Diduga Jatuhkan Martabat Kades, Camat Purwoharjo Akan Dilaporkan Warga Kradenan

Banyuwangi, Jawa Timur | Amarah warga Desa Kradenan tidak bisa terbendung terhadap Camat purwoharjo, dengan hal tersebut warga tersebut akan menempuh jalur hukum.

Berawal pada saat kegiatan Musrenbangdes yang bertempat di kantor Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa (5/10), yang dihadiri sekitar 80 orang. Camat Purwoharjo, Drs. Ahmad Laini. MSi, di tengah memberikan sambutan ada kalimat camat yang dirasa tidak pantas diungkapkan.

Menurut, BJ salah satu warga Desa Kradenan, Menuturkan bahwa kalimat camat sebagai seorang pimpinan saat itu sangat tidak pantas dilontarkan.

“Awalnya bahas masalah bedah rumah, disitu pak camat mengatakan “apa matane lurah iku gak eruh” (apa matanya kepala desa itu tidak tahu.red) ada runah yang tidak layak, setelah itu muncul lagi kalimat bahwa “mentang mentang dudo, lurah ini rono ngentup rene ngentup” (mentang mentang duda, kades ini kesana nyangat.red) itu dilarang oleh agama.” ungkap BJ menirukan kalimat Camat.

Masih menurut, BJ, dengan terjadinya hal itu maka kami akan ambil jalur hukum.

“Kami menganggap kalimat yang dilontarkan camat itu sudah menjatuhkan harkat, martabat kepala desa kami, hal itu juga kami anggao fugaan pencemaran nama baik, maka kami akan ambil jalur hukum, selama camat tidak melakukan permintaan maaf secara terbuka dimuka umum seperti apa yang dikatakan juga dimuka umum”. Imbuhnya.

Sementara itu, menurut Camat Purwoharjo, Drs Ahmad Laini.Msi, ketika dikonfirmasi diruangannya mengelak telah melontarkan kalimat yang dimaksud.

“Itu tidak benar jika saya dianggap melontarkan kalimat seperti itu, itu aib seseorang saya selaku pimpinan tidak mungkin mengeluarkan kalimat kalimat yang dimaksud oleh warga itu, hanya saya mengingatkan kepala desa jika tidak hadir ya minimal pamit sama camat, itu saja”. Kilahnya.

Ahmad Laini juga menambahkan, jika warga mau ambil jalur hukum dipersilahkan.

“Silahkan saja jika warga mau ambil jalur hukum, dan kalau saya melontarkan kalimat seperti itu mana buktinya”. Tantang camat.

 

Penulis : Raden/Abi

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI