Polsek Tanjung Priok Jakut Pasang Garis Polisi Dilokasi Kebakaran

Jakarta – kebakaran yang terjadi di Kelurahan Sunter Jaya kecamatan Tanjung Priok Jakarta utara Minggu (19/9/2021) sekira pukul 17.51 WIB, setelah padam dan pendinginan oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, rumah warga kebakaran Pandapotan Munthe langsung di pasang garis polisi oleh polsek Tanjung Priok Polres Metro Jakarta Utara.

Anggota polsek tg.priok Bayu dan Kurniawan yang memasang garis polisi saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa lokasi kebakaran akan dilakukan penyelidikan untuk mengetahui asal mula kebakaran.

BACA JUGA :

https://metroindonesia.id/2021/09/19/pimpinan-redaksi-di-somasi-lawyer/

“kami pasang garis polisi agar tidak ada siapapun masuk lokasi karena akan dilakukan penyelidikan,” ucap Kurniawan.

Dikutip dari salah satu media (faktual.net) Ferdi, warga sekitar kebakaran mengatakan, saat terjadi kebakaran penghuni rumah (Pandapotan Munthe) sekeluarga sedang Beribadah di Gereja sehingga warga kesulitan untuk akses jalan guna melakukan pemadama menunggu Dinas Gukalmart datang.

“kami warga bingung bang, rumahnya kosong dan kobaran api berada dilantai atas, dan juga agak takut karena sumber api dari kabel utama pln,” ujar Ferdi.

Ferdi juga menjelaskan bahwa sebelum terjadi kebakaran warga sudah memberikan informasi kepihak PLN melalui telpon (021) 123, bahwa ada Kabel PLN yang luka dan sudah terdengar ledakan dan terlihat percikan api. Saat Informasi dilakukan oleh warga ke PLN, sedang terjadi hujan.

“saya lihat api dikabel PLN yang menyambar ┬ábarang dilantai dua rumah pak munthe dan kedengaran beberapa kali ledakan, lalu kami coba padamkan api dengan alat seadanya agar tidak menjalar kerumah lainnya,” kata Ferdi.

Ferdi menambahkan, dengan kecepatan datangnya tim pemadam kebakaran dapat meminimalkan pergerakan api hingga tidak meluas ke rumah lain, dimana antara rumah tidak ada jarak.

Pihak PLN yang datang kelokasi pasca kebakaran belum dapat memberikan komentar, dan warga melarang pihak PLN untuk mendekati Tiang Listrik PLN yang diduga asal terjadinya Api dari Kabel PLN yang luka tersebut.

Pandapotan Munthe selesai memberikan keterangan ke pihak polsek tanjung priok melalui telpon selulernya mengatakan, nyaris semua isi rumah habis dilahap api, yang terlihat hanya mobil yang berhasil diamankan oleh warga walapun kondisinya rusak akibat diangkat paksa oleh warga karena kuncinya tertinggal di dalam rumah.

“kami tidak ada dirumah karena sedang Beribadah sore di Gereja, setelah kami lihat kondisi rumah sudah hangus dan belum sempat melihat kedalam, saya belum bisa prediksi kerugian akibat kebakaran ini,” ucapnya.

Pandapotan Munthe beserta keluarganya mengungsi sementara ke rumah familinya pasca terjadi kebakaran.

 

Penulis : Zul

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI