Sakit Hati, Pelaku Rampas Senjata Korban

Deli Serdang, Sumut | Peristiwa berdarah gang Rotan jalan Sultan Serdang, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Sedang, Rabu (18/8) pukul 22.15 WIB mengegerkan warga.

Dari informasi yang diterima metroindonesia.id, telah terjadi penembakan oleh pelaku Yones Siondihon Naibaho usia 22 tahun pengusaha bebek terhadap Aiptu Josmer Samsuardi Manurung usia 44 tahun (tempat dinas belum mendapat informasi).

Kronologi yang di terima, bermula ketika korban, Aiptu Josmer Samsuardi Manurung sedang membersihkan sedang membersihkan senjata api di depan lemari baju korban dengan posisi berdiri dan membelakangi pelaku. Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang korban langsung merampas senjata api milik korban.

Pada saat itu, korban langsung berbalik arah menghadap ke arah pelaku, seketika itu juga pelaku langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah kepala korban sebanyak satu kali. Saat itu juga korban langsung terjatuh dan pelaku menyeret korban dengan maksud untuk membuang mayat korban.

Namun pelaku tidak sanggup menyeret jenazah korban. Pelaku pergi menuju rumah tetangga sambil memegang senpi tersebut serta meminta tolong kepada tetangga untuk membuang mayat korban. Namun tetangga korban yang mengetahui bahwa pelaku telah menembak korban enggan membantu dan langsung mengamankan pelaku.

Pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Tanjung Morawa berikut barang bukti 1 pucuk senjata api No.HZ233987,Cal 9 X 19, 8 Butir amunisi tajam cal 9 mm, 1 buah magajen senpi, 11 buah kunci, dan 1 buah tas sandang. Kesehariannya pelaku merupakan peternak bebek di Jalan Pelikan Raya Kelurahan Tegal Sari Mandala 2 Kecamatan Medan Denai Kota Medan.

Menurut pengakuan pelaku saat diperiksa mengaku pelaku menembak korban karena merasa sakit hati kepada korban karena sering memaki-maki pelaku. Atas kejadian tersebut pelaku diancam dengan hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup.

Adapun saksi-saksi yang turut diperiksa pada saat kejadian tersebut yaitu Supriadi (36), Yuda Hardianto (43) dan Maruli Sihite (41). Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. []

Penulis : M. Amin

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI