rabu (14-01-2026 ).

Kerusakan jalan cukup lama itu banyak keluhkan dari masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari, baik kegiatan ekonomi maupun pelayanan pemerintahan. Di musim hujan, lubang-lubang jalan kerap tertutup genangan air sehingga rawan menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan.
Menyikapi kondisi tersebut, para Kepala Desa Se-kecamatan Banyusari yang tergabung dalam Ikatan Kepala Desa (IKD) bersama Camat Banyusari berinisiatif melakukan penanganan darurat.
Yang di laksanakan pada hari Rabu dini hari, dalam perbaikan jalan tersebut dengan cara mengurug titik-titik jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan menggunakan limbah beton sebanyak lima unit colt dump truck. Kegiatan ini dilakukan melalui dana swadaya hasil patungan para kepala desa dan Camat.
Inisiatif perbaikan darurat tersebut diprakarsai oleh H. Ahmad Kholil, Kepala Desa Pamekaran sekaligus Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Kecamatan Banyusari, bersama Eman Sulaeman, Kepala Desa Gempol. Keduanya mengajak seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Banyusari untuk bergotong royong sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur dan keselamatan masyarakat.
H. Ahmad Kholil mengatakan, kegiatan tersebut murni lahir dari kepedulian para kepala desa karena melihat kondisi jalan yang sudah sangat memprihatinkan.
“Jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat dan pelayanan pemerintahan. Kondisinya rusak parah, apalagi sekarang lagi musim penghujan sehingga sangat membahayakan. Karena tidak bisa menunggu terlalu lama, kami bersepakat melakukan penanganan darurat dengan dana swadaya patungan agar jalan tetap bisa dilalui,” ujarnya.
Tambahnya, “ini upaya darurat bersifat sementara. Oleh karena itu, pihaknya memohon perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Karawang agar segera melakukan perbaikan permanen terhadap ruas jalan tersebut demi keselamatan pengguna jalan, kelancaran mobilitas warga, serta menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di sekitar Kecamatan Banyusari.






