Banjir Di Kecamatan Ambalau Berangsur Surut

Sintang, Indonesia | Setelah tergenang banjir selama 2 hari, akhirnya situasi air di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat pada hari ini, Senin (4/10) terpantau normal.

Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KSPK) 2 Polsek Ambalau, Aiptu Kastomo yang melakukan patroli di wilayah Komplek Pasar dan Pertokoan serta di 3 Desa yang berada di pusat Kota Kecamatan Ambalau mengatakan, pada hari ini keadaan air di Sungai Melawi di Kecamatan Ambalau sudah mulai normal. Penurunan air sampai siang ini sudah sekitar 10 sampai 15 meter. Terlihat sejumlah warga sudah mulai membersihkan rumah dan mengangkut kembali barang-barang mereka kembali.

“berdasarkan pantauan kami ketinggian air dari Bibir sungai sudah turun berkisar 8 – 10 meter pada hari ini”. Ujarnya.

Intensitas Curah Hujan di Kecamatan Ambalau Tinggi Menyebabkan Satu Desa Terendam Banjir

Sementara itu, Ps. Kasi Humas Polsek Ambalau Bripka Wardi menjelaskan, menurut informasi yang diperoleh, sementara ada 20 Desa, 815 Kepala Keluarga dan 1728 jiwa yang terdampak banjir di Kecamatan Ambalau. Sebanyak 4 buah rumah terseret arus dan 1 buah jembatan gantung putus akibat dihantam air banjir yang terjadi pada Sabtu 2 Oktober 2021 lalu.

“Kami juga masih terus berkerjasama bersama Forkompincam Kecamatan Ambalau untuk melakukan pendataan secara detail kerugian materil akibat bencana banjir di Kecamatan Ambalau”. Terang Bripka Wardi.

 

Sumber : Humas

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI