AIPBR Kawal Pemeriksaan Korban Statement Wartawan Bodrek Versi Bupati

Bogor, Jawa Barat | Proses hukum korban pemukulan terhadap wartawan pada aksi damai menuntut penjelasan dari Bupati Bogor atas statement wartawan Bodrek dan Asli pada Senin, 21 Juli 2021 lalu di Komplek Pemkab Bogor mendapat pengawalan dari AIPBR.

Rabu 1 Sep 2021

Menurut Rahmad Hidayat Lubis yang akrab dipanggil Baron Alfonso sebagai divisi organisasi dan ke kaderan (OKK) FPII korwil Kabupaten Bogor meminta kepada penyidik yang menangani kasus pemukulan terhadap saudara Sabar Aman Marpaung dituntaskan secara Presisi sesuai instruksi Kapolri.

Pernyataan Bupati Bogor yang mendiskotomikan Wartawan antara Bodrek dan Wartawan Asli yang berujung kepada penghakiman di depan umum dengan kekerasan terhadap wartawan menjadi sumber terjadinya tindak pidana.

Selain itu Rahmad Hidayat Lubis kepada rekan rekan Pers menyampaikan “sangat disayangkan pemukulan yang terjadi di halaman Kantor Bupati Bogor yang terkesan ada pembiaran dan kurangnya pengamanan yang dilakukan dan hanya berjarak beberapa ratus meter dari Kantor Polres Bogor.”

Di tempat terpisah, A. Rachman anggota Serikat Pers Republik Indonesia Berharap ” Semoga pihak Kepolisian Resort Kabupaten Bogor dapat mengungkap siapa yang mengundang massa tandingan dalam aksi damai wartawan di halaman Pemkab dan ini merupakan preseden buruk bagi masyarakat dimana telah terjadi kekerasan di lingkungan Pemkab” jelasnya.

Tampak dalam gambar Korban (tengah) di dampingi Julianta Sembiring sebagai lawyer korban (kanan) dan Rahmad Hidayat Lubis (Kiri) mengawal pemeriksaan di ruang unit  Resum 1 Reskrim, dan pose rekan rekan tim AIPBR di halaman Polres Kabupaten Bogor.[] Red/ Richard

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI