Wakil Bupati Melawi Bantah Program PSR Akan Didanai APBD Kabupaten

Melawi, Kalbar – Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dilaksanakan oleh Koperasi Unit Desa (KUD) Bale Yotro, Desa Beloyang, Kecamatan Belimbing Hulu mulai dilakukan penanaman. Acara penanaman perdana dilakukan pada Jumat (13/8) Kemarin. Kegiatan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Melawi, Kluisen dan Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Munsif, OPD Kabupaten Melawi, Camat Belimbing Hulu, Mitra kerja PSR, KTH dan Anggota KUD Bale Yotro serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Melawi sangat mendukung program PSR yang ada di Kabupaten Melawi. Terkait isu yang merebak di kalangan petani kelapa sawit, bahwa akan ada pembiayaan PSR milik petani oleh Pemkab Melawi dibantah tegas oleh Wakil Bupati.

“Kami dari Pemerintah Daerah mendukung sepenuhnya dengan program ini, karena memang program ini adalah program yang sangat baik. Terkait ada yang mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten akan membantu ke depan seratus persen PSR, itu hoax. Tidak ada nantinya di dalam replanting ke depan bahwa Pemkab Melawi akan membantu seratus persen itu tidak ada”. Tegas Kluisen, dalam sambutannya.

Kluisen juga berharap, petani yang tadinya masih menunda setelah melihat proses replanting berubah pikiran. Ia juga yakin bahwa program ini tidak mungkin menyakiti rakyat, malah sebaliknya membuat rakyat sejahtera.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Munsif berharap program PSR ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh petani sawit agar memiliki kebun sawit yang lebih produktif. Terkait masa perpanjangan PSR sepenuhnya otoritas Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yang di bentuk oleh pemerintah pusat. Namun peserta PSR dapat mengusulkan perpanjangan sebagai bahan pertimbangan.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Melawi, H. Heri Iskandar juga menyikapi secara positif program PSR tersebut bagi petani kelapa sawit. Menurutnya bantuan pemerintah ini sangat menguntungkan petani di tengah Pandemi Covid-19. Ia juga memahami terkait adanya gejolak di dalam sebuah sebuah organisasi, namun semua ada jalan keluarnya.

Diakuinya, sebelumnya bahwa Komisi C juga telah menerima surat keberatan beberapa anggota KUD Bale Yotro. Namun ia juga menyayangkan masyarakat yang menolak tidak hadir pada acara penanaman perdana program PSR dengan tujuan agar mendapatkan langsung informasi yang benar terakit PSR.

“Harapan kami masyarakat yang menolak bisa hadir dan mendengar langsung dengan kehadiran kepala Dinas provinsi Kalbar, agar mendapatkan penjelasan yang benar tentang PSR. Selain itu bisa bertukar pikiran untuk mendapatkan informasi yang benar, bukan hanya memberikan keberatan tapi tidak hadir”. Pungkas legislator PKB ini.

 

Penulis : Ade Shalahudin

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI