Ketua SPRI Riau : Pers Harus Independen, Investigatif Dan Soroti Kinerja Pemerintah Dengan Kritis

Pekanbaru, Riau | Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Provinsi Riau, Feri Sibarani minta seluruh wartawan dan media yang tergabung dalam SPRI yang di pimpinnya giat melakukan investigasi, dan menyorot secara kritis terhadap semua kinerja pemerintah dan lembaga Negara di wilayah Provinsi Riau guna memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan informasi publik.

Hal itu dikatakan pimpinan redaksi media online AKTUALDETIK.COM dan media cetak AKTUAL INDONESIA ini di hadapan puluhan wartawan dan pimpinan redaksi media yang tergabung kedalam organisasi pers Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) di provinsi Riau.

, “Kita harus ingat tugas dan fungsi Pers yang sesungguhnya, kita ini ibarat mata yang selalu menyorot semua aktifitas dan kinerja pemerintah dan lembaga negara yang melakukan fungsinya di wilayah Provinsi Riau, untuk itu lah Pers memiiki perlindungan hukum dalam melakukan tugasnya sebagai lembaga informasi sebagaimana disebutkan dalam UU Pers,” Sebut Feri dalam pembekalan Ketua-ketua DPC SPRI di kantor DPD SPRI Provinsi Riau hari ini di Pekanbaru.

Menurutnya, Pers harus dapat menjaga prinsip independensinya dalam mencari, mengolah dan menyebarluaskan informasi apapun yang ditemukan dalam semua aspek pemerintahan atau pun peristiwa lainya yang terjadi ditengah masyarakat luas.

Pembekalan ini disampaikan oleh nya saat momentum penyerahan surat mandat kepada 2 calon DPC SPRI, yakni DPC SPRI Kabupaten Rohil dan SPRI Kabupaten Kampar Riau. Dalam meyakinkan jajarannya di kabupaten/kota di provinsi Riau, Feri yang aktif mengkritisi berbagai kebijakan kepala daerah itu mengatakan seorang wartawan harus punya idealisme yang kuat dalam dirinya untuk mengungkap realitas dalam kepemimpinan Gubernur, Bupati dan walikota, bahkan hingga ke tingkat camat dan kepala Desa di provinsi Riau.

,”Jangan lupa, Undang-undang Pers memberikan kita amanat mulia yang sekaligus penuh tantangan untuk memberikan informasi yang dapat dipercaya kepada publik, utamakan fungsi Pers itu bersifat kritis, bukan selalu mengangkat atau hanya memberitakan kebaikan semata, tetapi Pers harus objektif dan bersifat kritis dan investigatif agar informasi yang di sampaikan ke masyarakat benar-benar berimbang dan According to reality,” Tukasnya.

Dijelaskan Feri, bahwa saat ini media-media sudah terlalu terbiasa enak di nina bobokkan pemerintah dan akhirnya terlena dengan kondisi itu, sehingga menjadi lupa akan tugas dan fungsi Pers yang sejatinya.

, “Saya bukan anti dengan pola kerjasama dalam hal publikasi yang di berikan oleh pemerintah, namun saya harap pada semua media yang tergabung kedalam SPRI, agar kita tetap menyoroti kinerja pemerintah, mengungkap dugaan- dugaan penyimpangan dalam berbagai bentuk kinerja pejabat pemerintah agar fungsi Pers sebagai kontrol sosial, pendorong supremasi hukum tidak dilupakan,” Tegas Feri.

Dalam amanatnya kepada 3 orang ketua DPC SPRI di kabupaten Kota Riau, Feri meminta seluruh wartawan media di SPRI agar melakukan Investigasi.

,”Semua kinerja pemerintah atau pejabat yang menggunakan uang negara harus di investigasi, kaena provinsi Riau khusunya, masih di cap merah sebagai daerah rawan korupsi, silahkan buat surat permohonan informasi LHP BPK RI ke Perwakilan BPK provinsi Riau untuk mendapat informasi sebagai dasar melakukan investigasi penggunaan anggaran di semua pemerintahan,” Pinta Feri. [] Joh

A. Rachman

Organisasi Serikat Pers Republik Indonesia Bersertifikat assesor BNSP RI. Pengurus di KOWARI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *