Diduga Tak Sesuai Juknis, Minta Kajari Medan Usut Penggunaan Dana BOS TA 2020 di SMAN 5 Medan

Medan, Sumut –  Kode etik Jurnalistik pasal 3 jelas menyatakan “Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah”.

Bagaimana kemudian pers menyikapi terjangan berita hoax menjadi sangat penting untuk dilakukan. Karena sejatinya pers sendiri sudah memiliki pedoman dan landasan dalam melakukan pemberitaannya yakni Undang-Undang Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Faktanya, wartawan metroindonesia.id kesulitan melakukan konfirmasi kepada Kepala sekolah SMAN 5 Medan, Suprayitno, Rabu (14/9) lalu.

Suprayitno, selaku Kepala Sekolah tidak dapat menjelaskan tentang anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2020. dimana wartawan bertanya tentang perawatan sarana dan prasarana sekolah yang menggunakan anggaran sebesar Rp. 183.088.000 pada tahap 2 TA 2020 yang menurut juknis sudah melebihi. Sedangkan aturan yang sudah di tentukan hanya 10% yang dapat digunakan dari anggaran yang di peroleh.

Sebaliknya, Suorayitno merasa sudah melakukan yang terbaik dan wartawan juga bertanya tentang adanya pembayaran honor. Di jawab kepala sekolah telah memiliki 2 orang tenaga honor yang sudah terdaftar di dapodik jadi wajar kita bayarkan honor mereka.

Saat ditanyai tentang kemana kegunaan uang sekolah yang dibayar oleh murid, Suprayitno bungkam, dan mengatakan kepada wartawan kalau sekolah sudah di periksa oleh inspektorat.

Untuk menguji kebenaran informasi yang beredar di masyarakat adanya kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler di tahap 2 dan tahap 3 tahun anggaran 2020, serta penggunaan dana lainnya yang tidak transparan sesuai undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di SMAN 5 Medan.

Hal tersebut menyebabkan jurnalis mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi yang benar dan berimbang dan terkesan menghalang-halangi tugas wartawan. Untuk itu kepada pihak Kejaksaan Negeri Medan di minta untuk segera mengusut pengunaan anggaran yang di duga tidak sesuai Juklak dan Juknis penggunaan dana BOS TA 2020.

 

Penulis : G. Pasaribu

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI