Diduga Akibat Aktifitas Tambang Pasir Ilegal, Ruas Jalan Penghubung Antara Desa Cantuk Dengan Desa Kemiri Rusak Parah

Banyuwangi, Jawa Timur – Jalan Kabupaten di Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi terlihat sangat ekstrim, kondisinya tidak layak di lalui oleh kendaraan umum. Dari pihak Pemerintah tak pedulikan lagi tentang keselamatan jiwa, juga tak ada tindakan untuk memperbaikinya.

Diduga, kerusakan ruas jalan disebabkan aktifitas penambang pasir dan mobilitas dari Dum Truk bermuatan pasir atau meterial yang melewati jalan tersebut. Tak jarang bermuatan melebihi tonase kendaraan yang digunakan, sehingga ruas jalan cepat hancur. Terkesan, tak ada tanggung jawab sedikitpun dari para penambang.

Menurut salah seorang warga yang tak jauh dari lokasi sebut mengatakan, semula jalan tersebut sudah lama hancur. Dari pihak Pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penanganan akses jalan tersebut tidak ada tindakan sama sekali untuk perbaikan. Apalagi jalan tersebut kini tidak terlihat aspalnya agi bahkan sudah tertutup oleh tanah liat dan berlubang di penuhi air hingga becek.

“Jadi kami ingin pihak Pemerintah mau merespon keluhan masyarakat yang hanya bertumpang tindih pada Pemerintah berupaya untuk melakukan perbaikan jalan umum di sekitar Kabupaten se – Banyuwangi”. Ucap salah seorang warga tadi, yang enggan disebutkan namanya kepada metroindonesia.id, Sabtu (18/9).

Diketahui, jalan raya adalah salah satu fasilitas umum tranportasi untuk di lewati oleh kendaraan roda dua atau roda empat agar bisa cepat sampai di tujuan hingga tiba di rumah dengan selamat.

Penyelenggara jalan yang tidak memperbaiki jalan rusak dan hal tersebut mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, maka dapat dihukum pidana dan dikenai denda. Hal itu tertuang dalam Pasal 273 ayat 1-4.

Pasal 274 UULLAJ (1) setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000 (dua puluh empat juta rupiah).

 

Penulis : Raden

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI